MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 11 Januari 2020 08:46
SELAMAT DATANG..! Inilah Sesungaian A Yani
SESUNGAIAN: Genangan di ruas Jalan A Yani di Km 36 depan kampus ULM Banjarbaru, Kamis (9/1) sore. Sejumlah pemuda membantu pengendara agar tak terjebak di genangan.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Setiap kali hujan deras, sejumlah titik jalan di Banjarbaru langsung jadi genangan. Kondisi ini tentu menyulitkan para pengguna jalan. Apalagi ketika debit airnya tinggi, kendaraan yang melewatinya bisa mogok. Lalu lintas pun jadi macet.

Dari penelusuran Radar Banjarmasin, setidaknya ada tiga lokasi di sepanjang Jalan A Yani di Banjarbaru yang tergenang setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Kota Idaman ini.

Salah satunya ialah di Jalan A Yani Km 36, tepat di depan Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarbaru. Saat hujan deras turun Kamis (9/1) sore, genangan di jalan ini cukup dalam. Hingga mengakibatkan kemacetan dan sejumlah kendaraan mogok di jalur menuju Banjarmasin.

Astono, salah seorang sekuriti di Hotel Roditha mengatakan, air yang menggenang di jalan tersebut hampir setinggi lutut orang dewasa. Sehingga menyulitkan para pengendara yang melintas. "Jalan sempat macet, beberapa mobil juga mogok. Karena selain dalam, genangan juga cukup panjang; sekitar 50 meter," katanya, kemarin.

Dia menduga genangan terjadi disebabkan oleh drainase yang buntu. Hal itu diketahuinya karena dirinya melihat air hujan meluap dari selokan. "Air malah keluar dari selokan. Itu tandanya selokan buntu jadi air tidak bisa mengalir dengan baik, lalu akhirnya meluap ke jalan," ujarnya.

Genangan sendiri menurutnya terjadi setiap kali hujan turun. Kondisi itu memaksa Satlantas Polres Banjarbaru turun ke jalan untuk mengatur lalu lintas dan membantu mobil yang mogok. "Suasana seperti itu selalu terlihat setiap kali hujan," ucap Astono.

Hanya saja dia mengungkapkan, ketika hujan reda genangan air cepat surut. "Tidak sampai dua jam jalan sudah kering kembali," ungkapnya.

Meski begitu, genangan tentu harus jadi perhatian instansi terkait. Pasalnya Jalan A Yani Km 36 menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dari Hulu Sungai yang ingin ke Banjarmasin, atau sebaliknya.

Bukan hanya itu, jalan yang berada tidak jauh dari Bundaran Simpang 4 Banjarbaru tersebut juga termasuk salah satu akses menuju Bandara Syamsudin Noor bagi masyarakat dari arah Hulu Sungai, Pelaihari dan Mandiangin. Kalau terjebak macet di sana gara-gara banjir, tentu para calon penumpang bisa terlambat sampai ke bandara.

Apalagi, jalan yang tergenang di kawasan itu tepat berada di lajur arah Banjarmasin. Yang notabene digunakan masyarakat menuju ke akses bandara lewat Jalan Kebun Karet, Guntung Payung.

Jika pembenahan belum juga dilakukan dan jalan masih tergenang saat hujan deras, masyarakat yang ingin menuju bandara disarankan menggunakan alternatif jalan lain agar tidak terjebak macet.

Salah satunya ialah Jalan Rahayu, Sungai Paring, Martapura yang berada di Batas Kota. Dari sana, pengendara bisa tembus ke Jalan Panglima Batur. Kemudian, ke Jalan Karang Anyar yang terhubung dengan akses bandara.

Selain di Jalan A Yani Km 36, titik kedua yang perlu dihindari pengguna jalan karena genangan ialah di Jalan A Yani Km 33. Berdekatan dengan lampu lalu lintas di depan Jalan RO Ulin, Loktabat.

Anto, salah seorang warga sekitar menuturkan, setiap kali hujan turun air yang menggenangi jalan di sana lumayan dalam. "Dalam air bisa sampai setengah ban sepeda motor. Jadi, lumayan menyulitkan pengendara," tuturnya.

Sama dengan di Jalan A Yani Km 36, dia menyampaikan, genangan di jalan dekat lampu lalu lintas RO Ulin juga seringkali menyebabkan kemacetan. "Jadi kalau mau cepat-cepat, mending mencari jalan lain ketika hujan lebat. Apalagi kalau mau ke bandara, bisa ketinggalan pesawat," ucapnya.

Bagi pengendara dari arah Banjarbaru yang ingin ke bandara ketika hujan lebat, dia menyarankan supaya langsung putar balik lewat u-turn sebelum Jembatan Kembar. Setelah itu, masuk ke Jalan Citra Megah Raya 1 yang berada tepat di samping Syihab Ponsel. "Keluar dari jalan itu, kita langsung tembus di Jalan Panglima Batur. Dari situ kita bisa ke Karang Anyar lalu menuju akses bandara," paparnya.

Menurutnya, jalan di dekat lampu lalu lintas RO Ulin itu sering terendam dikarenakan drainase yang ada tidak sanggup menampung banyaknya air hujan yang turun. Sehingga meluap ke jalan. "Jadi kalau mau tidak ada genangan, drainase di sini perlu dilebarkan," ujarnya.

Beralih dari sana, ada satu titik genangan lagi di Jalan Nasional. Yakni di Jalan A Yani Km 29. Tepat di seberang RM Berkat. Salah satu warga sekitar, Rahmad, mengungkapkan, saat hujan lebat Kamis (9/1) sore badan jalan di sana terendam sedalam 30 sentimeter. "Karena ada genangan itu, jalan lumayan macet," ungkapnya.

Dia menduga genangan terjadi dikarenakan selokan di sekitar sana buntu. "Selokan buntu, jadi airnya meluap ke jalanan. Tapi saat hujan reda, sebentar surut," bebernya.

Lalu bagaimana dengan warga yang ingin ke bandara supaya bisa menghindari kemacetan di sana? Dia menyarankan, supaya pengendara ke akses bandara lewat Jalan Sapta Marga yang berada sebelum ada genangan air. "Kalau tidak ada genangan, bisa saja kendaraan ke akses bandara lewat Jalan Bina Putra," sarannya.

Selain Jalan A Yani, Jalan Trikora juga perlu jadi perhatian pengendara saat hujan. Sebab, di sana ada satu titik yang sering tergenang. Yakni, tepat di depan Kompleks Galuh Marindu Residence.

Rifa'i salah seorang warga sekitar mengatakan, genangan di sepanjang jalan itu bisa mencapai sepanjang 20 meter lebih dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. "Jadi kalau hujan lebat, mobil lebih baik putar balik. Karena bisa mogok," ujarnya.

Dia mengungkapkan, kalau hujan deras lebih baik pengendara dari arah Cempaka menghindari lewat Jalan Trikora. "Kalau bisa lewat Jalan Kantor Gubernur saja. Karena bisa tembus ke Masjid Al Munawwarah atau Bundaran Palam," ungkapnya.

Genangan yang terjadi di jalan itu sendiri menurutnya lantaran kontur jalan yang lebih rendah dibandingkan yang lainnya. Sehingga, air tertampung di sana. "Kalau bisa sih drainasenya saja diatur, bagaimana supaya air bisa mengalir dengan bagus," tuturnya.

Menanggapi permasalahan adanya genangan di beberapa titik jalan di wilayah Banjarbaru, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Banjarbaru Eka Yulisda menyampaikan bahwa pihaknya selama ini selalu berkoordinasi dengan Pemprov Kalsel dan Balai Jalan untuk melakukan penanganan.

"Hari ini (kemarin) pihak Balai Jalan melakukan peninjauan ke beberapa titik yang tergenang. Infonya, akan dibenahi secara bertahap mulai tahun ini," jelasnya. (ris/by/bin)


BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 12:04

Menata Pasar, Keseriusan Pemkab HST Dipertanyakan

BARABAI - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Hulu Sungai…

Jumat, 28 Februari 2020 11:58

Sandiaga Bakal Kembali Hadiri Haul Guru Sekumpul

Haul ke-15 Guru Sekumpul kembali dihadiri berbagai tokoh penting. Salah satu…

Jumat, 28 Februari 2020 11:50

Ingin Dampingi Sahbirin, Muhidin Belum Mau Menanggapi Isu Bakal Digeser Hasnur

BANJARMASIN – Teka-teki siapa pendamping Sahbirin Noor pada Pilgub kali…

Jumat, 28 Februari 2020 11:47

Nadjmi-Jaya Dapat PKS

BANJARMASIN - Konstelasi politik Pilwali Banjarbaru semakin menarik. Setelah PDI…

Jumat, 28 Februari 2020 11:45

3 Jembatan Sungai Lulut Diresmikan, PKL Nakal akan Ditertibkan

BANJARMASIN - Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Sungai Lulut…

Jumat, 28 Februari 2020 10:45

Sudah Difinalisasi, Tata Tertib Dewan Masih Diperdebatkan

BANJARMASIN - Sekalipun sudah difinalisasi, penetapan tata tertib (Tatib) DPRD…

Jumat, 28 Februari 2020 10:28

102 Guru Keluhkan Tunjangan Kinerja yang Berubah

BANJARMASIN – Keluhan muncul dari 102 guru yang mengajar di…

Jumat, 28 Februari 2020 09:48

Haul Sekumpul, 29 Februari, Angkutan Besar Dihentikan

RANTAU - Puluhan mobil angkutan besar yang melintas di depan Terminal Bypass…

Jumat, 28 Februari 2020 09:46

Rutan Rantau Siapkan Ruang Tunggu

RANTAU - Satu bulan sudah menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas…

Jumat, 28 Februari 2020 09:42
Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Gelar Apel Gabungan Persiapan Haul

BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru, Kamis (27/2) pagi menggelar Apel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers