MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 29 Desember 2019 09:53
Sudah 50 Anak Sungai Dikeruk, Hizbul Wathoni: PUPR Punya Modal Rp 17,6 Miliar
Sungai Bilu

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sekitar 100 alur sungai masih aktif di kota ini. Setidaknya, itulah yang ingin dirawat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Runag (PUPR) Banjarmasin. Agar tak buntu, apalagi mati.

PUPR mengklaim sudah mengeruk sekitar 50 anak sungai. Setidaknya pekerjaan itulah yang mereka lakukan sepanjang tahun ini. Demi menjaga eksistensi, PUPR tak cuma melakukan normalisasi. Tapi juga revitalisasi. Pekerjaan itu masih berjalan hingga saat ini.

Kabid Sungai PUPR Banjarmasin, Hizbul Wathony menyebut perawatan sungai sudah menjadi program prioritas mereka. “Salah satu langkah untuk terus melestarikannya dengan cara dikeruk agar tidak mendangkal,” sebutnya.

Setidaknya, ada 25 sungai yang mereka keruk. Menggunakan alat berat atau secara manual. Tergantung luas sungai. Sebut saja seperti Sungai Punggu, Sungai Jalan HKSN, Sungai Antasan Raden, Sungai Sutoyo, Sungai Simpang Tangga, Sungai Muara Kelayan dan Sungai Jarak.

Selain pengerukan, PUPR juga menerapkan pola penyiringan. Sehingga sungai benar-benar tertata rapi dan tak terjadi penyempitan.

“Ini dilakukan untuk sekitar 20 anak sungai di Banjarmasin,” ungkapnya.

Untuk menyebut beberapa anak sungai yang masuk program penyiringan, di antaranya Sungai Lumbah, Sungai Andai menuju Sungai Gampa, Sungai Saluang, Sungai Limau, Sungai Simpang Layang, Sungai Saka Harang, Sungai Airmantan, Sungai Sidomulyo, serta Sungai Simpang Tangga.

"Ada yang sudah dikeruk lalu disiring atau disiring dengan ditanami pohon. Tergantung struktur sungai dan tepiannya,“ katanya.

Biar tahu saja. Untuk merawat sungai-sungai yang ada di kota ini, PUPR punya modal Rp 17,6 miliar. Diambil dari APBD 2019.

Anggaran itu termasuk menggaji pasukan “turbo” atau pembersih drainase dan sungai. Total ada empat grup. Nominalnya mencapai Rp 2 miliar setahun.

“Termasuk juga untuk menggaji penjaga alat telemetri 3 station, operasionalnya, alat kerjanya dan lainnya. Anggaran itu juga sekitar sekitar Rp 2 miliar,” beber Wathony.

Tak cuma itu. Penggunaan anggaran juga termasuk untuk biaya sosialisasi di lima kecamatan. Plus pembuatan papan nama sungai, sempadan sungai, imbauan dan patok beton penanda sungai. 

Jadi, Anda tinggal hitung. Berapa biaya yang digunakan khusus untuk melakukan normalisasi dan revitalisasi sungai. "Dengan yang tersisa, kami terus berupaya maksimal. Agar sungai-sungai Banjarmasin terus berfungsi dan bersih," pungkasnya. (nur/ema)


BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 09:37
Pemko Banjarbaru

Pejabat Pemko Tandatangani Dokumen Perjanjian Kinerja

BANJARBARU - Pemko Banjarbaru menggelar penandatanganan dokumen perjanjian, kinerja pejabat…

Selasa, 25 Februari 2020 09:21
Pemkab Tanah Bumbu

MTQ Kusan Hulu Diikuti 268 Peserta

BATULICIN - Sebanyak 268 peserta dari 19 desa mengikuti MTQ…

Selasa, 25 Februari 2020 09:20
Pemkab Tanah Bumbu

Tingkatkan Kemampuan Pengawas Koperasi

BATULICIN - Demi meningkatkan pengawasan terhadap perkoperasian di Kabupaten Tanah…

Selasa, 25 Februari 2020 09:20
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Ajak SKPD Saling Bersinergi

BATULICIN - Bulan Juni 2020 mendatang, akan diadakan lomba Halaman,…

Selasa, 25 Februari 2020 09:15
Pemkab Tanah Laut

Dinsos Tala Gelar Rakor DTKS

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Sosial…

Selasa, 25 Februari 2020 09:14
Pemkab Tanah Laut

Sekda Serahkan Penghargaan ke MAN ICT

PELAIHARI - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut (Tala) Dahnial Kifli…

Selasa, 25 Februari 2020 09:13
Pemkab Tanah Laut

Selawat dan Tablig Akbar Bersama Habib Luthfi

PELAIHARI - Ribuan jamaah menghadiri kegiatan Selawat dan Tablig Akbar…

Senin, 24 Februari 2020 14:42

Sudah 66,45 Persen ASN Pemkab HSS Lakukan Tes Urine

KANDANGAN  – Mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan aparatur sipil…

Senin, 24 Februari 2020 12:45
BREAKING NEWS

Puluhan Mahasiswa Demo Saat Rapat Paripurna

BANJARMASIN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gabungan BEM Kalsel…

Senin, 24 Februari 2020 12:06

Disebut Terlalu Atur Privasi, RUU Ketahanan Keluarga Menyulut Kontroversi

BANJARBARU – DPR RI beberapa waktu lalu telah mengusulkan Draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers