MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 10 Januari 2020 11:11
Perlu Banyak Biaya, Jalan Baru ke Bandara Tuai Pro Kontra di Internal Pemprov Kalsel
Jalan Baru ke Bandara Memberatkan Daerah

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Wacana pembangunan jalan alternatif baru menuju bandara internasional Syamsuddin Noor menuai pro dan kontra di internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel. Ada instansi yang mendukung, ada pula yang menyarankan untuk membenahi jalan yang sudah ada.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah jika pembangunan jalan alternatif menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sama saja memberatkan daerah.

Lebih baik dananya digunakan untuk membenahi jalan baru di kawasan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum yang berada di Km 17, Kabupaten Banjar. Saat ini jalan di sana masih belum rampung.

“Konsentrasi saja memperbaiki jalan yang direncanakan sejak awal,” tegasnya.

Menurut dia, Jika pembangunan itu karena banyak masyarakat yang mengeluh soal jarak tempuh yang jauh, berbelok-belok dan kurangnya rambu-rambu penerangan jalan, Rusdi berpikir lebih baik membebaskan lahan untuk meluruskan jalan menuju bandara.

Sementara Jalan Sambang Lihum masih dalam pengerjaan, masyarakat yang ingin menuju bandara bisa melintas jalan Golf, Landasan Ulin, dan Jalan Karet, Balitan, Kota Banjarbaru.

“Jika membangun baru pasti ada pembebasan lahan. Begitu juga sebaliknya. Mungkin biaya yang dikeluarkan daerah akan lebih murah,” terangnya.

Rusdi mengaku bingung, jarak tempuh akses jalan alternatif baru yang akan dibangun disebut lebih pendek, padahal jalan utamanya tetap menggunakan Jalan Ahmad Yani. “Karena tujuan awal pembangunan jalan yang ada untuk memecah arus lalu lintas yang terkonsentrasi di Jalan Ahmad Yani,” cetusnya.

Dia berjanji, jika jalan Sambang Lihum rampung pada tahun depan, rambu-rambu lalu lintas dan penerangan jalannya segera dipasang. Sehingga masyarakat bisa dengan tenang melintas di jalan tersebut. “Program 2020 ada 300 biji lampu penerangan jalan Sambang Lihum,” ujarnya.

Diminta tanggapan nya mengenai hal tersebut, Komisi III tampaknya belum berani berkomentar banyak, dan memilih menunggu hasil kajian dari Pemko Banjarbaru dan Dinas PUPR Kalsel.

“DPRD akan meminta kajian, karena membuat jalan baru dengan pembesaran jalan yang ada akan lebih mahal karena NJOP,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Sahrujani. (gmp/ema)


BACA JUGA

Jumat, 05 Juni 2020 16:58
Breaking News

Pulang dari Daerah Transmisi Lokal, 3 Orang Barabai Positif Covid-19

BARABAI- Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di HST mengumumkan tiga…

Jumat, 05 Juni 2020 15:18

Mantap..! DPC Gerindra Banjarbaru Bagikan Paket Sembako dan Masker

BANJARBARU - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang begitu meresahkan…

Jumat, 05 Juni 2020 15:15
SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru

KEREN..! Di Sekolah ini Pendidikan Vokasi Tidak Berhenti, UAS Tetap Jalan Lewat Online

BANJARBARU - Pendidikan vokasi di SMK-PP Negeri Banjarbaru tidak berhenti, …

Jumat, 05 Juni 2020 14:23

PSBB: PENULARAN SOSIAL BERSKALA BESAR

BANJARMASIN - Pemerintah boleh saja telah melakukan pembatasan sosial berskala…

Jumat, 05 Juni 2020 14:17

Bendung Paham Radikal, Al Chaidar: Kalsel Harus Maksimalkan Peran Ulama

BANJARMASIN - Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan kecil kemungkinan teroris…

Jumat, 05 Juni 2020 14:14

Arungi Pilgub Kalsel, Denny-Difri Selangkah Lagi

BANJARMASIN - Denny Indrayana begitu percaya diri maju di Pemilihan…

Jumat, 05 Juni 2020 13:55

RS Pemko Disuntik Rp30 Miliar, Targetkan Penambahan 100 Tempat Tidur Pasien

BANJARMASIN - Rumah Sakit Sultan Suriansyah di Jalan Rantauan Darat…

Jumat, 05 Juni 2020 13:53

Ruang Isolasi Penuh, 2 Pasien Covid-19 Terpaksa Ngantre di IGD

BANJARMASIN - Setiap hari, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Banjarmasin…

Jumat, 05 Juni 2020 13:41

Sempat Raib, Pasien Covid-19 itu Sudah Ditemukan

BANJARMASIN - Salah seorang pasien COVID-19 di Rumah Sakit Ansari…

Jumat, 05 Juni 2020 12:24

Untuk Banjarbaru, Syarat Normal Baru Belum Terpenuhi

BANJARBARU - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) merupakan narasi yang dipilih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers