MANAGED BY:
JUMAT
10 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 07 Januari 2020 11:14
Sanksinya Terlalu Ringan, Perda Tentang Miras di Tapin Harus Direvisi
TERLALU RINGAN: Bupati Tapin, M Arifin Arpan bersama jajaran memusnahkan barang bukti minuman keras dan alkohol, Senin (6/1). | Foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, RANTAU – Pemberlakuan sanksi pidana terhadap pengedar minuman keras dan alkohol, selama ini memang kurang efektif. Tidak membikin jera dan takut para pelaku. Salah satu solusi, aturan hukumnya harus diubah. Sanksi harus lebih berat dan tegas.

Diakui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Tapin, Yus Sudarmanto, selama ini sidang tindak pidana ringan (Tipiring) bagi pengedar minuman keras dan alkohol, kurang efektif.

"Karena, saat sidang hanya dikenakan denda yang sangat ringan," ucapnya, usai pemusnahan barang bukti 30 botol miras dan 49 botol alkohol 70 persen, Senin (6/1) di Lapangan Dwi Dharma Rantau.

Bahkan, pengedarnya hanya bisa ditindak berupa kurungan penjara, kalau sudah melaksanakan kasus yang sama selama tiga kali berturut-turut. Itupun hukumannya hanya satu bulan saja.

"Untuk itu, Perda yang mengatur masalah ini perlu direvisi. Agar hukuman bagi pengedar bisa diperberat. Supaya mereka jera. Kalau bisa, tidak hanya pengedar yang ditindak, tapi pemakainya bisa juga ditindak," usulnya.

Hal ini cukup beralasan. Selama ini banyak kasus perkelahian, hingga menyebabkan korban maupun pelakunya meninggal, karena pengaruh minuman keras.

"Kalau kasus sabu itu merusak diri sendiri saja. Namun, miras dan alkohol bisa merugikan orang lain," ujarnya.

Dalam merevisi peraturan daerah itu, lanjut dia, semua pihak perlu duduk bersama. Baik Satpol PP,  kepolisian, kejaksaan dan anggota dewan.

Bupati Tapin, M Arifin Arpan sendiri siap mendukung kalau memang Perda Tipiring perlu direvisi. Sebelumnya, ia meminta Satpol PP lebih intens untuk menggelar razia. Kalau perlu selalu libatkan aparat kepolisian.

"Sementara perda belum direvisi, kita pakai dulu yang ada. Tapi lebih giat lagi dalam bertindak," tegasnya. (dly/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers