MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 07 Januari 2020 11:30
Aturan Baru Driver Online: Boleh Kerja Sama di Bandara
Taksi online beroperasi di jalan

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Peraturan Menteri (PM) 118 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus harusnya sudah berlaku awal Januari 2020. Namun sampai saat ini di Kalsel masih belum berjalan. Seperti di Bandara Internasional Syamsuddin Noor, taksi online masih tak bisa beroperasi.

Ketua Forum Driver Online (FDO) Kalsel, Pandu mengungkapkan hal itu. “Meski sudah ada aturan, driver online masih belum bisa beroperasi di bandara,” katanya dalam sosialisasi Angkutan Sewa Khusus (ASK) dan Kartu Elektronik Standar Pelayanan (KESP), Senin (6/1) pagi.

Buktinya, di pintu masuk terminal bandara ditempel sticker dengan tulisan "Taksi Online Dilarang Beroperasi di Kawasan Bandar Udara Syamsuddin Noor sesuai PM No 56 Tahun 2015 dan PM No 26 Tahun 2017". Padahal aturan yang berlaku saat ini sudah ada yang baru. “Kami berharap pemerintah yang mengatur tentang bandara. Dalam aturan sudah jelas tercantum,” sebutnya.

Kasi Angkutan Dalam Trayek dan Terminal Dishub Kalsel, Farid yang menyampaikan materi sosialisasi itu menjelaskan bahwa taksi online bukan dilarang beroperasi di kawasan bandara. Hanya saja, sebelum beroperasi sejatinya driver online yang tergabung dalam koperasi ini melakukan kerja sama dengan pihak bandara.

“Semua angkutan umum yang beroperasi di bandara harus ada izin atau kerja sama dari otoritas bandara,” jelasnya.

Menurutnya, otoritas bandara tentu punya aturan yang harus dipatuhi. Misalnya saja kondisi mobil yang akan beroperasi, standar pelayanan pengemudi terhadap calon penumpang, dan sebagainya. Jika kerja sama antara pihak driver online melalui koperasi dengan bandara sudah disetujui, maka taksi online dapat mulai beroperasi.

Ketua Koperasi Mitra Banua Sejahtera, Agus Santoso mengatakan ini tentu kabar bagus. “Kami akan melakukan penjajakan untuk masuk ke pengelola bandara membicarakan kerja sama ini,” katanya.

Menurut Agus, seluruh driver online tentu punya harapan dengan terbitnya aturan tersebut bisa memberikan rasa aman dalam beraktivitas di lapangan. “Semoga aman dalam mencari rezeki,” cetusnya.

Perwakilan Gojek, Ahmad mengatakan pihaknya sebagai aplikator tidak bisa ikut campur mengenai hal tersebut. Diserahkan sepenuhnya kepada mitra kerja alias pengemudi online. “Kami mendukung PM 118. Kami sudah meminta kepada mitra (driver, Red) untuk mengikuti aturan,” ujarnya.(gmp/dye/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers