MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 17 Januari 2020 11:05
Butuh Dana Besar, Dinkes Diharap Tidak Asal Salurkan Jaminan Kesehatan

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes). Tak asal menggunakan alokasi dana pendamping kesehatan. Supaya tepat sasaran.

Dana pendamping ini nominalnya tak sedikit. Rp3,7 miliar. Dikhususkan bagi warga miskin yang tak termasuk jaminan BPJS Kesehatan gratis.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Matnor Ali mengklaim alokasi dana itu ada karena perjuangan dewan. Demi menjamin hak layanan kesehatan bagi warga miskin. “Khususnya yang tidak termasuk datanya dalam jaminan iuran BPJS Kesehatan,” sebutnya.

Pemko hanya bisa menjamin iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin sebanyak 20.080 jiwa. Dari total 44 ribu kepala keluarga. "Sedangkan warga miskin yang perlu dijamin lebih 110 ribu jiwa. Artinya masih banyak yang tercecer," ucapnya.

Karena itulah, Komisi IV tak mau dana pendamping itu disalurkan asal-asalan. Harus benar-benar diberikan kepada mereka yang berhak. Jangan sampai tidak terseleksi. “Ini akan kami awasi. Kami tidak ingin tersia-siakan. Apalagi sampai salah disalurkan ke warga yang mampu,” tegas politisi Partai Golkar itu..

Peringatan itu sudah Matnor sampaikan ke Dinkes dan Dinas Sosial (Dinsos) dalam rapat yang digelar beberapa waktu lalu. Kalaupun dana itu masih kurang, Matnor bersama komisinya bersedia memperjuangkan untuk ditambah pada APBD perubahan nanti. “Tentu kami akan memperjuangkan penambahan anggaran untuk dana pendamping kesehatan itu," janjinya.

Intinya, Komisi IV punya komitmen memperjuangkan hak jaminan kesehatan bagi warga miskin di kota ini. “Ini sudah menjadi tugas kami bersama,” janjinya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi berterima kasih karena Komisi IV sudah mengawal anggaran tersebut. "Memang kami akui itu adalah bantuan usulan dari Komisi IV," ucapnya.

Machli menegaskan tentu pihaknya akan menggunakan dana tersebut sesuai ketentuan berlaku.

"Pertama, dana itu untuk memenuhi hak masyarakat miskin yang tidak atau belum terdaftar sebagai peserta BPJS," sebutnya.

"Kedua, diperuntukkan bagi masyarakat terdaftar BPJS dan semua pelayanan yang dibutuhkan oleh indikasi medis, namun BPJS atau pelayanan lainnya itu tidak menjaminnya. Ketiga, untuk seluruh orang-orang yang terlantar di kota Banjarmasin," lanjutnya. Dana pendamping ini juga diperuntukkan untuk warga masyarakat yang berobat di Puskesmas dan RS.

Mekanisme pemberian dana pendampingan itu antara lain masyarakat yang meminta surat keterangan dari kelurahan dan kecamatan bahwa dari keluarga miskin. Tentu semua itu harus divalidasi oleh Dinas Sosial. Dinsos harus membenarkan orang itu tidak termasuk dana BPJS. Supaya tidak double pembiayaan.

“Itulah pentingnya validasi dari Dinsos. Jika semua sudah terpenuhi, baru kami menggunakan dana tersebut. Intinya harus tervalidasi oleh Dinsos," jelasnya.(nur/dye/ema)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 17:10
PT PLN Kalselteng

Jelang Haul Sekumpul, PLN Imbau Perhatikan Jarak Aman Pasang Umbul-umbul

BANJARBARU – Jelang pelaksanaan Haul ke-15 KH Muhammad Zaini Abdul…

Senin, 17 Februari 2020 12:58
Pemkab Hulu Sungai Utara

Dua Peserta Raih Skor Tertinggi SKD CPNS HSU

AMUNTAI - Sejak dilangsungkan pada Jumat (14/2) tadi sampai Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers