MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 23 Januari 2020 11:05
Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai
MASIH BERMASALAH: Jalan Handil Bakti yang terkendala pembebasan lahan. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti tahun ini, diprediksi tertunda. Padahal, Pemprov Kalsel sudah mengalokasikan dana untuk pembebasan lahan yang terdampak. Nilainya sebesar Rp15 miliar melalui APBD Kalsel 2020.

Terhambatnya pelebaran ruas jalan ini, lantaran pembebasan lahan di kawasan tersebut bermasalah. Diperparah lagi tim appraisal (penilai harga properti) belum dibentuk oleh Pemkab Batola. Dokumen perencanaan pun belum disiapkan. 

Anggaran yang disiapkan pemprov tersebut, rupanya tak termasuk biaya appraisal. Nah, dari pertemuan teranyar, penilaian bangunan terdampak dianggarkan oleh Pemkab Batola. Lucunya, pemprov diminta kembali menyiapkan anggaran untuk tim penilai ini.

Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Nursjamsi menerangkan, kesepakatan awal biaya appraisal disiapkan oleh Pemkab Batola. Namun, di rapat terbaru pemkab belum menyiapkan anggaran. “Kalau administrasi dan appraisal sudah keluar, kami tinggal bayar, sekarang posisinya kami harus menyiapkan administrasi sampai appraisal dulu. Tak ada anggaran untuk itu,” kata Sjamsi.

Menurutnya, dengan kondisi sekarang maka untuk melaksanakan pembayaran, perlu waktu yang cukup lama.

"Pekerjaan seperti dimulai dari awal, yaitu penyusunan dokumen perencanaan, mendata yang terkena pembebasan, berapa luasan, siapa pemiliknya dan minta bukti kepemilikan, selanjutnya baru ditetapkan melalui keputusan gubernur," ujarnya.

Setelah itu, baru diukur oleh badan pertanahan, baru tim appraisal masuk untuk menghitung harga. “Prosesnya cukup panjang kalau kami memulai dari awal, kami mengharapkan pemkab setempat sudah mempunyai hasil appraisal sehingga kami tinggal bayar,” ujarnya. 

Dia mengaskan, anggaran Rp15 miliar yang disiapkan tersebut, hanya untuk pembebasan lahan tidak termasuk dokumen awal serta tim appraisal. “Bagaimana mau membayar, dinilai saja belum. Dan berapa bangunan yang terdampak,” tukasnya.

Ketiadaan tim appraisal diakui Sekda Kabupaten Batola, Abdul Manaf. Dinas PUPR Kalsel terangnya memang tidak menyiapkan appraisal untuk pembebasan lahan. “Hasil pembicaraan saat rapat di ruangan saya, appraisal menggunakan dana provinsi,” terang Manaf kepada wartawan kemarin.

Seperti diketahui, ruas jalan nasional di Handil Bakti dilebarkan menjadi empat lajur menggunakan APBN melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI Banjarmasin.

APBN tidak mengakomodir penyiapan lahan, oleh karena itu soal lahan menjadi tanggung jawab pemkab. Dalam dua tahun terakhir pemkab setempat punya keterbatasan anggaran untuk menyiapkan lahan, sehingga dibantu oleh Pemprov Kalsel. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 17:10
PT PLN Kalselteng

Jelang Haul Sekumpul, PLN Imbau Perhatikan Jarak Aman Pasang Umbul-umbul

BANJARBARU – Jelang pelaksanaan Haul ke-15 KH Muhammad Zaini Abdul…

Senin, 17 Februari 2020 12:58
Pemkab Hulu Sungai Utara

Dua Peserta Raih Skor Tertinggi SKD CPNS HSU

AMUNTAI - Sejak dilangsungkan pada Jumat (14/2) tadi sampai Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers