MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 15 Desember 2019 11:59
Pertambangan Tanpa Izin di Tabalong, Dishut Janji Segera Tertibkan
BANDEL: Suasana salah satu lokasi pertambangan tanpa izin (Peti) atau tambang ilegal batubara di wilayah hutan Tabalong. | Foto: ISTIMEWA

PROKAL.CO, BANJARBARU - Informasi semakin merajalelanya pertambangan tanpa izin (Peti) di wilayah hutan Tabalong sudah sampai ke Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel. Mereka pun berjanji akan segera menertibkan para penambang batubara ilegal yang beroperasi di sana.

"Segera kami tertibkan Mas," kata Kabid Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Dishut Kalsel, Panca Satata kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, untuk segera melakukan penertiban, pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong. "Kami ingin mengonfirmasi apakah memang benar di kawasan hutan Tabalong banyak tambang ilegal," ungkapnya.

Diakuinya, selama ini Dishut Kalsel belum mendapatkan laporan dari KPH Tabalong mengenai adanya Peti di kabupaten beribukota Tanjung tersebut. "Saya belum bertemu dengan Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, jadi belum ada laporan mengenai Peti di sana," bebernya.

Sebelumnya, seorang sumber Radar Banjarmasin yang mewanti-wanti namanya tidak dikorbankan menyebut, kegiatan Peti di Tabalong kini jumlahnya bertambah. Kalau sebelumnya hanya ada empat lubang. Sekarang sudah lebih, lokasinya di Dusun Sialing (Desa Nawin), Desa Mihul dan Desa Saradang Kecamatan Haruai.

"Itu batubara dari dalam kawasan hutan, melibatkan oknum warga lokal, juga ada pemodal yang mengurusi alat berat dan pengiriman," ujarnya.

Diduga, maraknya penambangan ilegal ini, karena adanya industri di sekitar kawasan itu yang membeli. “Sulit kalau mereka mengirim ke luar, jadi memang ada penggunanya. Kalau mau serius menindak, pasti tahu lah. Karena diangkutnya lewat jalan desa, jalan negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Hutan pada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong, Zainal mengakui, jika di Tabalong marak ditemukan tambang ilegal. "Tapi terakhir kami operasi pada akhir November 2019, di lokasi Peti sedang tidak ada kegiatan," ujarnya.

Saat itu, beberapa lokasi yang disisir mulai dari Sialing, Panaan, Bumi Makmur dan Kaong. "Tapi lokasi kosong, alat beratnya juga tidak ada. Nanti kami pantau lagi," ucapnya.

Ditegaskannya, KPH Tabalong selama ini selalu mengawasi aktivitas tambang di kawasan hutan. "Ada izin kementerian tidak, kalau tidak ada kami tegur minta berhenti. Masih berani beroperasi, alat berat kami amankan," paparnya.

Tahun ini katanya, KPH Tabalong menyita satu unit ekskavator milik penambang ilegal pada Mei tadi. Hasil giat gabungan di Desa Panaan, Kecamatan Bintang Ara. Ada tiga titik Peti ditemukan. Dua kosong, satu beroperasi, dari situ alat yang disita.

Namun sepertinya tindakan samasekali tidak membuat pelaku jera. Sebab ujar Zainal, pihaknya masih mendeteksi adanya sejumlah titik tambang ilegal. "Titik Peti tersebar. Ada di Sialing, Panaan dan Upau. Ada beberapa yang kami tegur lalu berhenti. Tapi, ada pula yang masih bandel," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 08:51
BREAKING NEWS

Subuh, Eks Pasar Binuang Dilahap Si Jago Merah

RANTAU - Sabtu (25/1) sekitar pukul 05.00 Wita. Warga Kelurahan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:01

PSK Hamil Tua Diringkus

BANJARMASIN - Sangat miris pemandangan pada malam hari di Banjarmasin.…

Jumat, 24 Januari 2020 10:35

Begal Kejam Diringkus: Ancam Korban dengan Parang, Motor Dibawa Kabur

RANTAU - Hampir 20 hari melarikan diri, dua orang pelaku…

Jumat, 24 Januari 2020 10:34

Ditabrak CBR 250, Kakek Tewas

MARABAHAN - Tabrak lari berujung hilangnya nyawa seseorang terjadi di…

Kamis, 23 Januari 2020 11:01

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

BANJARBARU - Ada-ada saja yang dilakukan Budhi. Agar bisa mendapatkan…

Kamis, 23 Januari 2020 10:54

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga

BANJARBARU - Usai terbitnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh…

Kamis, 23 Januari 2020 10:14

MEMPRIHATINKAN..! Harusnya Dihuni 366 Orang, Lapas Teluk Dalam Dihuni 2600 Napi

BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel,…

Kamis, 23 Januari 2020 09:55

Fahrudin Sudah Lama Diburu

BANJARMASIN - Fahruddin dibekuk buser Polsek Banjarmasin Barat. Warga Jalan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:53

Miliki Sabu, Pedagang Diringkus

KANDANGAN – Sedang asyik berada di Poskamling Desa Samuda, Kecamatan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:52

Tiga Begundal Sabu Diringkus

AMUNTAI - Berbisnis sabu rupanya sangat menggiurkan. Buktinya, Satuan Resnarkoba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers