MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 13 Januari 2020 10:43
Ingin Tetap Beroperasi di Kalsel, Perusahaan Wajib Pekerjakan Disabilitas, Termasuk Tambang
TAMBANG BATU BARA: Perusahaan tambang wajib mengalokasikan 1 persen kuota bagi penyandang disabilitas bila jumlah karyawannya paling sedikit seratus orang. | FOTO: ARIF SUBEKTI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Kalsel gencar melakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan di Banua. Terkait Perda nomor 4 tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas.

Perusahaan pertama yang disambangi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Iberahim Noor bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kalsel adalah PT NPLCT Arutmin Indonesia di Kabupaten Kotabaru. Iberahim Noor mengatakan dalam salah satu pasal diatur perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen tenaga kerja penyandang disabilitas dari jumlah pekerja paling sedikit seratus orang.

“Pasal 25 ayat 2. Ini yang nantinya harus dipenuhi oleh setiap perusahaan, dan akan kami pantau di tahun berikutnya,” ujar Ibrahim, kemarin (12/1). Politisi dari Partai Nasdem ini menegaskan bahwa pihaknya juga sekalian memantau pelaksanaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan di situ.

Menurutnya, perda ini berupaya menyejajarkan para penyandang disabilitas sebagai warga negara yang mempunyai kedudukan hukum dan memiliki hak asasi manusia yang sama. Di Kalsel diharapkan tidak ada lagi segala bentuk diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam pemenuhan hak-haknya dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Superintendent PT NPCLT, Sabirin Noor mewakili pimpinan perusahaan menyampaikan kunjungan ini bisa terus berlanjut. “Supaya informasi-informasi yang berkaitan dengan perusahaan bisa dapat langsung diketahui,” ujarnya.

Sahbirin berjanji akan mempelajari isi perda dan kondisi perusahan saat ini. “Kami perlu rundingkan secara internal bagaimana penerapan perda ini dengan kondisi perusahaan,” ucapnya.

Kabid Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja (Binwasnaker) Disnakertrans Kalsel, Puguh Prijambada mengatakan ada beberapa hal yang didapatkan dalam pertemuan ini. Pertama, masalah BPJS Ketenagakerjaan. Terkait dengan Jaminan Hari Tua (JHT) yang waktu pencairannya sampai 2 bulan dirasakan cukup lama. “Ini akan kami pertanyakan ke BPJS,” janjinya.

Menurutnya, kalau satu bulan masih wajar karena menunggu setoran gaji terakhir dari perusahaan.

“Bisakah dimajukan sampai 3 hari, atau bahkan bila perusahaan sudah bayar langsung saja dibayarkan kepada yang bersangkutan,” cetusnya.(gmp/dye/ema)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 09:36

2 Calon Jemaah Haji asal Banjarmasin Dipastikan Batal Berangkat

BANJARMASIN - Dua calon jemaah haji asal Banjarmasin dipastikan gagal…

Minggu, 23 Februari 2020 09:35

Krusialnya Peran Unit Sterilisasi

BANJARMASIN - Keselamatan pasien adalah prioritas dalam pelayanan kesehatan. Dan…

Minggu, 23 Februari 2020 09:34

Komisi I Kecewa dengan BKD, Upaya Islah pun Gagal, Satpol PP vs BKD Masih Berlanjut

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin tak mau mendiamkan konflik antara Satpol…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kesehatan, Banjarmasin Bakal Datangkan Trainer Medik dari Jepang

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kualitas tenaga medik di kota ini,…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:15

Tercepat Dalam Penyaluran Dana Desa, Balangan Raih Penghargaan

PARINGIN  - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPBN) Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:13

Dewan Gali Raperda Perlindungan Hukum Tenaga Kerja

PARINGIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan,…

Sabtu, 22 Februari 2020 14:00

Haru-Tawa, Forkopimda Sambut Kapolres HSU AKBP Pipit dan Lepas AKBP Ahmad Arif

AMUNTAI -- Acara kenal pamit berlangsung hari di halaman Polres…

Sabtu, 22 Februari 2020 12:00

Guru Zuhdi: Jangan Saling Menghina dan Mengganggu

MARTAPURA - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengajak segenap…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:58

Akhirnya, Pilgub Tanpa Calon Perseorangan

BANJARMASIN – Pemilihan Gubernur Kalsel tahun ini, dipastikan tak ada…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:54

MALU-MALU..! Koalisi Pilgub Masih Abu-abu

BANJARMASIN - Meski sudah mencukupi syarat kursi di DPRD Kalsel,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers