MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 Januari 2020 07:01
Desa Ini Bakal Punah, Ditinggal Warga karena Ganti Rugi Menggiurkan

Datangi Desa Wonorejo, Kemendagri Pastikan Penghapusan

SEPI: Kondisi terkini Desa Wonorejo yang tampak sepi dari aktivitas warga. Desa ini dalam proses penghapusan setelah proses tukar guling aset selesai. | FOTO: IST FOR RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO, Masih ingat dengan Desa Wonorejo? Salah satu desa di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan. Desa ini dianggap fiktif karena sudah ditinggalkan penghuninya, tapi masih menerima dana desa. Kemendagri telah mendatangi desa itu untuk melihat secara langsung kondisi di dalamnya. 

---------

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel Zulkifli. Dia mengungkapkan, pihak Kemendagri datang pada Desember 2019. "Mereka datang karena ingin memastikan apakah benar desa itu ditinggalkan penghuninya," ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Ditambahkannya, Kemendagri memastikan Desa Wonorejo sudah ditinggalkan penghuninya lantaran sedang memproses penghapusan daerah yang berjarak 230 kilometer dari Kota Banjarmasin tersebut dari daftar desa di Indonesia. "Kalau sudah dihapus dari daftar desa, maka Desa Wonorejo ke depannya tidak lagi menerima kucuran dana desa," tambahnya.

Desa Wonorejo sendiri selama ini masih diberi jatah dana desa oleh Kementerian Keuangan. Padahal, jumlah penduduknya saat ini hanya tersisa sekitar 10 kepala keluarga. Sehingga, tak layak lagi masuk kriteria sebuah desa.

Zulkifli menyampaikan, sebagian besar penduduknya memilih pindah ke desa lain karena tanahnya sudah dibebaskan oleh perusahaan tambang yang memiliki konsesi di kawasan tersebut. "Warga tergiur dengan besaran ganti rugi yang disodorkan perusahaan tambang. Akhirnya satu per satu pindah ke desa lain," ucapnya.

Akan tetapi, dia menolak jika Desa Wonorejo dikatakan desa fiktif. Sebab, sampai saat ini masih terdaftar di Kemendagri. "Sekarang penghapusan desanya masih diproses di pusat," ujarnya.

Mengenai dana desa yang diterima Desa Wonorejo, Zulkifli menuturkan bahwa dana tersebut selama ini tidak digunakan. Melainkan dikembalikan ke pemerintah pusat oleh Pemkab Balangan. "Dana masuk dulu di Pemkab lalu jadi Silpa. Setelah itu dikembalikan ke pusat," tuturnya.

Kedatangan tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Kabupaten Balangan untuk meninjau Desa Wonorejo di Kecamatan Juai, diakui oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Balangan, Urai Nur Iskandar. Saat ditemui di acara Sosialisasi Penyaluran Dana Desa di Mahligai Mayang Maurai, Rabu (8/1), Urai mengungkapkan bahwa kedatangan tim Kemendagri ke Desa Wonorejo, dalam rangka proses tukar guling aset pemerintah dengan PT Adaro Indonesia.

“Kedatangan tim untuk meninjau aset mana saja yang akan ditukar guling oleh perusahaan. Setelah ini, tinggal menunggu surat keputusan dari Kemendagri untuk persetujuannya,” terang Urai.

Dijelaskannya, dalam proses penggabungan Desa Wonorejo ke Sumber Rejeki ada dua urusan utama di Desa Wonorejo yang harus diselesaikan sebelumnya, yakni terkait keuangan dan aset desa.

Untuk masalah keuangan sendiri, kata dia, sudah dari tahun 2017 Desa Wonorejo sudah tidak lagi mendapatkan dana desa. Jadi tinggal masalah tukar guling aset. Setelah proses tukar guling aset ini selesai, lanjut Urai, maka selanjutnya baru memasuki proses penggabungan Desa Wonorejo ke Desa Sumber Rejeki. (ris/why/ema)


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 17:02

Luar Biasa ! Pemkab HSU Raih Penghargaan Kearsipan Nasional

SURAKARTA - Kembali capaian yang luar biasa diraih Kabupaten Hulu…

Rabu, 26 Februari 2020 16:12

Wacana: Kalimantan dan Pulau Laut ingin Dipisahkan, Kotabaru Berpotensi Pecah Lagi

Enam belas tahun Tanah Bumbu memisahkan diri dari Kotabaru. Sekarang…

Rabu, 26 Februari 2020 15:58

Sungai Lulut Tak Lagi Macet

BANJARMASIN – Menjadi  biang kemacetan bertahun tahun . Lantaran kondisinya…

Rabu, 26 Februari 2020 14:47
Pemkab Tanah Bumbu

Segera Perbaharui Data Kependudukan

BATULICIN- Bupati Tanah Bumbu  H Sudian Noor menekankan kepada seluruh…

Rabu, 26 Februari 2020 14:20
Pemko Banjarbaru

Eny Buka Peragaan Manasik Haji Anak Paud

BANJARBARU - Wakil ketua I TP PKK kota Banjarbaru Hj…

Rabu, 26 Februari 2020 14:14
Pemkab Tanah Laut

Bupati Hadir, Tala Dapat Prioritas Banggar DPR RI

PELAIHARI- Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta menghadiri acara kunjungan kerja…

Rabu, 26 Februari 2020 14:13
Pemkab Tanah Laut

Musrenbang Pecahkan Masalah Pembangunan

PELAIHARI – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pelaihari dibuka langsung…

Rabu, 26 Februari 2020 14:10
Pemkab Tanah Bumbu

Hasniah: Allah Yang Balas Kebaikan Mereka

BATULICIN – Hasniah, warga Jalan Lapangan 5 Oktober Gang Lamongan…

Rabu, 26 Februari 2020 13:40

Rumah Sakit Baru untuk Warga Tapin, SDM Juga Dipersiapkan

RANTAU - Keinginan masyarakat Tapin untuk memiliki rumah sakit baru…

Rabu, 26 Februari 2020 11:52
Pemkab Tanah Laut

PKK Gelar Pelatihan Kue Kering

PELAIHARI-Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui pertemuan rutin,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers