MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 13 Desember 2019 11:04
Kejari Sita Barbuk Kasus KONI Rp9 juta, Eselon II Turut Dipanggil
KORUPSI DANA HIBAH: Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Silvi Desty Rosalina (tengah) saat menaikkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Pemko Banjarbaru, pada Senin (22/7). | Foto: Muhammad Rifani/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kasus dugaan adanya praktik rasuah di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarbaru terus bergulir. Namun sejak diumumkan pada Juli lalu dan naik statusnya ke penyidikan.  Hingga menjelang menutup tahun, belum ada satu tersangka pun yang ditetapkan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru.

Baru-baru ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina menanggapi ihwal perkembangan kasus ini. Disebutnya bahwa pemeriksaan saksi terus dilakukan oleh Korps Adhyaksa ini.

"Sampai saat ini sudah memeriksa lebih dari 40 orang saksi. Proses masih penyidikan, masih memeriksa saksi dan pengumpulan alat bukti yang lain," kata Silvi di sela acara syukuran Kejari Banjarbaru meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada Rabu (11/12).

Diantara lebih dari 40 orang saksi yang telah dipanggil Kejari. Silvi merunut bahwa ada beberapa kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara). Hanya saja, ia enggan membocorkan siapa identitas dari para kalangan ASN ini.

"Pokoknya semua pihak terkait (dugaan kasus). Untuk dari ASN dari laporan hasil penyidikan ada 20 saksi. Tapi untuk siapa saja, nanti akan kita umumkan," tambahnya.

Ditanya lagi apakah ada dari tubuh pengurus Cabor (cabang olahraga) yang masuk daftar saksi dipanggil. Silvi kembali lagi enggan berkomentar lebih detil terkait hal tersebut.

"Itu campur, tidak harus dipetakan dari Cabor atau KONI. Pokoknya semua pihak terkait," tandasnya.

Dari informasi yang sempat berhembus. Bahwa dari 20 kalangan ASN yang dipanggil terdapat ASN dari ranah Eselon II juga masuk saksi yang dipanggil Kejari. Yang mana disinyalir turut terlibat dalam dugaan praktik tindak pidana korupsi senilai kurang lebih 6,7 miliar rupiah ini.

Meski sempat enggan menanggapi terkait isu tersebut. Silvi akhirnya hanya menjawab singkat pertanyaan awak media. Dijawabnya bahwa hal tersebut memang ada. "Ada (soal saksi dari Eselon II)," singkatnya seraya belum bisa membeberkan dari identitasnya.

Jika melihat dari awal penyidikan hingga sekarang. Saksi dari kalangan ASN dalam pengungkapan kasus ini sudah tak asing. Lantaran sebelum-sebelumnya, beberapa ASN hingga pejabat terpantau datang ke kantor Kejari Banjarbaru.

Beberapa yang sempat terekam awak media dan juga diberitakan sebagai saksi yakni seperti Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banjarbaru, Jainuddin lalu ada Kadisparpora Banjarbaru Hidayaturrahman serta Kabag Hukum Pemko Banjarbaru, Mirza Reza. Namun sampai sekarang, status mereka hanya sebagai saksi yang dipanggil.

Syahdan, ihwal perkembangan alat bukti dalam tahapan penyidikan. Menurut Silvi belum ada tambahan alat bukti yang signifikan usai adanya temuan alat bukti berupa uang sebesar Rp9.000.000 beberapa waktu lalu.

Sebagai penyegar ingatan, uang jutaan rupiah dalam bentuk pecahan seratus ribu ini berasal dari seseorang yang tidak bisa disebutkan namanya. Yang mana saat itu, seseorang ini mengembalikan sendiri ke pihak Kejari.

Lantas kapan Kejari akan menentukan tersangka dari kasus ini? Silvi hanya menjawab diplomatis. Diresponsnya bahwa secepatnya akan ditentukan tersangka.

"Secepatnya akan ditentukan. Kami masih pengumpulan alat bukti. Setiap hari juga ada saksi yang diperiksa," pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, di tengah momentum Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59, Senin (22/7) lalu. Kejari Banjarbaru mengeluarkan fakta mengejutkan. Korps Adhyaksa ini menelisik ada dugaan tindak pidana korupsi di tubuh KONI Banjarbaru.

Kajari Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina mengungkapkan dugaan tindakan rasuah ditemukan pada Dana Hibah. Tepatnya dana hibah yang diulurkan Pemko Banjarbaru kepada KONI Banjarbaru di tahun anggaran 2018. Besaran dugaan praktik terlarang ini, Silvi menyebut total dananya mencapai Rp6,7 Miliar Rupiah. "Tepatnya Rp 6.651.750.000."

Meski telah masuk tahapan penyidikan. Penetapan tersangka masih belum dilakukan. Sehingga belum diketahui siapa yang terlibat dalam dugaan korupsi dana hibah tersebut.

Juga dalam beberapa berita yang lalu. Ketua KONI Banjarbaru, Daniel Itta menjawab bahwa tidak mengetahui temuan yang disangkakan. Lantaran karena semua sudah dilakukan sesuai prosedur. Pihaknya pun mengaku siap menghormati proses dari Kejaksaan. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 08:14

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru,…

Senin, 20 Januari 2020 08:11

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

BANJARBARU - Setelah mengamankan 165 pelajar yang diduga terlibat melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 07:35

Gemparkan Sungai Andai, Anto Tergeletak Tanpa Busana di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Warga Jalan Mutiara Raya RT 26 Sungai Andai…

Senin, 20 Januari 2020 07:25

Disergap di Tepi Jalan, Warga Tapin Utara ini Tertunduk Malu

RANTAU - Hanya bisa tertunduk malu. Begitulah Muchsyar Gandhi di…

Senin, 20 Januari 2020 07:24

Bawa Kabur Mobil, Ditangkap di Kaltim

AMUNTAI - Akibat ingin mendapat uang secara instan, segala cara…

Minggu, 19 Januari 2020 00:44

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

BANJARMASIN - Kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Ketua…

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

Minggu, 19 Januari 2020 00:24

Motor Curian, Digadaikan

BANJARMASIN - M Firdaus (27) dan Ahmad Fauzi (40) harus…

Jumat, 17 Januari 2020 12:01

Jarang Razia di Pertigaan Tower, Banyak Pengendara yang Santai Melanggar

BANJARMASIN - Satlantas Polresta Banjarmasin menggelar razia di pertigaan lampu…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers