MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 12 Januari 2020 10:35
Sungai Martapura Tercemar Oli, Direktur PDAM pun Khawatir
Kasus pencemaran oli di Jalan Pierre Tendean terbongkar

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Setelah kasus pencemaran oli di Jalan Pierre Tendean terbongkar, PDAM Bandarmasih memastikan air baku dari Sungai Martapura belum terdampak.

Jaminan itu disampaikan Direktur Utama PDAM Bandarmasih Yudha Ahmadi. Pasokan dari Intake Sungai Bilu masih aman. Tapi bukan berarti ia tak khawatir.

"Alhamdulillah, masih aman. Karena lokasi pengambilan air bakunya lebih ke atas dari lokasi temuan lokasi pencemaran," kata Yudha, kemarin (11/1).

Dari sebuah rumah di kawasan siring itu, oli kedaluwarsa ditimbun. Padahal oli tergolong limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Tapi malah dibuang ke sungai secara sembarangan.

Diingatkan Yudha, fungsi Sungai Martapura bagi kehidupan masyarakat Banjarmasin begitu vital. Masih banyak yang menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari. Termasuk PDAM sebagai sumber air baku untuk diolah menjadi air leding.

"Terus terang, kalau limbah mengalir ke air baku dan terambil, jelas sangat berbahaya. Selain itu, air tercemar akan membengkakkan cost pengolahan air," jelasnya.

Yudha khawatir, jika pencemaran dibiarkan, semakin banyak limbah yang terbawa ke sungai. Ditegaskannya, pencemaran itu harus dihentikan.

"Jelas semakin jelek kualitas air baku untuk PDAM. Biaya produksi juga menjadi tinggi. Menjadi beban perusahaan," tukasnya.

Lantas, bagaimana kelanjutan temuan ini? Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono mengaku belum tahu. Kasus ini masih diselidiki Ditkrimsus Polda Kalsel.

"DLH juga dimintai keterangan. Terkait apakah PT yang bersangkutan memiliki izin aktivitas penimbunan oli. Yang jelas, aktivitasnya tampak ditutup-tutupi," pungkas Wahyu.

Diwartakan sebelumnya, kasus itu terbongkar setelah warga melapor ke DLH. Limbah oli mengaliri drainase. Sementara drainase itu berujung ke Sungai Martapura. Limbah B3 itu merupakan milik PT Alpha Gaya Bakti Pertiwi. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 10:32

Kandidat Golkar Mulai Terungkap

BANJARMASIN – Siapa kandidat bakal calon dari Partai Golkar pada…

Selasa, 25 Februari 2020 10:30

Banggar DPR RI Apresiasi Kepemimpinan Paman Birin

BANJARBARU - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…

Selasa, 25 Februari 2020 10:29

Gusar Tuntut Anggota Dewan Bikin Video

BANJARMASIN – Wajah Wakapolres Banjarmasin, AKBP Rahmat Budi Handoko sempat…

Selasa, 25 Februari 2020 10:16

Drainase Jln Garuda Menyengat

BANJARBARU - Beberapa waktu terakhir. Sebagian warga di kawasan Jalan…

Selasa, 25 Februari 2020 09:50
PARLEMENTARIA

Wakil Rakyat Berikan Masukan di Musrenbang Kecamatan

PARINGIN – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2020 untuk…

Selasa, 25 Februari 2020 09:37
Pemko Banjarbaru

Pejabat Pemko Tandatangani Dokumen Perjanjian Kinerja

BANJARBARU - Pemko Banjarbaru menggelar penandatanganan dokumen perjanjian, kinerja pejabat…

Selasa, 25 Februari 2020 09:21
Pemkab Tanah Bumbu

MTQ Kusan Hulu Diikuti 268 Peserta

BATULICIN - Sebanyak 268 peserta dari 19 desa mengikuti MTQ…

Selasa, 25 Februari 2020 09:20
Pemkab Tanah Bumbu

Tingkatkan Kemampuan Pengawas Koperasi

BATULICIN - Demi meningkatkan pengawasan terhadap perkoperasian di Kabupaten Tanah…

Selasa, 25 Februari 2020 09:20
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Ajak SKPD Saling Bersinergi

BATULICIN - Bulan Juni 2020 mendatang, akan diadakan lomba Halaman,…

Selasa, 25 Februari 2020 09:15
Pemkab Tanah Laut

Dinsos Tala Gelar Rakor DTKS

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Sosial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers