MANAGED BY:
MINGGU
05 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 11 Januari 2020 08:29
Ada Apa ini ? Kasus KONI Berlarut-larut
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sejak dibongkar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru pada bulan Agustus 2019 lalu. Dugaan kasus tindak pidana korupsi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru dengan total mencapai Rp6,7 miliar masih belum mendapatkan titik terang.

Meski telah bergulir selama kurang lebih enam bulan. Namun hingga kini, belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan rasuah ini. Saat ini, pihak Korps Adhyaksa masih fokus dalam proses pemeriksaan dokumen serta pemanggilan para saksi.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Banjarbaru, Mahardika PW Rosadi mengatakan jika  kasus ini diakuinya memang belum sampai tahap penetapan tersangka.

"Masih dalam proses. Ini proses pemeriksaan saksi-saksi dan juga perhitungan lainnya. Karena memang dokumennya banyak dan ada prosedur yang harus dilalui. Kita juga harus teliti kwitansi yang jumlahnya sangat banyak," katanya.

Dika -panggilan akrabnya- sendiri meminta agar publik dan rekan media bisa bersabar. Ia sendiri memastikan bahwa kasus ini akan diselesaikan di tahun 2020. "Kita juga tidak ingin berlarut-larut, jadi tahun ini juga."

Disinggung mengapa kasus ini terkesan belum mengalami perkembangan yang signifikan. Dika menegaskan bahwa pihaknya terus bekerja untuk menuntaskan kasus ini.

"Memang ini sudah hampir enam bulan pemeriksaan Jadi kita memang ada pemanggilan saksi secara marathon. Saksi yang diperiksa juga yang relevan saja. Tentu memerlukan kehati-hatian dan kesabaran dalam prosesnya," lugasnya.

Lanjutnya, sejauh ini belum ada tambahan barang bukti yang ditemukan maupun diserahkan. Untuk saksi sendiri, Dika juga berucap bahwa masih sebatas daftar saksi-saksi yang sebelumnya.

Diketahui sendiri, bahwa selain saksi dari pengurus harian KONI Banjarbaru maupun Cabor di bawah naungannya. Dugaan kasus rasuah ini juga menyeret beberapa pejabat di lingkup Pemko Banjarbaru diperiksa sebagai saksi. Tak terkecuali beberapa ASN yang berstatus sebagai Eselon II.

"Kalau memeriksa saksi tambahan bisa saja di luar saksi yang sudah diperiksa. Sudah hampir separuh dari total saksi yang ada kita periksa. Yang jelas saat ini proses masih berlangsung. Sekali lagi, kita memohon doanya kepada masyarakat agar kasus ini bisa segera selesai," harapnya.

Ditanya lagi soal potensi siapa saja yang bakal jadi tersangka. Dika kembali hanya menjawab agar awak media bersabar. Namun diresponsnya, bahwa dari 20 saksi dari kalangan ASN yang dipanggil tak menutup kemungkinan bakal ada yang naik statusnya menjadi tersangka.

"Pasti semua (saksi ASN) ada kecenderungan (sebagai tersangka).  Tapi kita masih berproses. Kita lihat nanti perkembangannya bagaimana. Kita pastikan Kejaksaan akan transparan soal kasus ini," jawabnya.

Melihat lumayan lamanya penanganan kasus ini hingga enam bulan. Dika saat ditanya awak media apakah selama proses pemeriksaan ada intervensi atau campur tangan dari luar. Kasi Tipidsus ini mengklaim bahwa proses berjalan lancar dan saksi-saksi juga kooperatif. "Tidak ada intervensi selama ini. Semua pihak kooperatif untuk kasus ini. Syukurnya itu," pungkasnya.

Seperti diwartakan beberapa waktu sebelumnya, di tengah momentum Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59, Senin (22/7) silam. Kejari Banjarbaru mengeluarkan fakta mengejutkan. Korps Adhyaksa ini menelisik ada dugaan tindak pidana korupsi di tubuh KONI Banjarbaru.

Kajari Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina mengungkapkan dugaan tindakan rasuah ditemukan pada Dana Hibah. Tepatnya dana hibah yang diulurkan Pemko Banjarbaru kepada KONI Banjarbaru di tahun anggaran 2018. Besaran dugaan praktik terlarang ini, Silvi menyebut total dananya mencapai R06,7 miliar. "Tepatnya Rp 6.651.750.000."

Meski telah masuk tahapan penyidikan. Penetapan tersangka masih belum dilakukan. Sehingga belum diketahui siapa yang terlibat dalam dugaan korupsi dana hibah tersebut.

Juga dalam beberapa berita yang lalu. Ketua KONI Banjarbaru, Daniel Itta menjawab bahwa tidak mengetahui temuan yang disangkakan. Lantaran karena semua sudah dilakukan sesuai prosedur. Pihaknya pun mengaku siap menghormati proses dari Kejaksaan. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers