MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 03 Januari 2020 13:59
BMKG: Sembilan Daerah Harus Waspadai Cuaca Ekstrem

PROKAL.CO, Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor pun mewanti-wanti agar masyarakat tetap waspada, karena sembilan daerah masih berpotensi diguyur hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra menyampaikan, sembilan daerah yang mereka maksud yakni Kabupaten Banjar, Banjarmasin, Banjarbaru, Balangan, Tabalong, Barito Kuala, HSS, HSU dan HST.

"Di sembilan daerah yang berada di wilayah Kalsel bagian Utara dan Barat ini berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat sampai 2 atau 3 hari ke depan," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia menjelaskan, hujan lebat masih berpotensi turun lantaran adanya dampak dari angin konvergensi yang bertiup dari belahan bumi utara yang membawa massa udara basah. "Hal itu juga didukung dengan kelembaban yang tinggi di lapisan udara atas," jelasnya.

Maka dari itu, menurutnya perlu diwaspadai jika ada perubahan cuaca signifikan, pada siang atau sore hingga malam dan dini hari di wilayah-wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat. "Kami sudah bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk memberikan warning kepada masyarakat, terkait adanya perubahan cuaca," ujarnya.

Lalu, apakah cuaca saat ini berpotensi mengganggu penerbangan di Bandara Syamsudin Noor? Menurutnya iya, apabila hujan lebat di bandara terjadi pada dini hari hingga pagi hari tanpa henti. "Karena kalau hujan lebat sejak dini hari hingga pagi hari akan menimbulkan kabut dan membuat jarak pandang di bandara berkurang," ujarnya.

Namun, dia menuturkan hingga kini kejadian tersebut belum pernah terjadi di area Bandara Syamsudin Noor. "Sebelumnya hanya hujan ringan pada pagi hari di bandara dan tidak terlalu mengganggu penerbangan," bebernya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi bencana alam terjadi pada musim hujan, Kamis (2/1) kemarin BPBD Kalsel telah membentuk Satgas Banjir. "Meski dinamai Satgas Banjir, tapi satgas ini fokusnya mengantisipasi tiga jenis bencana. Yakni,banjir, longsor dan puting beliung," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin.

Pihaknya juga membuat surat edaran untuk bupati dan walikota agar melakukan antisipasi bencana. "Antisipasi yang dia maksud yaitu, mengerahkan personel dan peralatan dari SKPD terkait masing-masing daerah untuk membantu masyarakat yang terkena musibah," pungkasnya.

Waspada Gelombang Hari Ini

Para nelayan dan operator transportasi laut perlu berwaspada. BMKG mengeluarkan peringatan, gelombang di perairan Kotabaru mencapai dua meter pada Jumat (3/1) ini.

"Hasil pantauan dari satelit, besok (hari ini) berpotensi hujan lebat disertai angin kencang. Waspada di laut, utamanya daerah Kotabaru yang berhadapan dengan Laut Jawa," ujar Kepala BMKG Kotabaru, Cucu Kusumayancu memperlihatkan peta potensi badai di laut.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasatpol Air AKP Christugus Lirens meminta semua operator sarana angkutan laut melengkapi semua penumpang dengan jaket pelampung lengkap dengan ring boy. "Seperti yang selalu kami pinta. Jangan anggap main-main di laut," tegasnya.

Chris juga menekankan, mereka tidak segan-segan akan menindak para pengusaha transportasi yang abai. "Kami akan pantau di lapangan. Jika ada yang lalai akan kami tindak," tekannya.

Kepada para nelayan, ia meminta agar memantau cuaca sebelum melaut. "Jika memang tidak memungkinkan ada baiknya urungkan dulu. Pentingkan keselamatan keluarga," ujarnya.

Chris mengaku selalu memerintahkan satuannya untuk memberi tahu nelayan jika ada potensi bahaya di laut. Juga berkoordinasi dengan pemerintah di daerah hingga ke tingkat desa.

Dari pantauan wartawan di lapangan, cuaca di Kotabaru memang buruk. Angin kencang kadang datang bersama hujan.

Pikal, salah satu nelayan di Kotabaru kepada Radar Banjarmasin mengatakan, dia sejak beberapa hari terakhir libur melaut. "Cuaca jelek. Istirahat dulu," ujarnya. (ris/zal/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…

Senin, 17 Februari 2020 09:34
Pemkab Tanah Bumbu

Fasilitas Umum Nelayan Diresmikan

BATULICIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan dan meresmikan fasilitas…

Senin, 17 Februari 2020 09:32
Pemkab Tanah Bumbu

Saka Pramuka Tingkat Cabang Dikukuhkan

BATULICIN - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Tanah Bumbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers