MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 22 Januari 2020 09:04
40% Peserta BPJS Menunggak

PROKAL.CO, Ketika sehat, lupa sampai menunggak. Pas jatuh sakit, baru membayar. Besar pengeluaran ketimbang pemasukan, itulah yang dihadapi BPJS Banjarmasin.

---

BANJARMASIN - Nominal iuran BPJS Kesehatan memang naik. Tapi tak mengurangi jumlah pesertanya di Kalsel. Pendaftarnya justru semakin bertambah, termasuk di Banjarmasin.

Kepala BPJS Banjarmasin Tutus Novita Dewi menyebut kenaikan itu hanya berdampak pada penurunan kelas. Banyak permintaan begitu. Semula kelas I menjadi kelas III. Alasannya karena kemampuan ekonomi.

"Pemohon yang datang ke kantor kami tidak ada perubahan. Setiap harinya ada 100-200 orang yang datang. Untuk mendaftar baru atau minta turun kelas," ungkapnya usai rapat koordinasi bersama Komisi III DPRD Banjarmasin, kemarin (21/1).

Penurunan kelas ini mungkin dilakukan. Bahkan cukup mudah. Karena ada program praktis yang difasilitasi Dinas Kesehatan.

"Penurunan kelas bisa dilakukan walaupun baru satu bulan jadi peserta BPJS. Cukup bawa KTP dan kartu peserta. Kalau dulu harus menunggu selama setahun dulu," ucapnya.

Intinya, tak ada penurunan jumlah peserta BPJS. Nah, di sinilah masalahnya. Bertambahnya jumlah peserta justru menjadi momok. Lantaran iuran yang disetorkan menunggak hingga 40 persen, alias sekitar Rp30 miliar.

"Sekitar 672 ribu jiwa penduduk Kalsel menjadi peserta BPJS. Kurang lebih 556 ribu ikut JKN (Jaminan Kesehatan). Tapi yang bayar iuran cuma sekitar 60 persen," ungkapnya.

Novita menyebut ada berbagai alasan yang memaksa peserta BPJS tak membayar iurannya. Mulai dari kemampuan ekonomi kurang, hingga lantaran kurangnya kesadaran untuk memenuhi kewajiban.

"Pas sakit saja yang bayar. Sayangnya ketika sehat tidak mau bayar. Kebanyakan begitu," katanya.

Akhirnya, besar pasak ketimbang tiang. Iuran yang diterima tak sebanding dengan yang dikeluarkan. "Lebih banyak yang dikeluarkan. Bahkan bisa sampai dua kali lipat," imbuhnya.

Hanya saja Novita enggan membeberkan angkanya. Yang pasti di Kalsel setiap bulan banyak yang menunggak.

Dampaknya tak sederhana. Pembayaran di rumah sakit juga tertunggak. Sekalipun ada solusi mengatasinya, meminjam dana talangan ke bank yang diajukan rumah sakit.

"Rumah sakit tak dirugikan. Karena cuma dikenakan bunga 0,8 persen. Sedangkan BPJS harus didenda 1 persen jika terlambat membayar ke rumah sakit," jelasnya. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 09:36

2 Calon Jemaah Haji asal Banjarmasin Dipastikan Batal Berangkat

BANJARMASIN - Dua calon jemaah haji asal Banjarmasin dipastikan gagal…

Minggu, 23 Februari 2020 09:35

Krusialnya Peran Unit Sterilisasi

BANJARMASIN - Keselamatan pasien adalah prioritas dalam pelayanan kesehatan. Dan…

Minggu, 23 Februari 2020 09:34

Komisi I Kecewa dengan BKD, Upaya Islah pun Gagal, Satpol PP vs BKD Masih Berlanjut

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin tak mau mendiamkan konflik antara Satpol…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kesehatan, Banjarmasin Bakal Datangkan Trainer Medik dari Jepang

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kualitas tenaga medik di kota ini,…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:15

Tercepat Dalam Penyaluran Dana Desa, Balangan Raih Penghargaan

PARINGIN  - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPBN) Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan…

Sabtu, 22 Februari 2020 17:13

Dewan Gali Raperda Perlindungan Hukum Tenaga Kerja

PARINGIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan,…

Sabtu, 22 Februari 2020 14:00

Haru-Tawa, Forkopimda Sambut Kapolres HSU AKBP Pipit dan Lepas AKBP Ahmad Arif

AMUNTAI -- Acara kenal pamit berlangsung hari di halaman Polres…

Sabtu, 22 Februari 2020 12:00

Guru Zuhdi: Jangan Saling Menghina dan Mengganggu

MARTAPURA - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengajak segenap…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:58

Akhirnya, Pilgub Tanpa Calon Perseorangan

BANJARMASIN – Pemilihan Gubernur Kalsel tahun ini, dipastikan tak ada…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:54

MALU-MALU..! Koalisi Pilgub Masih Abu-abu

BANJARMASIN - Meski sudah mencukupi syarat kursi di DPRD Kalsel,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers