MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 12 Februari 2020 09:41
PARLEMENTARIA
Aturan Zonasi Berubah, Dewan Wanti-wanti Pemko untuk Sosialisasi
Wakil Ketua Komisi DPRD Banjarbaru, A Nur Irsan Finazli

PROKAL.CO, BANJARBARU - Wakil Ketua Komisi DPRD Banjarbaru, A Nur Irsan Finazli mendorong agar Pemko Banjarbaru perlu persiapan dan sosialisasi ke Masyarakat terkait PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Khususnya kepada orang tua calon siswa.

Hal ini kata Irsan mengingat PPDB sudah di depan mata. Yang mana ia mewanti-wanti agar jangan sampai terjadi permasalahan yang sama di tahun sebelumnya.

"Lagipula, saat ini di PPDB 2020 ada perbedaan sedikit sistem zonasinya. Dalam sistem zonasi PPDB 2019, kuota jalur zonasi itu minimal 80 persen dari total 100 persen. Setelah itu baru sisanya diperuntukkan bagi jalur prestasi dan jalur pindahan," bukanya.

Maka dari itu, PPDB Tahun 2020 pandangnya untuk kuota jalur zonasi berkurang cukup signifikan. Yakni hanya menjadi 50 persen. Alhasil, konsekuensi logisnya bahwa skema kuota jalur zonasi PPDB 2020 juga berubah, yakni jalur zonasi 50 persen, afirmasi 15 persen, perpindahan 5 persen dan jalur prestasi 30 persen.

"Jadi, juga perlu diingat bahwa pemerataan akses dan kualitas pendidikan itu harus diiringi dengan inisiatif perbaikan oleh pemerintah kota Banjarbaru. Misalnya redistribusi guru ke sekolah yang kekurangan guru, ini contohnya," tambah legislator PKS ini.

Dengan pemikiran tersebut, maka tegasnya bahwa perlu persiapan matang oleh Pemko dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru. Agar dapat dipersiapkan secara berkala dalam setiap tahunnya melalui analisa kepegawaiannya.

"Sedikit ilmiah ya, kita ketahui bersama bahwa sistem zonasi itu tidak hanya mengatur pemerataan kualitas sekolah dan peserta didik saja, tetapi juga menitikberatkan pada peran dan komposisi guru di suatu daerah. Sehingga seimbang semuanya, harapannya," pesannya.

Terakhir, Irsan juga mengingatkan kembali, bahwa kebijakan pusat mengenai zonasi ini harus diselaraskan. "Iya, harus selasar dengan pemerataan kuantitas dan kualitas guru di seluruh sekolah di wilayah kota Banjarbaru," pungkasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Minggu, 29 Maret 2020 10:55

Melihat Keefektifan Kampanye Social Distancing di Masyarakat Banua

Semenjak virus corona mewabah, pemerintah memilih untuk menerapkan social distancing…

Minggu, 29 Maret 2020 10:50

Tetap Melayani, Tempat Duduk Silang Diterapkan

Di tengah pandemi Covid-19, dalam beberapa pekan terakhir sejumlah tempat…

Minggu, 29 Maret 2020 10:47

Pandemi, Keseluruhan Pilkada Bisa Ditunda

BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 membuat tahapan Pilkada di Kalsel terganggu.…

Minggu, 29 Maret 2020 10:43

Jalur Udara Jadi Perhatian Gugus

MARTAPURA – Jalur masuk lewat udara menjadi perhatian khusus Tim…

Minggu, 29 Maret 2020 10:41

Pemohon SIM Menurun Selama Pandemi, Pelayanan Pembuatan Menggunakan SOP Khusus

BANJARBARU - Efek penyebaran Covid-19 berdampak ke banyak sektor. Khususnya…

Minggu, 29 Maret 2020 10:39

Wawali Soroti Lonjakan Harga Produk Kesehatan: Minta Oknum Pedagang Tidak Memanfaatkan Situasi

BANJARBARU - Semenjak isu Covid-19 merebak. Produk untuk kesehatan seperti…

Minggu, 29 Maret 2020 10:36

Jumlah PDP Banjarmasin Bertambah

TERHITUNG kemarin (28/3), Pemko Banjarmasin mencatat sebanyak 87 orang masuk…

Minggu, 29 Maret 2020 09:27

Jual Bungkusan, Silakan

BANJARMASIN - TNI, Polri dan Pemko Banjarmasin patroli bareng mengelilingi…

Minggu, 29 Maret 2020 09:25

Bantuan PKH Dipercepat, Nominal Dinaikkan

BANJARMASIN - Ada kabar menenangkan untuk warga Banjarmasin. Khususnya bagi…

Minggu, 29 Maret 2020 09:23

Ada Apa Antara PKS dan Ibnu Sina..?

BANJARMASIN - Hingga kini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers