MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 12 Februari 2020 12:27
Nasib Bendungan Pipitak Jaya yang Direncanakan Bakal Tanggulangi Banjir Tapin

Selesai Harus Menunggu Musim Kemarau

PROYEK STRATEGIS: Bendungan Pipitak Jaya yang ikerjakan sejak tahun 2015 silam. | DOK/KHUSUS

PROKAL.CO, Dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak di Kabupaten Tapin itu, hingga saat ini belum juga selesai. Proyek ini adalah salah satu program strategis naisonal (PSN) di Kalsel yang dicetuskan oleh Presiden RI.

---

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) II, Dwi Purwantoro optimistis mengenai proyek ini. DIa mengatakan pembangunan sudah mencapai 95 persen. Dan ditarget pada akhir 2020 ini tuntas dan diresmikan.

“Tinggal pengerjaan beton plugging atau pekerjaan tutup terowongan dan pemasangan hidro mekanikal atau pipa irigasi untuk pengambilan aliran listrik,” beber Dwi kemarin.

Bendungan yang memakan biaya mencapai Rp983 miliar tersebut, disinyalir selain dapat mengairi persawahan seluas 5.472 hektare, juga sebagai pembangkit listrik dengan potensi 3,3 mega watt dan air baku sebesar 500 liter per detik.

Namun, yang paling penting adalah tujuan utama bendungan ini mereduksi banjir di kawasan Kabupaten Tapin. Disebutkannya, pengurangan banjir yang bisa ditangani mencapai 107 meter kubik per detik. “Dulu ketika banjir. bisa samai tiga hari, dengan adanya bendungan ini debit air satu hari akan turun,” sebutnya.

Pasalnya, daya tampung air di bendungan ini paparnya mencapai 50 juta meter kubik. “Bendungan ini juga, nantinya akan menjadi tempat wisata baru bagi masyarakat Kalsel,” imbuhnya. 

Dia merincikan, sisa pekerjaan fisik bendungan meliputi penyelesaian timbunan main dam atau tampungan air utama, tower intake, dan bangunan spillway. Termasuk pekerjaan jalan hantar, jalan dan jembatan relokasi.

“Meski progress pekerjaan menyisakan 5 persen, diperkirakan pembangunan baru akan selesai pada Desember 2020. Mengigat pelaksanaan dua pekerjaan terakhir yaitu beton plugging dan pemasangan hidromekanikal pada terowongan pengelak harus menunggu datangnya musim kemarau untuk mengantisipasi debit air Sungai Tapin,” paparnya.

Nah, pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan pada bulan Juli 2020 diawali dengan penutupan pintu inlet (pintu masik air) terowongan pengelak dan ditargetkan selesai pada bulan Desember. “Pekerjaan juga disesuaikan dengan kondisi cuaca,” tukasnya.

Selain harus menuntaskan pekerjaan fisik, ada pekerjaan rumah lain yang juga harus tuntas tahun ini. Yaitu pembebasan lahan di titik hulu bendungan, luasnya mencapai 7 hektar. “Kami akui, proses pembebasan lahan termasuk membut pekerjaan terhambat,” tambah Dwi.

Dia menerangkan, total kebutuhan pengadaan tanah atau lahan untuk pembangunan bendungan ini luasnya mencapai 623,4 hektare. Dan saat ini pengadaan tanah menyisakan seluas 38,2 hektare yang belum dilakukan pembayaran ganti rugi.

Dwi mengungkapkan, dari nilai tersebut, seluas 31,2 hektare direncanakan akan dilakukan pembayaran ganti rugi pada bulan Maret. Sisanya seluas 7 hektare saat ini sedang dalam proses persiapan tahap identifikasi satgas A dan B dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin dan ditargetkan dapat dilakukan pembayaran pada bulan Juni mendatang,” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 14:56

Sibuknya Peserta dan Alumni Pelatihan Menjahit Saat Pandemi

Akibat Covid-19, masker bedah dipasaran menjadi langka. Untuk menyiasati itu,…

Rabu, 01 April 2020 13:05

Kala Dokter Menginisiasi Produksi APD Secara Mandiri; Libatkan Guru, Anak SMK hingga Tukang Ojek

Minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…

Minggu, 22 Maret 2020 05:48

Melihat Penerapan Social Distancing di Bandara Syamsudin Noor

Upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 dilakukan…

Kamis, 19 Maret 2020 11:54

Kondisi Jembatan Ulin Desa Gadung Hilir; Atasnya Masih Bagus, Bawahnya Lapuk Termakan Usia

Jembatan di Rukun Tetangga (RT) 1 di Desa Gadung Hilir…

Rabu, 18 Maret 2020 13:12

Tangkal Corona, SMKN 1 Banjarbaru Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, orang-orang rela membeli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers