MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 06 Januari 2020 11:01
Agar Cempaka Tidak Jadi Langganan Banjir, Normalisasi Sungai Perlu dilakukan
BANJIR LAGI: Kondisi banjir yang merendam Kelurahan Cempaka, kemarin pagi. Daerah ini selalu menjadi langganan banjir lantaran sungai yang ada di sana mendangkal dan perlu dinormalisasi. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Setelah terendam banjir pada Rabu (1/1) tadi. Kemarin (5/1) pagi, Kecamatan Cempaka lagi-lagi diterjang banjir. Kawasan itu, seakan belum bisa lepas dari musibah yang selalu terjadi saban musim hujan ini.

Sama seperti kasus-kasus sebelumnya, banjir yang terjadi di Cempaka kemarin diduga lantaran tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, sungai yang ada di sana tak sanggup menampung debit air. Sehingga, meluap ke permukiman.

Masih belum terhindarnya Cempaka dari banjir menuai kritikan dari Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin. Menurutnya, seharusnya sudah ada penanganan dari Pemko Banjarbaru supaya banjir tidak lagi terjadi. "Di Cempaka ini setiap tahun banjir, tapi belum ada penanganan," katanya.

Menurutnya, salah satu penyebab yang membuat kawasan Cempaka menjadi langganan banjir ialah mendangkalnya sungai-sungai yang ada di sana. "Sungai yang dulunya memiliki kedalaman 6 meter, sekarang hanya sisa dua meter," ujarnya.

Maka dari itu, dia mengungkapkan untuk bisa menghindarkan Cempaka dari banjir langkah yang perlu dilakukan ialah menormalisasi sungai yang ada di sana. "Sungai-sungai harus dikeruk supaya dapat menampung air secara maksimal," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Banjarbaru Hanafi tak memungkiri jika sungai-sungai di Cempaka perlu dinormalisasi untuk meminimalisir banjir di kawasan itu. Namun, dia mengungkapkan bahwa pelaksanaan normalisasi masih terhalang oleh bangunan rumah milik warga.

"Normalisasi sudah kami rencanakan. Tapi, kita perlu bantuan masyarakat supaya mereka bisa pindah dari bantaran sungai. Karena, ada banyak sungai yang sebagiannya tertutupi rumah warga," bebernya.

Dia menyampaikan, selama ini warga masih enggan meninggalkan rumah mereka. Sehingga, Pemko Banjarbaru sulit untuk melakukan normalisasi. "Kalau warga mau pindah, kita bisa membangun rumah susun untuk tempat tinggal mereka," ucapnya.

Lanjutnya, di Kecamatan Cempaka ada dua sungai yang perlu dinormalisasi. Yakni, Sungai Kuranji dan Sungai Basung. "Dua sungai ini yang menyebabkan banjir lantaran tidak mampu menampung air hujan," paparnya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru Zaini memaparkan berdasarkan data sementara yang mereka himpun banjir yang terjadi di Kecamatan Cempaka telah merendam 104 rumah dan 3 sekolah Paud. "Di Kelurahan Cempaka ada 70 rumah dan 3 Paud yang terendam. Sedangkan di Sungai Tiung ada 34 rumah," katanya.

Lanjutnya, banyaknya rumah yang terendam membuat banjir di Cempaka menjadi yang terparah dibandingkan dengan daerah lain yang juga diterjang banjir kemarin: Liang Anggang dan Kemuning. "Kalau di Kemuning rumah yang terendam 55 buah, sementara di Liang Anggang air tidak sampai naik ke dalam rumah," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 16:08

Ketua Dekranasda Hj Anisah Rasyidah Wahid. Ajak Pelaku Industri Pangan HSU Kreatif

AMUNTAI - Industri rumah tangga dan penganan menjadi perhatian Dewan…

Jumat, 21 Februari 2020 11:57

Pembalakan Liar Tidak Ada Habisnya

BANJARBARU - Perambahan hutan di Banua nampaknya tak ada habisnya.…

Jumat, 21 Februari 2020 11:52

Duel Parpol di Kotabaru

KOTABARU - Prediksi pemilihan kepala daerah di Bumi Saijaan akan…

Jumat, 21 Februari 2020 11:26

Dari Peresmian Jembatan Bincau di Kab Banjar, Warga: Terima Kasih Paman Birin

Pembangunan jalan dan jembatan terus digencarkan Pemprov Kalsel untuk memudahkan…

Jumat, 21 Februari 2020 11:02

Kandang Babi Bakal Digusur, Peternak Minta Waktu

BANJARBARU – Enam belas anggota Komunitas Peternak Babi Guntung Manggis…

Jumat, 21 Februari 2020 10:57

KPU Tunggu Pendaftar Independen, Edy-Astina Cari Hari Baik

BANJARBARU - Meski sudah dibuka sejak tanggal 19 Februari kemarin.…

Jumat, 21 Februari 2020 10:20

Kasatpol PP dan Kepala BKD Dipanggil, DPRD: Harusnya Jangan Main Otot

BANJARMASIN - Aksi tak elok Satpol PP di Kantor Badan…

Jumat, 21 Februari 2020 10:15

Berkasnya Dikembalikan, Anang-Firdaus Harus Lengkapi Berkas Calon Independen, Paling Lambat Senin ini

BANJARMASIN - Berkas pendaftaran bakal calon independen Pilwali Banjarmasin milik…

Jumat, 21 Februari 2020 09:50

Serangan DBD di Tanbu Terus Meningkat, Sudah 3 Orang yang Meninggal

BATULICIN - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanah…

Jumat, 21 Februari 2020 09:24
Pemko Banjarbaru

Wawali dan Sekda Hadiri Acara Sangka Baik

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan bersama Sekretaris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers