MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 13 Desember 2019 11:41
PNS Resahkan Rencana Waktu Kerja 4 Hari

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Rencana penerapan empat hari kerja PNS mendapat tanggapan beragam dari para pengabdi negara. Ada yang senang, tak sedikit juga yang tak setuju.

Salah satu ASN Pemprov Kalsel Rahim menuturkan, lima hari kerja saja masih ada pekerjaan yang tak tuntas. Apalagi jika dipangkas satu hari lagi. “Saya tak setuju wacana kebijakan ini,” tegasnya.

Menurutnya, minimal kerja yang harus dipenuhi ASN adalah 40 jam dalam 1 Minggu. Jika dipangkas menjadi hanya 4 hari kerja, maka, ASN akan kelimpungan memenuhi minimal jam kerja tersebut. “Itu pun belum dipotong waktu istirahat. Bisa-bisa pulangnya malam hari,” tukasnya. 

Hal yang sama dituturkan Riduan, ASN lainnya. Menurutnya, wacana ini sangat susah diterapkan di daerah yang aksesnya susah. Apalagi dibagian pelayanan publik. “Tahu sendiri. lima hari kerja saat ini saja ada warga yang kesusahan berurusan. Apalagi kalau hari kerja dipangkas,” ujarnya.

Sedikit idealis, dia membandingkan dengan pekerja swasta yang memiliki 6 hari kerja dengan gaji tak sebesar para ASN yang memiliki tunjangan. “ASN kan pengabdi negara, yang kehadirannya untuk masyarakat. Lucu jika kerja hanya 4 hari,” selorohnya.

Sementara, ASN lain, Diana mengaku senang mendengar wacana 4 hari kerja ini. Menurutnya, dengan dipangkasnya waktu kerja, dia punya lebih banyak waktu dengan keluarga. “Siapa yang tak senang, kan waktu dengan bersama keluarga bisa lebih banyak,” tukasnya.

Meski demikian, dia sedikit khawatir jika hal ini diterapkan. Pasalnya, konsekuensi jam kerja tiap harinya akan bertambah. “Kalau sekarang pukul 16.00 sudah pulang. Bisa-bisa ketika diterapkan 4 hari kerja pulangnya hingga malam,” ucapnya. 

Sekdaprov Kalsel Abdul Haris menuturkan, wacana ini harus dikaji dengan matang dulu sebelum diterapkan. Memang ketika diterapkan hanya 4 hari kerja, biaya operasional bisa berhemat. Namun, dari sisi pelayanan, masyarakat akan dikorbankan.

Di sisi lain sebutnya, wacana ini bisa saja diterapkan tanpa masalah jika di luar hari libur pelayanan digantikan dengan sistem online. Namun, jika pemangkasan hari kerja ini hanya untuk menambah jatah libur dan penghematan, menurutnya kurang tepat.

“Hal paling sederhana saja ketika koordinasi dengan daerah yang selisih waktunya beda 1 jam atau bahkan lebih. Seperti dengan Provinsi Papua, mau koordinasi siang, mereka sudah bubar. Nah, bagaimana jika ada yang dari luar negeri mau berurusan hari Jumat. Apakah mereka harus menunggu hari Senin dulu,” argumen Haris. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 13:32

Anak Kota Idaman dalam Ancaman Eksploitasi: Beroperasi Mandiri, Makin Sulit Dilacak Aparat

Anak bawah umur di Banjarbaru dalam ancaman. Salah-salah, mereka bisa…

Kamis, 27 Februari 2020 13:06

Moratorium Dicabut, Sudah 8 Pengajuan Izin Buka Biro Perjalanan Haji dan Umrah

BANJARMASIN - Usai dicabutnya moratorium pemberian izin baru oleh pemerintah…

Kamis, 27 Februari 2020 13:02

Lolos Administrasi CPNS Tapi Tidak Ikut SKD, Terancam di-Blacklist

BANJARBARU - Kabar kurang mengenakkan bagi peserta seleksi CPN 2019…

Kamis, 27 Februari 2020 12:57

Perang KTP di Kotabaru

KOTABARU - Apa jadinya jika Anda memberikan KTP ke bakal…

Kamis, 27 Februari 2020 12:26

Temuan di Hotel Pyramid Suite, Limbah Laundry Tak Masuk IPAL

BANJARMASIN - Hotel Pyramid Suite diduga membuang limbah ke lingkungan…

Kamis, 27 Februari 2020 09:42
Pemko Banjarbaru

Walikota Buka Rapat Tim Sinergi

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota…

Kamis, 27 Februari 2020 09:40
Pemkab Tanah Bumbu

TP-PKK Kecamatan Simpang Empat Dikukuhkan

BATULICIN - TP-PKK Kecamatan Simpang Empat dikukuhkan di aula Kantor…

Kamis, 27 Februari 2020 09:39
Pemkab Tanah Bumbu

Kelas III Serasa di Kelas 1, Gedung Baru RSUD dr H Andi Abdurahman Noor Diresmikan

BATULICIN - Bupati Tanbu H Sudian Noor meresmikan gedung baru…

Kamis, 27 Februari 2020 09:33
Pemkab Tanah Laut

Istri Sekda Resmi Jabat Ketua DWP

PELAIHARI – Usai dilantiknya Sekretaris Daerah Tanah Laut (Tala) Dahnial…

Kamis, 27 Februari 2020 09:32
Pemkab Tanah Laut

Sekda Ajak Masyarakat Awasi Dana Desa.

PELAIHARI – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut (Tala) Dahnial Kifli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers