MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 19 Januari 2020 00:50
DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian
BEREBUT: Sejumlah warga saat berebut durian yang dibagikan panitia dari atas truk dalam festival durian di Kiram Park, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, MARTAPURA - Perhelatan festival durian bertajuk "Gerakan Makan Buah Lokal Bersama Paman Birin" di Kiram Park, Sabtu (18/1) kemarin di luar dugaan mendapat antusias luas masyarakat. Setidaknya puluhan ribu warga datang dari berbagai daerah berjuang keras untuk bisa sampai ke lokasi acara karena padatnya jalan menuju Kiram.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, arus jalan menuju Kiram Park mengalami kemacetan total. Kepadatan diperkirakan terjadi hingga tiga kilometer.

Macet mulai dari Pertigaan menuju Desa Kiram. Saking padatnya kendaraan roda dua dan roda empat, untuk menempuh jarak tiga kilo meter tersebut, wartawan koran ini memerlukan waktu hingga satu setengah jam.

Sumber kemacetan sendiri cukup beragam, selain padatnya kendaraan juga dipengaruhi oleh adanya sejumlah mobil yang mogok di tengah jalan. Serta, kondisi jalan yang berliku dan menanjak.

Ifan, salah seorang warga dari Banjarmasin yang juga terjebak macet mengaku tak menyangka antusias masyarakat sangat tinggi untuk menghadiri festival durian yang digelar Pemprov Kalsel tersebut. "Saya kira jalan tidak semacet ini," katanya.

Dia mengaku baru kali ini ikut menghadiri festival durian yang mulai digelar pada 2019 itu. "Tahu acara ini dari media sosial. Durian yang dibagikan banyak, jadi tertarik mau ke sini," ujarnya.

Akibat macetnya lalu lintas, sejumlah warga ada yang putus asa dan memilih untuk kembali. Selain itu, ada juga yang memutuskan memarkir kendaraannya lalu berjalan kaki menuju lokasi festival durian.

Seperti yang dilakukan Yeni, bersama suami dan anaknya. Warga Banjarbaru ini mengaku berjalan kaki hingga 2 kilo meter, guna menghindari kemacetan. "Malah lebih cepat jalan kaki, daripada naik motor. Soalnya, macet total," ujar Yeni.

Sementara itu, di lokasi pesta durian, tampak sejumlah warga sedang berebut durian yang dibagikan oleh para panitia dari atas truk. Hanya dalam beberapa menit, satu truk durian pun habis diserbu masyarakat.

Selain dari atas truk, durian juga dibagikan dari atas panggung hiburan. Tampak, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor membagikannya langsung ke masyarakat.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman mengaku kaget dengan antusias masyarakat. Pasalnya, hanya dalam waktu satu jam, 43 ribu durian habis diserbu warga. "Ini merupakan tahun kedua festival durian. Masyarakat memang selalu antusias. Tahun lalu, kami sediakan 12 ribu durian juga habis hanya dalam beberapa menit," katanya.

Dia mengungkapkan, durian yang mereka bagikan secara gratis didatangkan dari sejumlah kabupaten sentra durian di Kalsel. Seperti, Banjar, Tabalong, HSS, Tanah Bumbu, Balangan dan Tanah Bumbu. "Pecetus acara ini adalah Gubernur Kalsel, Paman Birin. Tujuannya supaya semua masyarakat bisa merasakan bagaimana rasa durian," ungkapnya.

Selain itu, dia menyampaikan, festival durian juga digelar untuk mensejahterakan para petani durian. "Karena dengan adanya festival ini durian para petani jadi laku," ucapnya.

Melihat antusiasnya masyarakat, Syamsir menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel berencana menggelar festival durian lebih besar pada tahun depan. "Kami ingin mengundang peserta dari luar negeri dan menambah durian gratis hingga dua kali lipat dari tahun ini," paparnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga mengaku kaget dengan antusias masyarakat. "Mungkin karena warga kita banyak sebagai pecinta durian, sehingga musim durian sangat dinantikan," bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, selain bagi-bagi durian gratis juga digelar kontes durian. Di mana pemenang pertama dan kedua diraih durian dari Tanah Laut. Sedangkan juara tiga dari Kabupaten Banjar.

Usai bagi-bagi hadiah untuk pemenang kontes, selanjutnya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menerima dua penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Yakni, penghargaan penyajian durian terbanyak dengan 43 ribu buah. Serta, penghargaan makan durian dengan peserta terbanyak (24 ribu peserta). "Penghargaan kami berikan, karena hanya di sini penyajian durian dan peserta terbanyak yang pernah kami temukan," ungkap General Manager LEPRID, Fisca Mahu.

Dia mengapresiasi gelaran Gerakan Makan Buah Lokal Bersama Paman Birin. Karena menurutnya sangat baik dalam mengembangkan buah lokal. "Saya sendiri sudah beberapa kali mencicipi durian di sini. Rasanya memang luar biasa," pungkasnya.

Luka dan Pingsan karena Rebutan

Banyaknya durian yang dibagikan secara cuma-cuma dalam festival durian di Kiram Park membuat puluhan ribu masyarakat berebut untuk mendapatkannya. Akibatnya beberapa dari warga harus dirawat tim kesehatan, lantaran pingsan dan luka-luka.

Salah satu pengunjung yang sempat ditandu dikarenakan pingsan ialah, Suhadi. Warga Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut ini mengeluh sesak nafas usai ikut berebut durian. "Tadi tiba-tiba duduk dan susah bernafas jadi ditandu ke sini (pos kesehatan)," kata anaknya, Ayu.

Dia menolak jika ayahnya pingsan disebut lantaran kebanyakan makan durian. Sebab, hingga tak sadarkan diri, Ayu menyebut sang ayah belum ada memakan durian. "Jadi mungkin karena berdesakan tadi saja, sehingga pingsan," ujarnya.

Sementara itu, selain Suhadi, anggota BPBD Kalsel, Mansyah menyampaikan, total ada enam warga yang sempat mereka rawat sepanjang festival durian. "Rata-rata terluka karena berdesakan. Tidak ada yang pingsan gara-gara kebanyakan makan durian," ucapnya.

Dia merincikan, luka yang diderita warga diantaranya memar karena terinjak. Lalu luka tertusuk kulit durian. Serta, terkena api rokok. "Tapi semuanya tidak sampai dibawa ke rumah sakit. Bisa langsung ditangani di tempat," bebernya.

Bukan hanya BPBD Kalsel, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel juga ternyata sempat menangani warga yang pingsan. Kepala Dinkes Kalsel Muslim mengungkapkan, ada empat warga yang mereka tangani. "Rata-rata karena berdesakan," paparnya.

Namun dia menuturkan, warga yang pingsan langsung pulih setelah ditangani. Karena tidak ada yang luka serius. "Iya, sebentar langsung pulih. Jadi aman saja semuanya," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 17:10
PT PLN Kalselteng

Jelang Haul Sekumpul, PLN Imbau Perhatikan Jarak Aman Pasang Umbul-umbul

BANJARBARU – Jelang pelaksanaan Haul ke-15 KH Muhammad Zaini Abdul…

Senin, 17 Februari 2020 12:58
Pemkab Hulu Sungai Utara

Dua Peserta Raih Skor Tertinggi SKD CPNS HSU

AMUNTAI - Sejak dilangsungkan pada Jumat (14/2) tadi sampai Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers