MANAGED BY:
RABU
28 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 07 Februari 2020 12:22
Koruptor Tanipah Bayar Denda
KERUGIAN NEGARA: Salah satu keluarga terpidana Datmi, menyerahkan uang denda kepada Kejaksaan Negeri Batola. Nilainya mencapai Rp 200 juta. | Foto: Ahmad Mubarak/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO,

MARABAHAN - Pengembalian kerugian negara atas kasus korupsi pembagunan jembata Desa Tanipah, Mandastana, terus dilakukan Kejaksaan Negeri Batola. Awal tahun ini, pembayaran uang denda datang dari Datmi. Terpidana kasus korupsi Jembatan Tanipah Mandastana itu menyerahkan uang denda sebesar Rp 200 juta. 

Uang denda tersebut sesuai dengan petikan putusan pengadilan. "Terdakwa Datmi akhirnya membayar denda. Dan terlepas dari subsider kurungan satu tahun," ungkap Kajari Batola, La Kanna, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Andri Kurniawan, kemarin.

Terkait uang denda sebesar Rp 200 juta yang baru diterima, sudah diserahkan Kejari Batola ke BRI Cabang Marabahan. Penyerahan langsung di hadapan keluarga terpidana.

"Saat uang diserahkan kepada kami. Uang itu, langsung kami serahkan kepada BRI sebagai pnerimaan negara bukan pajak (PNBP)," ujarnya.

Enam bulan yang lalu, salah satu terpidana kasus ini, Yudi Ismani mengembalikan kerugian negara karena kasus serupa, sebesar Rp 293.408.582, berdasarkan petikan putusan Nomor 7/Pid.Sus-TPK/2019/PN. Bjm.

Dari dua pengembalian uang tersebut, sedikitnya Rp 500 juta kerugian negara bisa diselamatkan. Jumlah tersebut masih akan bertambah dari tersangka lainnya, Rusman Aji.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers