MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 13 Desember 2019 11:37
PKL Dilarang Berjualan di Kawasan Bandara
TERLARANG: PKL berjualan di kawasan terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor, Rabu (12/12) tadi. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Sejak terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor dibuka pada Selasa (10/12) tadi, kawasan di sekitarnya langsung diserbu pedagang kaki lima (PKL). Mereka mengincar prospek berjualan aneka makanan dan minuman.

Serbuan para PKL ini mulai meresahkan Dinas Perdagangan dan Satpol PP Banjarbaru. Dalam waktu dekat kedua instansi ini berencana menertibkan para PKL yang berjualan di jalan bandara.

Kabid PKL pada Dinas Perdagangan Banjarbaru Agus menyampaikan, saat ini baru ada satu lokasi yang diizinkan Pemko Banjarbaru sebagai lokasi PKL. Yakni, Lapangan Murjani .

"Selain Lapangan Murjani, lokasi lain dilarang untuk PKL. Kalau ada PKL di lokasi lain maka dianggap melanggar Perda Nomor 6 tahun 2014 tentang ketentraman dan ketertiban," katanya.

Menurutnya, PKL yang kini mulai menjamur di kawasan gerbang terminal baru bandara jelas tidak memegang izin berjualan. Sehingga, harus ditertibkan oleh Satpol PP. "Karena mereka melanggar Perda, jadi harus ditertibkan," ujarnya.

Mengenai bermunculannya PKL di kawasan bandara baru, dia mengaku akan menggelar rapat bersama Tim Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL Kota Banjarbaru.

Secara terpisah, Anggota PPNS Satpol PP Banjarbaru Yanto Hidayat membenarkan jika PKL tidak diperbolehkan berjualan di kawasan terminal baru. "Insya Allah adanya PKL di sana akan segera kami tindaklanjuti," bebernya.

Namun sebelum itu, dia menyampaikan bahwa Satpol PP Banjarbaru harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan unsur terkait. "Khususnya dengan pihak bandara. Karena tidak mungkin kami langsung melakukan penertiban tanpa ada koordinasi dengan mereka," paparnya.

Sementara itu, salah seorang PKL yang sedang berjualan makanan dan minuman di dekat gerbang terminal baru; Suriansyah mengaku sudah mengetahui bahwa mereka tidak diperbolehkan berjualan di sana. "Jadi kami ini memanfaatkan kesempatan sebelum ditertibkan," katanya.

Kalau memang nantinya mereka ditertibkan, dia mengaku tak mempermasalahkannya. Sebab, dirinya sadar kawasan itu memang dilarang bagi PKL. "Memang di sini tidak boleh berjualan. Nanti kalau ditertibkan mungkin kami akan pindah ke tempat lain," ujarnya.

Suriansyah sendiri sudah berjualan di area terminal baru sejak Selasa (10/12) tadi. Hasil yang dia dapatkan pun lumayan, dia menyebut pada hari pertama berjualan dirinya sudah mendapatkan penghasilan sekitar Rp400 ribu. "Lumayan dibandingkan jualan di bandara lama," sebutnya.

Sebelum ke terminal baru, Suriansyah mengaku berjualan di Jalan Hercules, Kelurahan Syamsudin Noor yang berdekatan dengan bandara lama. Namun, lantaran di sana sudah sepi akibat perpindahan terminal dia pun memilih ikut pindah. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers