MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 07 Januari 2020 12:02
Terkendala Lahan, 7 Tahun Sudah Pelindo Menanti Kawasan Industri Terpadu
RAPAT KOORDINASI: Komisi IV dan Pelindo bertemu di Gedung DPRD Banjarmasin. Pelindo mengingatkan pemko tentang pentingnya pembebasan lahan di Barito Ilir. | FOTO: FAHRIADI NUR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Impian membangun kawasan industri terpadu di Barito Ilir oleh PT Pelindo III belum juga terwujud. Padahal rencana itu sudah diancang sejak 2012 silam. Apa penyebabnya?

CEO PT Pelindo III Regional Kalimantan Boy Robyanto mengatakan, proyek itu belum bisa digarap lantaran lahannya belum tersedia.

"Kami sudah sampaikan ekpos bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Hingga saat ini terus digodok. Kendalanya karena ada beberapa persil bangunan yang harus dibebaskan,” jelasnya usai menggelar rapat kerja bersama Komisi III DPRD Banjarmasin di gedung dewan, (6/1).

Pelindo tak bisa berbuat banyak. Karena urusan pembebasan ini kewenangan Pemko Banjarmasin. Sesuai dengan kesepakatan beberapa tahun lalu.

Boy menyebut, pihaknya sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pemko. Tapi hingga kini belum ada tindak lanjut.

Seperti yang diketahui, kawasan industri ini direncanakan berada tak jauh dari Pelabuhan Trisakti. Di sana akan ada area parkir angkutan besar dan pelabuhan petikemas, serta beberapa fasilitas lainnya.

"Karena ini kerjasama bisnis, pasti akan ada keuntungan bagi pemko untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya menjamin.

Intinya, Pelindo siap saja menjalankan proyek kawasan industri itu. Tinggal menunggu ketersediaan lahan yang dimaksud.

Sementara itu, Ketua Komisi III Muhammad Isnaini menjelaskan, pihaknya sengaja menggelar papat kerja dengan Pelindo dan juga pemko. Mereka ingin memperdalam dan memastikan kelanjutan rencana kerjasama tersebut.

“Sudah lama sekali, tapi belum juga terealisasi. Jadi kami menggelar pertemuan ini. Untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi,” katanya.

Isnaini meminta kepada pemko untuk segera menindaklanjuti. Jika kendala pembebasan lahan itu karena keterbatasan anggaran, Komisi III berjanji akan memperjuangkannya.

“Kami siap saja menganggarkan jika memang sangat diperlukan dan berguna bagi PAD ke depan," pungkasnya. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers