MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 16 Desember 2019 11:52
Segera Bahas RUU Kefarmasian
Aliansi Mahasiswa Farmasi Kalsel ketika berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel pada Selasa (12/11) lalu.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Belum adanya payung hukum yang kuat terhadap profesi kefarmasian. Itu membuat mahasiswa yang memilih kuliah di bidang obat-obatan tersebut galau.

Beberapa waktu lalu, mahasiswa farmasi di Indonesia kompak turun ke jalan menyuarakan aspirasi agar pemerintah segera membuat regulasi tentang kefarmasian. RUU Kefarmasian sebenarnya sudah masuk di Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada periode lalu. Namun, ketika itu belum menjadi pembahasan prioritas.

“Kami telah bertemu dengan Komisi IX DPR RI. Kami diberitahu bahwa pembahasan RUU Kefarmasian pada tahun 2020 menjadi salah satu prioritas,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Lutfi Syaifuddin, kemarin (16/12) sore.

Lutfi berharap rencana DPR RI ini dapat mengobati kegalauan mahasiswa farmasi di Kalsel. “Insya Allah pada tahun 2020 sudah diundangkan,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 250 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Farmasi Kalsel berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalsel, Selasa (12/11) pagi. Mereka menuntut cepat disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Kefarmasian.

Mereka berorasi menyampaikan keluh kesah terkait masa depan profesi kefarmasian. Koordinator lapangan (Korlap), Ramadhani mengatakan RUU Kefarmasian sangat penting untuk melindungi profesi apoteker. Bahkan melindungi kesehatan masyarakat dan penggunaan obat.

Sebenarnya apoteker punya kewenangan mengawasi peredaran obat-obatan. Berhubung tak ada payung hukum, dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab. Banyak sekali bidang farmasi yang tidak adil bagi profesi seperti mereka.

“Kami menuntut kepada anggota DPR RI yang baru agar melakukan perumusan pembahasan yang baru,” desaknya kala itu.(gmp/dye/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 07:55

Wapres Minta Fatwa Haram Mudik ke MUI

JAKARTA – Di tengah kurva wabah Covid-19 yang terus menanjak,…

Sabtu, 04 April 2020 07:52

Mayoritas Terpapar di Luar, PDP Ulin 26 Meninggal Dunia

BANJARMASIN – Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah di…

Sabtu, 04 April 2020 07:50

PKK Kalsel Bagi Sembako dari Pintu ke Pintu

SUNGAI TABUK - Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj…

Sabtu, 04 April 2020 07:49

Tak Ada Lagi Terbang Malam, Maskapai Terima Demi Kemaslahatan Bersama

BANJARBARU - Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jumat (3/3) kemarin akhirnya…

Sabtu, 04 April 2020 07:47

Bupati ini Serahkan Gaji Selama Wabah

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut H Sukamta memberi teladan kepedulian…

Sabtu, 04 April 2020 07:39

Hiasi Gerbang Perlu Rp190 Juta

BANJARBARU - Ketika malam hari, pemandangan di tugu atau gerbang…

Sabtu, 04 April 2020 07:38

Siswa dan Orang Tua Belajar di Rumah Diperpanjang

BANJARBARU - Mengingat penyebaran Pandemi COVID-19 masih terus meningkat. Hingga…

Sabtu, 04 April 2020 07:33

ODP Diberi Bantuan Sembako

BATULICIN - Beberapa hari lalu, Dinas Sosial Tanbu menyalurkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:32

Bupati Serahkan Bantuan Mobil Ambulans

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor menyerahkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:31

Polres dan Pemda Semprotkan Disinfektan

BATULICIN - Polres Tanah Bumbu bekerja sama dengan Pemkab Tanbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers