MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 08 Januari 2020 11:38
Intensitas Hujan Meningkat, Cegah DBD Sedini Mungkin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Intensitas hujan kian meningkat. Yang juga diiringi berbagai ancaman penyakit. Terutama demam berdarah dengue (DBD).

Potensi itulah yang dikhawatirkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin. “Kami sudah melaksanakan sosialisasi terkait hal itu. Sehingga warga dapat waspada dan melaksanakan 3M di tempat tinggal masing-masing,” kata Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi.

Menurut Machli, sejauh ini memang belum ada informasi resmi adanya peningkatan kasus DBD. Tapi tetap saja, masyarakat harus waspada.

“Harus melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yakni menguras, menutup dan mengubur (3M) untuk memberantas sarang jentik nyamuk,” pesannya.

Selain di lingkungan, rumah atau tempat bekerja, langkah pemberantasan sarang nyamuk juga harus dilakukan di lingkungan sekolah. Terutama pada bagian bak penampungan air di kamar kecil.

“Di sekolah juga sangat rawan. Karena terdapat bak penampungan air. Bahkan bisa saja jarang dibersihkan atau di kuras,” ucapnya.

Apalagi di lingkungan sekolah banyak anak-anak yang rentan terjangkit DBD. Jadi butuh kewaspadaan lebih. “Terutama sekolah dasar, karena banyak anak-anak yang rentan terjangkit penyakit ini,” pesannya.

Dengan imbauan ini, setidaknya menurunkan potensi meningkatnya kasus DBD. Karena menurut Machli, pencegahan dini bisa dilakukan dari lingkungan masing-masing.

Machli berjanji Dinkes akan meningkatkan upaya sosialisasi. Termasuk langkah pengasapan alias fogging. Khususnya di kawasan yang rawan penyebaran penyakit.

“Musim hujan seperti ini memang akan diiringi dengan meningkatnya pertumbuhan jentik nyamuk. Termasuk Aedes Aegypti. Penyebab utama DBD,” tuturnya.

Intinya, pemberantasan sarang nyamuk sangat perlu dilakukan. Agar tidak terserang DBD, terutama anak-anak. “Kita harus waspada,” katanya.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Banjarmasin, Istiqomah meminta Dinkes untuk benar-benar aktif. Mencegah sedini mungkin munculnya kasus DBD di kora ini.

“Pemko dalam hal ini Dinkes harus siaga. Termasuk juga masyarakat. Karena musim hujan begini rawan penyebaran DBD,” pungkasnya. (nur/at/fud)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 12:58
Pemkab Hulu Sungai Utara

Dua Peserta Raih Skor Tertinggi SKD CPNS HSU

AMUNTAI - Sejak dilangsungkan pada Jumat (14/2) tadi sampai Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…

Senin, 17 Februari 2020 09:34
Pemkab Tanah Bumbu

Fasilitas Umum Nelayan Diresmikan

BATULICIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan dan meresmikan fasilitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers