MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 09 Februari 2020 10:03
Jokowi Ingin ada Jalan Tol dari Kalsel ke Ibu Kota Negara baru, Banjarbaru-Penajam Bisa Tembus 3 Jam
Presiden RI Joko Widodo saat meladeni para tamu undangan berfoto usai acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang digelar di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2). | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Dalam kehadirannya di puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang digelar di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2), Presiden RI Joko Widodo membuka wacana pembangunan jalan tol untuk menyambungkan Kalsel dengan Ibu kota Negara Indonesia (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim.

"Saya sudah tanya ke Pak Gubernur Kalsel berapa jam dari sini ke Kaltim jika dibangun jalan tol. Kata Pak Gubernur tiga hingga empat jam saja. Bahkan dari Batulicin, bisa tembus 1,5 jam," kata Presiden saat memberikan sambutan dalam acara yang dihadiri oleh ribuan insan pers, puluhan duta besar negara sahabat dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju tersebut.

Dia mengaku baru mengetahui bahwa posisi antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu serta Kotabaru di Kalsel sangat mepet. "Kondisi jarak yang dekat ini tentu memudahkan kita untuk mengintegrasikan antar wilayah di Kalimantan khususnya Kaltim dan Kalsel," jelasnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Jokowi ini menegaskan bahwa pemerintah saat ini sangat serius menyiapkan Ibu Kota Negara yang membawa teknologi, inovasi dan sistem kerja yang baik.

"Pemindahan ibu kota negara akan menunjukkan keunggulan kita sebagai bangsa. Karena kita tidak hanya sekadar memindahkan gedung, kantor, lokasi ataupun orang. Akan tetapi, kita ingin menginstal sebuah sistem,  sehingga terjadi perubahan pola pikir, pola kerja dan kecepatan dalam bekerja," tegasnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan desain yang terpilih dari 257 yang ikut dalam sayembara, pemerintah menetapkan gaya hidup perkotaan abad 21 yang rendah karbon di ibu kota negara baru. "Selain itu, peduli lingkungan yang hijau, green city, smart city dan kompleks city," ungkapnya.

Bukan hanya itu, Jokowi juga menginginkan di ibu kota negara yang baru nanti semua kendaraan bertenaga listrik, ramah dengan pejalan kaki, ramah dengan orang yang bersepeda dan dekat dengan alam. "Kita juga ingin menjadikan momentum perpindahan ibu kota negara untuk transformasi ekonomi baru yang berbasis riset dan inovasi," bebernya.

Dia menjelaskan, untuk mewujudkan hal itu, kantor-kantor pemerintahan di IKN baru nantinya menjadi smart office. Selain itu juga dibangun klaster-klaster riset dan inovasi kelas dunia. "Di sana juga dibangun universitas riset kelas dunia," jelasnya. 

Selain di kawasan IKN baru, Jokowi menyampaikan bahwa fasilitas-fasilitas pendukung juga dibangun di daerah sekitarnya. Termasuk di wilayah Kalsel. "Tadi Pak Gubernur Kalsel menyampaikan telah menyiapkan 300 ribu hektare lahan apabila masih butuh tambahan untuk ibu kota negara. Masih ndusel terus ke presiden, berarti masih belum terima (Kalsel tidak dipilih jadi ibu kota negara) kelihatannya," ucapnya disambut gelak tawa tamu yang berhadir.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menuturkan bahwa Kalsel merasa senang dan bahagia ketika Presiden RI menetapkan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. "Padahal kita ingin sekali (IKN baru) di Kalsel, tapi sebagai masyarakat yang religius dan bersyukur kita tdak pernah putus asa. Walaupun bukan sebagai ibu kota negara, tapi Kalsel jadi gerbangnya," tuturnya.

Menurutnya, pada zaman dulu ada delapan provinsi di Indonesia yang setia dalam kesatuan Indonesia. Salah satunya adalah Kalimantan. "Dulu hanya ada Kalimantan, tidak ada Kalsel, Kaltim, Kalteng apalagi Kaltara. Tapi pusatnya berada di Kalsel, jadi pas kalau Kalsel sebagai pintu gerbang," pungkasnya. (ris/bin/ema)


BACA JUGA

Rabu, 08 April 2020 13:02
Pemkab Balangan

17 Tahun Balangan, Pembangunan Infrastruktur Terus Berkesinambungan

INFRASTRUKTUR fisik dapat didefinisikan sebagai kebutuhan dasar yang diperlukan untuk…

Rabu, 08 April 2020 11:59

Lab Corona Banjarbaru Sudah Resmi Beroperasi

BANJARBARU – Pemprov Kalsel saat ini bisa lebih cepat mengetahui…

Rabu, 08 April 2020 11:41

MUI: Boleh Jumatan di Luar Zona Merah

BANJARMASIN – Setelah mengimbau agar salat Jumat digantikan dengan salat…

Rabu, 08 April 2020 11:34

1 Pasien Batola Positif Corona, Gugus Tugas Minta Jangan Ada penolakan Pemakaman

MARABAHAN - Tercatat sebagai Kabupaten yang paling sedikit menyumbang ODP…

Rabu, 08 April 2020 11:10

Banjarmasin Luncurkan Situs Tracking Corona; Detail dan Real Time

BANJARMASIN - Pemko membuat website khusus untuk informasi COVID-19. Baru…

Rabu, 08 April 2020 11:03

Perumahan Raya Bima Disterilkan

BANJARMASIN - Setiap hari, jumlah pasien virus corona di Banjarmasin…

Rabu, 08 April 2020 11:02

Tak Ada Ujian Nasional, Diganti US Online

BANJARMASIN - Tahun ini Ujian Nasional (UN) ditiadakan. Tapi pengambilan…

Rabu, 08 April 2020 11:01

DPRD: Informasi Covid-19 Harus Sampai Pelosok

BANJARMASIN - Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya meminta Pemko Banjarmasin…

Rabu, 08 April 2020 09:00
Pemko Banjarbaru

PKK Beri Imbauan Tentang Pencegahan Penularan Covid-19

BANJARBARU - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen…

Rabu, 08 April 2020 08:58
PARLEMENTARIA

Dewan bersama Pemko Fasilitasi Warga Belanja Online

BANJARBARU - Di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini. Tak sedikit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers