MANAGED BY:
MINGGU
29 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 27 Desember 2019 11:46
Harga Sembako Hingga Rokok, Merangkak Naik
MENGALAMI KENAIKAN: Semua harga kebutuhan sembako di Pasar Minggu Kecamatan Simpang Empat mengalami kenaikan. | Foto: Karyono/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BATULICIN - Setiap perayaan Natal dan pergantian tahun, harga kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan. Bahkan, sebulan sebelum Natal. Pantauan di Pasar Minggu Kecamatan Simpang Empat, semua bahan kebutuhan pokok, merangkak naik.

“Sebulan sebelum natal seluruh kebutuhan pokok merangkak naik,” ujar Ibu Dewi (37), salah satu pedagang di Pasar Minggu, kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Harga telor saat ini dijual dengan harga Rp55 ribu seraknya. Sebulan lalu, harganya cuma Rp40 ribu. “Bawang putih dan bawang merah juga naik. Yang sebelumnya Rp25 ribu, saat ini dijual dengan harga Rp35 ribu sekilonya. Naiknya jauh banget,” jelas Ibu Dewi.

Harga jual gula putih, juga merangkak naik. Semua Rp13 ribu  per kilo, namun kini mencapai Rp14 ribu. Begitu juga dengan minyak kemasan bimoli isi 2 liter dijual dengan harga Rp27 ribu. “Sebulan yang lalu, harga jual minyak bimoli hanya Rp13 ribu,” sebut Ibu Dewi.

Selain itu, harga jual beras juga mengalami kenaikan hingga Rp10 ribu. Beras Banjar yang biasanya dijual Rp45 ribu, kini harganya sampai Rp55 ribu segantangnya. Satu gantang isinya 4 liter.

“Harga jual beras Banjar memang selalu mengalami kenaikan, apalagi di akhir tahun karena petani tidak lagi bercocok tanam,” jelasnya.

Tidak hanya itu, harga rokok juga ikutan naik. Seperti rokok jenis Marlboro, Sampoerna dan Gudang Garam. Dewi mengatakan, harga kebutuhan pokok akan terus merangkak naik hingga pergantian tahun nanti. “Biasanya memang begitu. Sampai akhir tahun naiknya,” ucapnya.

Dia mengaku tidak tahu kenapa barang kebutuhan pokok selalu naik jelang akhir tahun. “Saya tahunya hanya jualan saja. Saya tidak pernah mendapat informasi kenapa bisa naik. Cuma setiap tahun memang rutin mengalami kenaikan,” katanya.

Namun pada awal tahun sebagian barang kebutuhan pokok memang mengalami penurunan seperti telur, bawang dan beras. “Sebagian lagi tidak mengalami penurunan, seperti minyak dan barang kemasan lainnya,” pungkas Ibu Dewi. (kry/mat/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers