MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 02 Mei 2016 13:31
Bocah Pamarangan Kanan Tenggelam
PENCAIRAN KORBAN - Anggota resque sedang melakukan pencarian Zulkifli yang diduga tenggelam.

PROKAL.CO, TANJUNG - Wajah penuh pengharapan terlihat diraut wajah warga Desa Pamarangan Kanan RT 3 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Dengan melihat ke arah Sungai Tabalong dan sesekali mengatakan rasa kasihan, mereka menanti pencarian bocah berusia 9 tahun, Zulkifli yang sejak pagi tidak ditemukan usai terakhir mandi bersama dua saudara laki-lakinya.

 

Ada sebanyak 60 orang resque gabungan Kabupaten berjuluk Bumi Saraba Kawa turun ke lokasi kejadian hilangnya anak kandung Syarkawi. Sang kakak, Muhammad Saleh (12) saksi mata peristiwa tersebut melaporkan kalau adiknya usai menyelam tidak lagi muncul.

 

Segala upaya dilakukan resque dalam pencarian. Penyelaman dan mengaduk isi perut sungai menjadi bagian perlakukan pencarian. Memang tidak bisa lama menyelam, karena tidak menggunakan alat selam. Melainkan hanya mengandalkan kuatnya menahan nafas di dalam air.

 

Tidak jauh dari hilangnya Zulkifli terdapat keramba ikan milik warga. Disanalah berulang kali tim resque mengaduk air sungai berkali-kali dari pagi hingga siang hari sejak mendapatkan laporan. Namun, lokasi lain tidak lupa dicari tahu.

 

"Perkiraan kami anak itu sudah meninggal. Posisinya di sekitar itu saja," kata Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong Arif Ihwansyah kepada wartawan di tempat kejadian, Minggu (1/4) kemarin.

 

Untuk menjaga stamina anggota resque yang bertugas, dapur umum sederhana digelar. Baik untuk menyediakan makan dan minuman alakadarnya menjadi alasan dapur tersebut diadakan.

 

Peristiwa itu pun membuat keluarga Syarkawi terpukul berat. Istrinya diceritakan para tetangga terus menangis mendengar kabar anaknya tenggelam di sungai di belakang rumah hanya berjarak beberapa meter.

 

Atas apa yang terjadi, keluarga korban hanya bisa berada dalam rumah untuk menenangkan diri. Tetangganya hilir berganti keluar masuk rumah mereka untuk menenangkan.

 

Seorang tetangga menjelaskan ke wartawan kalau yang tenggelam adalah anak ke enam dari tujuh bersaudara. Korban masih bersekolah di kelas tiga sekolah dasar.

 

Kapolres Tabalong AKBP Zuhdi Batubara melalui Kasubag Humas Polres Tabalong Iptu Ibnu menjelaskan, kejadian bermula korban bersama dua saksi lainnya pergi ke sungai untuk mandi. Namun sebelumnya naik ke pohon untuk melompat ke dalam sungai.

 

Atraksi korban atas lompatan dari pohon ke sungai itu berhasil dilakukan, karena dia sempat muncul ke permukaan. Namun, setelah menyelam lagi ternyata tidak kembali terlihat sama sekali. "Korban tidak ditemukan timbul ke permukaan, korban diduga meninggal dunia dan saat ini masih dalam pencarian," terangnya. (ibn/al/ram)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers