MANAGED BY:
KAMIS
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52
Subsidi LPG Belum Dicabut Saja Sudah Berat, Apalagi Dicabut..!!
BIKIN SUSAH RAKYAT: Kebijakan pencabutan subsidi gas LPG dirasakan berat oleh masyarakat.

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Kabar pemerintah mengubah skema subsidi gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg di pertengahan tahun nanti, sudah membuat pedagang makanan resah. Bahkan, beberapa pedagang sudah berencana menaikkan harga.

“Kabar ini sudah saya dengar sepekan lalu. Katanya tak lagi disubsidi pemerintah, sehingga harganya bisa mencapai Rp30 ribu lebih,” ujar acil Sanah, pedagang gorengan di Banjarmasin kemarin.

Dia pun dilema, mau meninggalkan gas melon ini, menggantinya dengan minyak tanah. Tapi minyak tanah sendiri sudah sangat langka di masyarakat. Bahkan hampir tak ada lagi.

“Kalau nanti harganya naik, otomatis harga jualan saya pun akan naik juga,” tukasnya.

Dalam sepekan, paling tidak Sanah menghabiskan sekitar 4 tabung. Itu pun sudah diirit. Untuk beli gas elpiji 5,5 Kg (bright gas) apalagi elpiji yang isi 12 Kg, Sanah mengaku agak berat.

“Jualan saya kecil-kecilan. Nyarinya saja kadang susah, belum lagi kalau harganya naik. Bisa-bisa saya gulung tikar,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers