MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 21 Januari 2020 07:47
Mati Lampu, Warga Berhak Kompensasi, Praktisi Hukum: Semoga Masyarakat Gugat PT PLN Kalsel-Teng, Akan Kami Bantu
BERMODAL KOREK: Salah seorang warga Banjarbaru terpaksa menggunakan penerangan minim untuk membaca koran kala listrik di wilayahnya padam akibat adanya gangguan transmisi di PLN Kalselteng.| Foto: Muhammad Rifani/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dampak pemadaman aliran listrik Minggu (19/1) kemarin, diharap bisa menyadarkan masyarakat akan aspek hukum dari pemadaman. Lembaga bantuan hukum Borneo Law berencana melakukan gugatan kepada PT PLN Kalsel-Teng.

“Kami siapkan gugatan ke PLN apabila masyarakat memberi kuasa ke kami,” ujar Presiden Direktur Borneo Law Firm, Muhammad Pajri kemarin.

Menurutnya, masyarakat berhak diberi kompensasi kerugian dampak dari gangguan listrik tersebut. Pihaknya bahkan menduga, PLN tidak bekerja profesional.

“Dari dahulu sampai sekarang persoalannya selalu terulang. Alasannya tak berdasar dan klasik. Ini dugaan kami, PLN tak profesional. Mereka harus memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami masyarakat ini,” tegasnya. 

Dia mengambil contoh seperti kasus padamnya aliran listrik di Pulau Jawa bulan Agustus 2019 lalu. Kala itu PLN, berani membayar ganti rugi hingga triliunan rupiah akibat padamnya aliran listrik.

“Mengacu kasus serupa, harusnya PLN dan pemerintah pusat adil. Lalu bagaimana dengan PLN Kalsel-Teng?,” tanyanya.

Padamnya aliran listrik kemarin, menurutnya sangat merugikan masyarakat yang sehari-hari sangat mengandalkan pasokan listrik untuk melakukan aktivitas. “Mudah-mudahan setelah terpublikasi ini, ada masyarakat yang melakukan gugatan class action terhadap PLN Kalsel-Teng,” harapnya.

Dia juga berharap, Gubernur Kalsel dan Gubernur Kalteng, serta Anggota DPR RI Perwakilan Kalsel-Teng bersikap dan mendesak PLN untuk memberikan kompensasi sebagaimana tertuang dalam UU tersebut.

“Dirut PLN serta Kementerian ESDM, harus malakukan audit atas kinerja PLN Kalsel-Teng dalam pelaksanaan manajemennya,” tandasnya.

Manager Komunikasi PLN Kalseteng, Syamsu Noor menanggapi atas rencana tuntutan dari Borneo Law Firm. Diresponsnya bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait kompensasi tersebut.

"Kita akan berkoordinasi, dalam hal ini kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. Selanjutnya dari hasil rekomendasi tersebut PLN akan mematuhi semua aturan dan arahan diberikan," tanggapnya.

Apabila nanti dalam koordinasi ini akan disetujui pemerintah. Maka ia memastikan jika PLN akan melakukan pemetaan pelanggan pelanggan yang berhak untuk mendapatkan kompensasi.

"Yang berhak itu apabila pelanggan mengalami pemadaman sesuai ketentuan Pasal 6A ayat (4) Permen ESDM nomor 18 tahun 2019 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik Oleh PT Perusahaan Listrik Negara," tegasnya.

--- 

Lumpuh Hampir 23 Jam

Pemadaman listrik memang gampang membuat warga berang. Apalagi pemadaman cukup lama di hampir seluruh wilayah Kalsel dan Kalteng.

Tercatat, listrik padam sejak Minggu (19/1) pukul 17.30 Wita dan kemudian gangguan berangsur pulih mulai Senin (20/1) siang.

Dalam keterangan persnya, Manager Komunikasi PLN Kalselteng, Syamsu Noor mengklaim bahwa penyebabnya karena transimisi mengalami gangguan karena adanya sambaran petir di delapan Gardu Induk.

"Sampai saat ini dari 145 feeder yang padam akibat gangguan (Peralatan yang berfungsi menyuplai listrik ke pelanggan). 123 feeder di antaranya telah normal, artinya 85% telah normal menyuplai listrik ke pelanggan," informasinya.

Kemudian, ketika dilakukan pengecekan pasca kejadian. PLTA Ir PM Noor, PLTD Trisakti serta PLTG Trisakti kembali beroperasi dan masuk ke sistem kelistrikan pada Minggu (19/1) pukul 17.11 Wita.

“Masuknya beberapa pembangkit tersebut membantu kami dalam proses penormalan pada jalur transmisi SUTT 150 kV. Dengan normalnya transmisi, pada pukul 19.58 Wita Sistem Kelistrikan Interkoneksi Kalselteng dan Kaltim kembali terhubung,” tandasnya.

Sambungnya, pada pukul 22.54 Wita, seluruh GI yang padam telah berhasil dinyalakan kembali. Selanjutnya pada pukul 23.13 Wita, PLTU Asam-Asam berhasil sinkron kembali ke Sistem Kelistrikan Kalselteng.

Sehingga, secara bertahap PLN melakukan proses penormalan jaringan distribusi listrik kepada pelanggan. Tahapan ini memerlukan waktu sampai PLTU Pulang Pisau optimal menyuplai listrik.

Pihaknya sendiri saat ini mengungkapkan berharap bahwa tidak ada gangguan susulan. Mengingat, usai upaya yang dilakukan, Listrik sudah dapat disalurkan kembali ke pelanggan.

"Kami berharap ke depannya tidak ada lagi kejadian seperti ini, yakni adanya gangguan kembali," katanya.

Syamsu turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tidak terduga yang dikarenakan gangguan alam ini. "Kami mohon doanya agar proses penormalan suplai listrik dapat berjalan lancar dan aman," pungkasnya. (rvn//mof/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 09:36

2 Calon Jemaah Haji asal Banjarmasin Dipastikan Batal Berangkat

BANJARMASIN - Dua calon jemaah haji asal Banjarmasin dipastikan gagal…

Minggu, 23 Februari 2020 09:35

Krusialnya Peran Unit Sterilisasi

BANJARMASIN - Keselamatan pasien adalah prioritas dalam pelayanan kesehatan. Dan…

Minggu, 23 Februari 2020 09:34

Komisi I Kecewa dengan BKD, Upaya Islah pun Gagal, Satpol PP vs BKD Masih Berlanjut

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin tak mau mendiamkan konflik antara Satpol…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kesehatan, Banjarmasin Bakal Datangkan Trainer Medik dari Jepang

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kualitas tenaga medik di kota ini,…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:15

Tercepat Dalam Penyaluran Dana Desa, Balangan Raih Penghargaan

PARINGIN  - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPBN) Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:13

Dewan Gali Raperda Perlindungan Hukum Tenaga Kerja

PARINGIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan,…

Sabtu, 22 Februari 2020 14:00

Haru-Tawa, Forkopimda Sambut Kapolres HSU AKBP Pipit dan Lepas AKBP Ahmad Arif

AMUNTAI -- Acara kenal pamit berlangsung hari di halaman Polres…

Sabtu, 22 Februari 2020 12:00

Guru Zuhdi: Jangan Saling Menghina dan Mengganggu

MARTAPURA - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengajak segenap…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:58

Akhirnya, Pilgub Tanpa Calon Perseorangan

BANJARMASIN – Pemilihan Gubernur Kalsel tahun ini, dipastikan tak ada…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:54

MALU-MALU..! Koalisi Pilgub Masih Abu-abu

BANJARMASIN - Meski sudah mencukupi syarat kursi di DPRD Kalsel,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers