MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 10 Januari 2020 11:30
Sungai Tercemar, Ternyata Ada Penimbunan Oli, Limbahnya Berceceran Aliri Drainase
Ditengah derasnya guyuran hujan pihak Kepolisian bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, mengambil sample di lima titik, di lokasi diduga menjadi tempat penampungan oli, di Jalan Pierre Tandean.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Warga mengadu ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin. Limbah oli mengaliri drainase di depan salah satu rumah di Jalan Pierre Tendean. Padahal aliran drainase itu menuju ke Sungai Martapura. 

Mendapat laporan itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin turun mengecek bersama Ditkrimsus Polda Kalsel. Mereka menemukan adanya dugaan penimbunan oli serta pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ke Sungai Martapura oleh PT Alpha Gaya Bakti Pertiwi.

Kepala DLH, Muhyar mengatakan pengaduan itu sebenarnya disampaikan Sabtu lalu. "Sabtu malamnya, langsung kami tindak lanjuti. Ternyata memang ada indikasi pembuangan limbah B3 tersebut ke sungai," ucap Muhyar saat melakukan pengambilan sampel bersama Ditkrimsus Polda Kalsel, kemarin (9/1). Lokasinya di sebuah rumah di samping Radio Chandra.

Muhyar menyampaikan lokasi yang diduga sebagai tempat penimbunan tersebut selalu tertutup. "Kami sebenarnya rutin melakukan pengawasan. Tapi karena itu tertutup, lalu tidak terpantau,” ungkapnya.

Setelah menyaksikan sendiri di drainase banyak dipenuhi oli, baru mereka mencoba masuk ke dalam.

“Karena tak punya kewenangan menindak ke dalam, makanya kami bekerja sama dengan pihak kepolisian," jelasnya.

Muhyar menyebut lokasi tersebut belum ada izin beraktivitas semacam ini. “Kalau misalnya kami tahu di situ ada penimbunan dan membiarkan, maka kami juga akan salah," tukasnya.

Muhyar mengharapkan kepada semua pelaku usaha agar tertib. Bagi yang belum memiliki izin, segera mengurusnya. Supaya DLH bisa melakukan pembinaan kepada pelaku usaha. "Bagi yang belum mempunyai penampungan limbah B3, segera siapkan. Jangan dibuang sembarangan, karena dampaknya akan luar biasa," harapnya.

Kabid Pengawasan DLH Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono menyebut mereka baru tahu hal ini.

Sebelumnya tidak ada kecurigaan sama sekali. "DLH selalu melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha yang memiliki dokumen. Kami juga melakukan pembinaan. Untuk di lokasi ini, kami sama sekali tidak tahu karena tertutup. Kalaunya ada izin, kami pasti melakukan pembinaan," ucapnya.

Wahyu sangat menyayangkan oli tersebut sampai mengalir ke sungai dan mencemari lingkungan.

Menurutnya, limbah B3 itu sangat berbahaya. "Itu akan berpengaruh terhadap kualitas air sungai. Secara tak langsung mengalami penurunan," sebutnya.

Lurah Gedang, Askar juga ikut memantau lokasi yang sudah diberi police line tersebut. Data penghuni rumah itu memang tidak diketahui sama sekali. "Saat ditanya kenapa tidak lapor, alasannya karena tidak tahu caranya," ungkap Askar.

Ditreskrimsus Polda Kalsel mengambil sampel di lima titik kemarin. Di dalam lokasi, drainase dalam area rumah, drainase di luar pagar, drainase menuju Sungai Martapura, dan di ujung drainase tepat di bawah Siring Pierre Tendean.

Kanit I Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalsel, Kompol Ajie Lukman Hidayat menerangkan pihaknya telah melakukan tindakan sejak Rabu tadi. "Hari ini (kemarin, Red) melakukan pengambilan sampel bersama DLH Banjarmasin, dan juga dengan pemangku wilayah dan pihak terlapor," kata Ajie Lukman Hidayat.

Pihak kepolisian masih melakukan proses pemeriksaan. "Untuk saat ini status sudah penyidikan. Dugaan sementara pembuangan limbah B3 ke sungai. Yang sudah diperiksa ada enam saksi," terangnya.

"Sudah ada drum yang kami ambil sampel sebagai barang bukti. Katanya oli yang belum terpakai, tapi kedaluwarsa. Untuk arah ke pengoplosan oli, sampai saat ini belum ada," ungkapnya.(hid/dye/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers