MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 13 Februari 2020 11:43
Bayi Tabung dengan dr Aucky: Biaya Sampai Hamil Rp50 Juta, Pembayaran Bisa Dicicil

Bedah Buku tentang Bayi Tabung Bersama dr Aucky Hinting SpAnd, PhD

PROFESIONAL: Tim dokter yang membantu program bayi tabung. | DOK/KHUSUS

PROKAL.CO, Jangan membayangkan program bayi tabung biayanya sampai ratusan juta rupiah. Dari proses awal sampai bisa hamil, biayanya masih terjangkau, sekitar lima puluh juta rupiah. Bayar pun bisa dicicil. Kalau beruntung, sekali program bisa langsung  hamil.

----

Meski program bayi tabung sudah populer dan dikenal sebagai pengobatan medis  untuk pasangan yang belum memiliki anak, namun masih banyak pasangan yang ragu untuk mencobanya.

Alasannya hanya satu, dihantui biaya yang sangat mahal. Asumsi yang berkembang selama ini program bayi tabung bisa mencapai ratusan juta rupiah. Itu pun  belum tentu sekali program langsung berhasil.

Faktanya, program pembuahan embrio dengan cara mempertemukan sperma dan sel telur di luar rahim ini masih bisa terjangkau. Tentu saja kalau dibandingkan dengan keinginan untuk memiliki anak, maka biaya yang harus dikeluarkan masih bisa dijangkau.

Angkanya mungkin masih puluhan juta, tapi tak lebih dari seratus juta. “Biayanya Rp50 juta sampai Rp60 juta dari proses awal sampai pembuahan. Itu tak termasuk saat kehamilan,” jelas dr Aucky Hinting Sp.And, PhD. Tak terasa  berat dan mahal karena biaya sebesar itu masih  bisa dicicil dengan  skema kredit.

Memang program ini memerlukan dana hingga jutaan rupiah karena melibatkan banyak dokter ahli dan perlu penanganan khusus. Maka  terasa pantas saja bagi pasangan yang harus berkorban mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan buah hati.

Kisah pasangan yang mendapatkan anak melalui program bayi tabung bersama dr Aucky  Hinting SpAnd  inilah yang dirangkum dalam buku berjudul “Mimpi yang Sempurna.” Ada banyak pasangan yang dulunya sulit memiliki anak dan pasrah atas takdir yang mereka terima.

Tapi, harapan dan semangat mereka kembali muncul setelah bertemu dengan dokter Aucky Hinting. Seperti yang diceritakan Sujanani, salah satu pasien dokter Aucky yang divonis tak bisa hamil berdasarkan pemeriksaan medis sebelumnya.

“Waktu diperiksa medis saya dikatan tak bisa hamil. Itu membuat saya menyerah untuk bisa punya anak. Tapi ketika bertemu dokter Aucky, beliau memberikan harapan. Bagi saya, dokter Aucky ibarat malaikat yang dikirim Tuhan untuk mengabulkan impian saya yang mustahil itu,” kata Sujanani.

Cerita Sujanani ini akan dikisahkan langsung oleh dokter Aucky bersama koleganya dokter Ashon pada hari Minggu, tanggal 16 Februari nanti di Best Western Kindai Hotel Banjarmasin.

Dokter Aucky bersama dokter Ashon akan menceritakan bagaimana program bayi tabung dan peluang serta pembiayaannya. Dokter Aucky menjelaskan, bayi tabung atau bayi TIVF, atau In Vitro Fertilization, adalah teknik untuk pengobatan infertilitas.

Metodenya adalah sebuah sel telur difertilisasi atau dibuahi oleh sel sperma di luar tubuh atau in vitro. Hasil embrio kemudian ditanamkan ke dalam uterus dengan tujuan untuk menghasilkan kehamilan. Proses ini dilakukan oleh pasangan yang kesulitan memiliki anak.

“Program ini dilakukan karena istri atau suami bermasalah. Seperti saluran telur yang buntu. Atau jumlah, gerak, dan bentuk sperma tak sempurna. Bisa juga tak ada spermatozoa di cairan semen. Bisa juga indikasi infertilitas yang tak dapat dijelaskan, termasuk juga karena tak bisa hamil dengan pengobatan lain, termasuk inseminasi intra uterin (IUI),” jelas dokter Aucky.

Untuk prosedur tindakan yang dilakukan, dokter Aucky menjelaskan bahwa tindakan dimulai dari stimulasi ovarium yang dilakukan pada hari ke-3 menstruasi.  Selama stimulasi ovarium, pasien akan mendapatkan injeksi setiap hari selama 7 sampai 12 hari.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan ultrasound dan pemeriksaan darah untuk memeriksa respon ovarium. Jika ukuran folikel mencapai optimum, maka akan dilakukan suntikan  terakhir, 35-37 jam, kemudian dilakukan pengambilan sel telur.

Saat hari pengambilan sel telur, suami akan diambil spermanya melalui masturbasi. Setelah itu fertilasi akan dilakukan bisa dengan konvensional in vitro fertilization atau dengan intra cyptoplasmic sperm injection (ICSI).

“Embrio akan ditanamkan ke dalam uterus 2 sampai 5 hari kemudian. Jumlah embrio yang akan ditanam didiskusikan dengan dokter. Sisa embrio dengan kualitas yang bagus akan dibekukan untuk bisa digunakan kemudian hari,” jelas penyuka seni lukis ini.

Setelah penanaman embrio, diteruskan pengobatan yang telah diberikan dokter. Tes kehamilan melalui pemeriksaan darah dilakukan 15 hari setelah pengambilan sel telur. “Seluruh prosedur akan selesai dalam waktu 28 hari,” tambahnya.

Lalu, berapa biayanya semua proses bayi tabung ini? Ternyata tak terlalu mahal. “Total keseluruhan biaya sekitar Rp50 juta sampai Rp60 juta. Kalau nggak mampu bisa dicicil dengan model kredit,” jelas dr Aucky. Untuk tingkat keberhasilan program ini tergantung usia pasien. Semakin muda maka peluangnya juga semakin besar.

Untuk mengetahui bagaimana program bayi tabung dan pembiayaannya, bisa  hadir dalam acara Bedah Buku; Mimpi yang Sempurna. Pada hari Minggu, tanggal 16 Februari 2020.

“Saya akan ceritakan pengalaman pasien saya yang sudah banyak berhasil. Saya juga akan memberikan gambaran dan penjelasan seperti apa program bayi tabung,” kata dr Aucky.

Ditambahkan dr Aucky, banyak orang beranggapan bahwa program bayi tabung biayanya sangat mahal. Tapi, dr Aucky akan memberikan solusi atas pembiayaan yang dinilai mahal bagi sebagian orang.

“Program bayi tabung melibatkan banyak dokter ahli. Sulit dan rumit, tapi masih bisa dijangkau. Oleh siapapun, bagi yang menilai bahwa anak lebih penting dan berharga dari uang,” kata dr Aucky yang menjadi pembicara utama dalam bedah buku ini. Anda yang berminat bisa mengikuti dan mendaftar pada panitia melalui CP 085245893351. (tof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 11:43

HPN 2020 di Kalsel, Jokowi Bakal Tanam Pohon di Forest City

Puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, pada 6…

Kamis, 30 Januari 2020 11:15

Gotong Royong, Warga Tapin Pasang Lampu Hias di Jalur Menuju Haul

RANTAU - Inisiatif warga Jalan Cangkring Kelurahan Rantau Kanan Kecamatan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:19

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

BANJARMASIN - Unit Pelayanan Teknis Dinas Taman Budaya (UPTD Tambud)…

Rabu, 29 Januari 2020 11:59

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

MARTAPURA - Bupati Banjar, Khalilurrahman berencana memamerkan barang-barang peninggalan Nabi…

Rabu, 29 Januari 2020 09:27
Dafam Q Hotel

Ratusan Anak Peringati HGN di Dafam

BANJARBARU - Hari Gizi Nasional (HGN) ke-60 diperingati setiap 25…

Selasa, 28 Januari 2020 15:54

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

BANJARMASIN - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memperpanjang…

Selasa, 28 Januari 2020 10:44

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

Hadirnya seorang anak di tengah keluarga menjadi anugerah tak ternilai.…

Selasa, 28 Januari 2020 09:57

Datangi SMK, Agar Pelajar Tak Terjerumus Narkoba

BANJARMASIN - Tim Dokkes Polda Kalsel menyambangi SMKN 4 Banjarmasin…

Selasa, 28 Januari 2020 09:56

Semakin Sukses dan Diberkahi

BANJARMASIN- Kemarin menjadi hari yang spesial bagi seluruh karyawan Radar…

Selasa, 28 Januari 2020 09:53

Tingkatkan Kemampuan, 35 Penyidik Polresta Banjarmasin Dilatih

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kemampuan SDM Polresta Banjarmasin, digelar pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers