MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Januari 2020 08:14
Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani
Petugas Satpol PP Banjarbaru saat memergoki badut yang sedang mangkal di pinggir jalan raya, depan Q Mall Banjarbaru beberapa waktu lalu. | FOTO: SATPOL PP BANJARBARU

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru, nyatanya para badut hingga kini masih nekat beroperasi di pinggir Jalan A Yani.

Seperti halnya, di depan Q Mall Banjarbaru masih ada ditemukan badut yang mangkal.

Padahal, di sepanjang lokasi itu badut dilarang beroperasi. Karena dianggap bisa mengganggu arus lalu lintas serta para pengguna jalan yang melintas.

Anggota PPNS Satpol PP Yanto Hidayat mengatakan, di sepanjang Jalan A Yani di depan Q Mall Banjarbaru sebenarnya selalu mereka awasi. Namun, para badut tetap saja berusaha mangkal dengan mencari waktu ketika petugas Satpol PP tidak ada.

"Kami 'kan mengawasinya dari sore sampai malam. Nah, mereka beroperasinya ketika petugas tidak ada. Yakni, pagi sampai siang," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, badut masih nekat mangkal lantaran perlu uang untuk menafkahi keluarganya. Padahal, menurutnya sanksi yang diberikan Satpol PP sudah lumayan berat. Yakni, menyita kepala kostum badut selama satu bulan.

"Tapi ya seperti itu lah. Kerjaan kita seperti tidak ada hasilnya, karena mereka mencari urusan perut (nafkah)," ungkapnya.

Karena kenekatan badut tersebut, Yanto menyampaikan, hingga kini sudah ada 30 kepala kostum badut yang pernah mereka amankan. "Para badut pun sudah tahu konsekuensinya, kalau kedapatan ditertibkan mereka sudah siap menerima sanksinya," ucapnya.

Dia menjelaskan, Pemko Banjarbaru sebenarnya tidak melarang badut mencari nafkah. Asalkan, jangan mangkal di depan Q Mall Banjarbaru dan di sepanjang Jalan A Yani. Karena menurutnya sangat mengganggu pengguna jalan lain dan menyebabkan kemacetan.

"Seharusnya mereka ada di taman-taman dan di tempat bermain anak-anak. Atau di tempat-tempat wisata. Bukannya, di pinggir jalan raya," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers