MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 01 Februari 2020 06:43
Target Kasus Bulanan, KPH Gencar Razia
DISITA: Tumpukan kayu hasil pembalakan liar di Kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) di Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (29/1) tadi. | FOTO: DISHUT KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU  — Perambahan hutan di Banua seperti tak ada habisnya. Rabu (29/1) tadi, Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Kalsel bersama Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan (TKPH) KPH Kusan kembali menemukan 5 meter kubik kayu yang diduga hasil dari pembalakan liar.

Berbagai jenis kayu yang sudah diolah dan digergaji berbentuk papan tersebut, ditemukan di kawasan hutan tanaman rakyat (HTR) di Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Kusan, Dawan mengungkapkan, kayu temuan itu memang diduga kuat hasil pembalakan liar di dalam kawasan hutan. "Namun, identitas pelakunya belum diketahui. Kami sudah mencari pemilik kayunya, tapi tidak menemukannya," katanya.

Dia mengungkapkan, penemuan kayu tersebut berdasarkan informasi dari Kepala Desa Teluk Kepayang. "Katanya di kawasan itu ada perambahan hutan. Personel, Rabu (29/1) langsung menggelar patroli ke sana. Ternyata benar, ada banyak tumpukan kayu yang sudah diolah," ungkapnya.

Kayu temuan selanjutkan dibawa ke Kantor KPH Kusan untuk barang bukti. 

Secara terpisah, Kepala Seksi Pengamanan Hutan Dishut Kalsel Haris Setiawan menyebut, temuan kayu ilegal di KPH Kusan menjadi kasus pertama tahun ini. “Saat ini masih didalami soal jenis kayu. Kalau memang pemiliknya tidak ditemukan, kayu akan kami lelang," tuturnya.

Di Kusan Hulu sendiri ternyata sudah beberapa kali ditemukan kayu. "Setiap tahun pasti ada, tapi pemiliknya tak ditemukan," ujarnya.

Disampaikannya, saat ini seluruh KPH gencar melakukan patroli, mereka ditarget Kepala Dinas Kalsel Hanif Faisol Nurofiq. "Satu KPH ditarget dapat kasus setiap bulannya. Bahkan, beberapa KPH harus dapat dua kasus. Entah itu temuan atau tangkapan," pungkasnya. (ris/by/bin)


BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 12:58
Pemkab Hulu Sungai Utara

Dua Peserta Raih Skor Tertinggi SKD CPNS HSU

AMUNTAI - Sejak dilangsungkan pada Jumat (14/2) tadi sampai Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 12:31

Jalani Masa Mencekam Selama 8 Hari; Masyarakat Banua, Terimalah Mereka

BANJARBARU – Nadia Ramadannisa Saubari tampak memeluk erat ibunya, Noor…

Senin, 17 Februari 2020 11:27

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu…

Senin, 17 Februari 2020 11:13

Ribuan Galam Ditanam di Hutan Lindung LA

BANJARBARU – Kelestarian Hutan Lindung Liang Anggang (HL-LA) di Kecamatan…

Senin, 17 Februari 2020 10:53

Siapa yang Diusung Golkar..? Baru Dua Daerah yang Positif

BANJARMASIN - Sejumlah nama kandidat yang akan diusung Dewan Pimpinan…

Senin, 17 Februari 2020 10:44

Sahbirin Terima Penghargaan ANRI

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bakal menerima penghargaan…

Senin, 17 Februari 2020 10:43

Pelanggan Dikerjai PDAM

BANJARMASIN - Matjahidin menjadi korban "keusilan" PDAM Bandarmasih. Lelaki 77…

Senin, 17 Februari 2020 09:45
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Drainase Buntu Segera Ditangani

BANJARBARU - Permasalahan tumpukan sampah di aliran air atau sungai…

Senin, 17 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sekda Ikuti Gerakan Salat Subuh Berjemaah

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah…

Senin, 17 Februari 2020 09:34
Pemkab Tanah Bumbu

Fasilitas Umum Nelayan Diresmikan

BATULICIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan dan meresmikan fasilitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers