MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 24 Januari 2020 11:37
Warga Banjarmasin Semakin Miskin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Selama empat tahun terakhir nampaknya menjadi masa-masa sulit bagi masyarakat Kota Banjarmasin. Bagaimana tidak, sejak 2016 sampai 2019 jumlah penduduk miskin di Kota Seribu Sungai ini terus bertambah. 

Informasi itu didapat berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin. Di mana, pada 2019 jumlah penduduk miskin di Kota Banjarmasin sudah mencapai 29.648, sedangkan di 2018 hanya 29.240. Lalu, di 2017, 28.932 dan 2016 cuma 28.750.

Dengan jumlah-jumlah tersebut, selalu menempatkan Kota Banjarmasin menjadi penyumbang penduduk miskin terbanyak di Kalsel setiap tahunnya.

Kepala BPS Kalsel Agnes Widiastuti mengaku tidak mengetahui secara pasti kenapa jumlah penduduk miskin di Banjarmasin terus bertambah. Namun, jika di lihat pada tahun lalu, dia menduga kenaikan terjadi salah satunya lantaran banyaknya musibah kebakaran.

"Sepanjang 2019 banyak bencana kebakaran di Kota Banjarmasin akibat kemarau yang berkepanjangan," katanya, kemarin.

Selain itu, dia juga menduga naiknya jumlah warga miskin disebabkan oleh banyaknya petani yang gagal panen. "Hal itu juga karena musim kemarau yang panjang pada tahun lalu," jelasnya. 

Kota Banjarmasin sendiri satu-satunya daerah yang jumlah penduduk miskinnya terus bertambah dalam empat tahun terakhir. Sebab, dari data BPS Kalsel, kabupaten/kota lain angka kemiskinannya mengalami naik turun.

Sementara itu, untuk angka kemiskinan se-Kalsel, Kepala BPS Kalsel Diah Utami menyampaikan, secara umum selama periode 2006 sampai 2019 baik pada sisi jumlah maupun persentasenya jumlah warga miskin di Banua mengalami penurunan. Meski setiap tahunnya, angkanya turun naik.

"Karena pada 2006 penduduk miskin Kalsel mencapai 278.450, dengan persentase 8,32 persen. Jauh menurun dibandingkan pada 2019 yang hanya di angka 190 ribuan," katanya.

Dia menambahkan, jika di lihat berdasarkan daerah tempat tinggal, jumlah penduduk miskin Kalsel pada periode Maret - September 2019 juga mengalami penurunan. Baik, di perkotaan maupun perdesaan. "Penurunannya masing-masing sebanyak 0,66 ribu orang di perkotaan dan 1,54 ribu orang di perdesaan," tambahnya.

Untuk mengukur angka kemiskinan sendiri, Diah menjelaskan bahwa mereka melihat dari pemenuhan kebutuhan dasar penduduk. "Dengan pendekatan ini, kemiskinan dilihat dari ketidakmampuan sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran," jelasnya.

Lanjutnya, metode pengukuran yang dilakukan sendiri ialah menghitung Garis Kemiskinan (GK) penduduk, yang terdiri dari dua komponen; Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). "Penghitungan garis kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan," ujarnya.

Diah mengungkapkan, jika penduduk memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan maka dikategorikan sebagai warga miskin. "Garis kemiskinan di Kalimantan Selatan sendiri  sebesar Rp478.123 perkapita per bulan pada September 2019," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 17:10
PT PLN Kalselteng

Jelang Haul Sekumpul, PLN Imbau Perhatikan Jarak Aman Pasang Umbul-umbul

BANJARBARU – Jelang pelaksanaan Haul ke-15 KH Muhammad Zaini Abdul…

Senin, 17 Februari 2020 12:58
Pemkab Hulu Sungai Utara

Dua Peserta Raih Skor Tertinggi SKD CPNS HSU

AMUNTAI - Sejak dilangsungkan pada Jumat (14/2) tadi sampai Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers