MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 08 Februari 2020 10:34
Menpan-RB: Honorer Bukan Dihapus, Tapi Ditata
BERI PENJELASAN: Tjahjo Kumolo mengatakan daerah masih perlu honorer. | Foto: M Oscar Fraby/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Isu dihapuskannya tenaga honorer dibantah oleh MenMenpan-RB) teri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Tjahjo Kumolo. Dia menegaskan yang dilakukan pemerintah bukan penghapusan, tetapi penataan.

Tjahjo menyebut di pusat memang hanya ada pegawai resmi atau ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Sementara, honorer hanya ada di daerah. Dia mengakui, daerah masih perlu honorer yang mengurusi hal teknis. Seperti tenaga kebersihan atau untuk tenaga tata usaha.

Nah, tenaga honorer tersebut terangnya bisa diambil daerah sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah membayarnya. “Bukan penghapusan kok, tapi penataan,” ujar Tjahjo usai membuka seminar Best Practices Kepemerintahan Yang Baik dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Hotel Area Barito, Banjarmasin, kemarin (7/2).

Dia mewanti-wanti, daerah jangan pernah menjanjikan tenaga honorer diangkat menjadi ASN. Pasalnya, akan menjadi beban pusat lagi untuk membayar gaji termasuk pensiunnya. “Ini yang ingin kami tata ke depan. Bukan dihapuskan,” imbuhnya.

Menurutnya, ASN harus smart, harus sesuai kebutuhan, mengurangi tenaga administrasi, tidak berlebihan tapi juga tidak kurang. Nah, yang kurang selama ini diserahkan kepada bupati/wali kota dan gubernur. “Mau ngangkat berapa saja, seperti DKI yang APBD nya besar, bisa berapa saja. Tapi sifatnya outsorcing yang gajinya sesuai upah minimum regional (UMR),” kata Tjahjo.

Mantan Mendagri tersebut menerangkan, jika tak ditata sekarang akan menjadi tumpang tindih status kepegawaian di pemerintahan. Dengan penataan ini demo-demo tenaga honorer akan hilang. "Jangan honor dijanjikan, seperti cleaning service dijanjikan jadi CPNS, inikan berat,” ujarnya.

Padahal sebutnya ada yang lebih utama, yakni tenaga guru, kesehatan, tenaga penyuluh desa, peternakan, pertanian dan perairan. Pemerintah sendiri terangnya memerlukan tenaga ahli dalam bidangnya untuk membangun daerah agar bisa maju.

“Jangan sampai tenaga administrasi jadi guru, wartawan jadi guru, merangkap-rangkap. Indonesia negara besar bukan seperti Singapura yang lebih kecil, sehingga harus ditata. Sebab sudah tertinggal 20 tahun terkait penataan birokrasi ini. Kapan lagi (berbenah),” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 10:05

New Normal Kotabaru, Harus Dievaluasi

KOTABARU – Jemaah masjid membeludak salat Jumat di Masjid Agung…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:01

Warga Pertanyaan Nasib Sumur Bor

RANTAU - Sudah beberapa bulan, kokoh terbangun sarana air bersih…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:53

2 Warga Dimakamkan dengan Protap Covid-19

AMUNTAI - Dua pasien dengan status reaktif hasil Rapid Test…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:52

Maju di Pilkada Tanbu, Gandeng H Andi Rudi Latief, Hampir Semua Partai Dukung Cuncung

BATULICIN - Anggota DPR-RI Syafruddin H Maming dipastikan maju menjadi…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:50

Pasien Pertama Corona di HST: Positif Sejak April, Baru Dinyatakan Sembuh

BARABAI- Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di HST mengumumkan tiga…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:21
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Siap New Normal

BATULICIN - Saat ini Pemkab Tanbu sudah siap menyambut pemberlakuan…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:20
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Serahkan Bantuan JPS

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo menyerahkan…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:19
Pemkab Tanah Bumbu

LKPJ 2019 Lebih Baik Dibanding Sebelumnya

BATULICIN - DPRD Kabupaten Tanah Bumbu kembali menggelar sidang paripurna…

Jumat, 05 Juni 2020 16:58
Breaking News

Pulang dari Daerah Transmisi Lokal, 3 Orang Barabai Positif Covid-19

BARABAI- Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di HST mengumumkan tiga…

Jumat, 05 Juni 2020 15:18

Mantap..! DPC Gerindra Banjarbaru Bagikan Paket Sembako dan Masker

BANJARBARU - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang begitu meresahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers