MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 12 Februari 2020 12:27
Nasib Bendungan Pipitak Jaya yang Direncanakan Bakal Tanggulangi Banjir Tapin

Selesai Harus Menunggu Musim Kemarau

PROYEK STRATEGIS: Bendungan Pipitak Jaya yang ikerjakan sejak tahun 2015 silam. | DOK/KHUSUS

PROKAL.CO, Dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak di Kabupaten Tapin itu, hingga saat ini belum juga selesai. Proyek ini adalah salah satu program strategis naisonal (PSN) di Kalsel yang dicetuskan oleh Presiden RI.

---

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) II, Dwi Purwantoro optimistis mengenai proyek ini. DIa mengatakan pembangunan sudah mencapai 95 persen. Dan ditarget pada akhir 2020 ini tuntas dan diresmikan.

“Tinggal pengerjaan beton plugging atau pekerjaan tutup terowongan dan pemasangan hidro mekanikal atau pipa irigasi untuk pengambilan aliran listrik,” beber Dwi kemarin.

Bendungan yang memakan biaya mencapai Rp983 miliar tersebut, disinyalir selain dapat mengairi persawahan seluas 5.472 hektare, juga sebagai pembangkit listrik dengan potensi 3,3 mega watt dan air baku sebesar 500 liter per detik.

Namun, yang paling penting adalah tujuan utama bendungan ini mereduksi banjir di kawasan Kabupaten Tapin. Disebutkannya, pengurangan banjir yang bisa ditangani mencapai 107 meter kubik per detik. “Dulu ketika banjir. bisa samai tiga hari, dengan adanya bendungan ini debit air satu hari akan turun,” sebutnya.

Pasalnya, daya tampung air di bendungan ini paparnya mencapai 50 juta meter kubik. “Bendungan ini juga, nantinya akan menjadi tempat wisata baru bagi masyarakat Kalsel,” imbuhnya. 

Dia merincikan, sisa pekerjaan fisik bendungan meliputi penyelesaian timbunan main dam atau tampungan air utama, tower intake, dan bangunan spillway. Termasuk pekerjaan jalan hantar, jalan dan jembatan relokasi.

“Meski progress pekerjaan menyisakan 5 persen, diperkirakan pembangunan baru akan selesai pada Desember 2020. Mengigat pelaksanaan dua pekerjaan terakhir yaitu beton plugging dan pemasangan hidromekanikal pada terowongan pengelak harus menunggu datangnya musim kemarau untuk mengantisipasi debit air Sungai Tapin,” paparnya.

Nah, pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan pada bulan Juli 2020 diawali dengan penutupan pintu inlet (pintu masik air) terowongan pengelak dan ditargetkan selesai pada bulan Desember. “Pekerjaan juga disesuaikan dengan kondisi cuaca,” tukasnya.

Selain harus menuntaskan pekerjaan fisik, ada pekerjaan rumah lain yang juga harus tuntas tahun ini. Yaitu pembebasan lahan di titik hulu bendungan, luasnya mencapai 7 hektar. “Kami akui, proses pembebasan lahan termasuk membut pekerjaan terhambat,” tambah Dwi.

Dia menerangkan, total kebutuhan pengadaan tanah atau lahan untuk pembangunan bendungan ini luasnya mencapai 623,4 hektare. Dan saat ini pengadaan tanah menyisakan seluas 38,2 hektare yang belum dilakukan pembayaran ganti rugi.

Dwi mengungkapkan, dari nilai tersebut, seluas 31,2 hektare direncanakan akan dilakukan pembayaran ganti rugi pada bulan Maret. Sisanya seluas 7 hektare saat ini sedang dalam proses persiapan tahap identifikasi satgas A dan B dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin dan ditargetkan dapat dilakukan pembayaran pada bulan Juni mendatang,” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 06:58

Kalsel Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Semoga ini bisa menjadi solusi, agar sistem kelistrikan di Banua…

Sabtu, 15 Februari 2020 10:11

Perjalanan Biker Sirath Touring Borneo Lintas Tiga Negara

Hasrat mencapai puncak Pulau Kalimantan menggunakan sepeda motor akhirnya tercapai.…

Kamis, 13 Februari 2020 12:00

Gaduk, Minuman Oplosan yang Kebal Regulasi: Bisa Bikin Mati Mendadak, Tengah Malam Bisa Jual Lebih Mahal

Fungsinya sudah jelas. Alkohol tunggal dengan kadar mencapai 95% bukan…

Kamis, 13 Februari 2020 10:35

Biker Banua Terkesan Kemulusan Aspal Negeri Jiran

Perjalanan tiga anggota Biker Sirath dari Banjarmasin menuju Tip of…

Rabu, 12 Februari 2020 12:27

Nasib Bendungan Pipitak Jaya yang Direncanakan Bakal Tanggulangi Banjir Tapin

Dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak…

Selasa, 11 Februari 2020 11:36

Pamer Buah-Buah Langka, Ada Buah yang Tidak Bisa Diperjualbelikan

Marajai, desa yang terletak di lereng pegunungan Meratus ini, menunjukkan…

Minggu, 09 Februari 2020 10:08

Kebakaran Beruntun 4 Gedung Sekolah di HST: Curiga Disengaja, Datangkan Tim Ahli Forensik dari Surabaya

Kebakaran yang menghanguskan gedung sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah…

Jumat, 07 Februari 2020 14:20

Ketika Polisi Datangi SD: Ajari Pakai Helm, Tertib Sejak Dini

Keselamatan di jalan penting ditanamkan sejak dini. Misi itu yang…

Rabu, 29 Januari 2020 12:13

Bertemu Setelah 30 Tahun Kehilangan Anaknya di Arab, Tangis Siti Aisyah Pecah

Seorang ibu di Kecamatan Tapin terpisah dengan anaknya selama 30…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Geliat Pasar Subuh Amuntai, Jago Nawar Bisa Bawa Pulang Berbagai Anyaman

Pasar Subuh Amuntai hanya buka maksimal 4 jam pada hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers