MANAGED BY:
SABTU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 13 Januari 2020 10:38
Bikin Rusak Lingkungan, Kejahatan Illegal Fishing Meluas di Tapin
BARANG BUKTI: Kadis Perikanan Tapin, Parianata bersama Kabid Perikanan Tangkap dan SDI, Hernita memperlihatkan barang-barang hasil razia illegal fishing. | Foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO,

RANTAU - Kasus penangkapan ikan dengan cara setrum menjadi perhatian serius Dinas Perikanan Tapin. Sebelumnya ada 3 kecamatan yang rawan terjadi kejahatan ini, tetapi pada 2020 ini menjadi 5 kecamatan.

Kepala Dinas Perikanan Tapin, Parianata menuturkan lima kecamatan yang masuk daerah rawan illegal fishing, Candi Laras Utara, Candi Laras Selatan, Bakarangan, Binuang dan Tapin Tengah.

"Kita akan lebih giat mengawasi 5 kecamatan itu. Razia akan kita tingkatkan," ungkapnya, Minggu (12/1) kemarin.

Pihaknya akan membentuk tim setiap desa yang menjadi rawan kasus illegal fishing. Fungsinya akan mengawasi masyarakat yang melakukan penangkapan ikan dengan setrum.

"Tim itu terdiri dari Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat yang ada di desa," katanya.
Diceritakan mantan Camat Candi Laras Utara ini, sejak ia menjabat sebagai kepala dinas, sudah 5 kali melakukan razia bersama pihak terkait. Hasilnya pun ada. Sempat mengejar pelaku yang ketahuan menangkap ikan dengan alat setrum.

"Pelaku berhasil kabur. Namun, barang bukti berupa genset, alat setrum dan ikan yang berhasil ditangkap kami amankan," ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers