MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 Februari 2020 10:48
Gelisah Diserbu Calo, Disdukcapil akan Tindak Tegas Pelaku
KOMITMEN: Kepala Disdukcapil Banjarmasin Khairul Saleh menjamin akan menindak calo yang berseliweran di kantornya. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banjarmasin sudah menerima kiriman 8.000 blanko e-KTP. Yang akan digunakan untuk 7.000 warga kota yang sama sekali belum mencetak kartu identitas tersebut.

Sayangnya, kedatangan blanko itu justru bikin runyam. Lantaran dimanfaatkan calo. Yang ingin meraih keuntungan pribadi.

Mereka membantu mengurus penerbitan e-KTP bagi siapa saja. Warga tidak perlu lagi mengantre panjang. Cukup duduk manis menunggu sampai kartu identitas selesai. Tentu saja dengan mengupah si calo hingga ratusan ribu rupiah.

Kepala Disdukcapil Banjarmasin Khairul Saleh mengaku tak nyaman dengan fenomena itu. Padahal, sudah jelas layanan administrasi kependudukan sama sekali tak dipungut biaya.

“Mereka (calo) ini mengatasnamakan Disdukcapil untuk mengurus layanan kependudukan dan mengambil keuntungan,” katanya.

Karena itu, Khairul memperingatkan masyarakat. Agar tak tertipu oknum calo. Apalagi sampai rela memalsukan dokumen kependudukan.

Khairul tegas, jika kedapatan ada calo nakal, mereka takkan tinggal diam. “Jika sampai begitu, oknum tersebut terancam pidana lengkap dengan dendanya,” ucapnya.

Disdukcapil sudah mengupayakan pencegahan. Dengan memangkas birokrasi prosedur pembuatan e-KTP. Yakni lewat layanan satu pintu. Artinya, pelayanan dokumen kependudukan di lima kantor kecamatan di Banjarmasin tak bisa lagi dilakukan.

“Kami mengurus layanan ini untuk meng-update semua berkas warga. Data e-KTP wajib sama dengan Kartu Keluarga (KK),” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, Disdukcapil juga sudah menerbitkan 2.000 e-KTP. Dalam rangkaian ekspo Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Siring 0 Kilometer.

Ke depan, Disdukcapil akan meminta tambahan blanko lagi. Karena masih banyak warga yang harus mendapatkan identitas diri. “Sama untuk e-KTP yang rusak, berubah data atau hilang,” pungkasnya. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 12:18

Semua Kesetrum Tagihan Listrik

BANJARBARU - Masyarakat Banua ramai-ramai mengeluhkan membengkaknya tagihan listrik pada…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:09
BREAKING NEWS

Banjir, Jalan Sekapuk Macet

BATULICIN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tanah Bumbu, sejak…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:07

Sabilal Masih Tiadakan Salat Jumat

BANJARMASIN - Usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:58

Tidak Laksanakan Protokol Kesehatan, Kemenag Kirim Penyuluh Agama Beri Penyadaran

BANJARBARU - Beberapa waktu lalu, selepas PSBB berakhir. Pemko Banjarbaru…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:56
PARLEMENTARIA

Dewan Bentuk Pansus Covid-19

BANJARBARU - Pihak legislatif akhirnya membentuk Pansus Penanganan Covid-19. Tujuannya…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:52

ASN yang Ngantor Lebih Banyak, yang WFH Sisa 40 Persen

BANJARBARU - Memasuki fase pendisiplinan hingga 13 Juni mendatang. Persentase…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:50

Rapat Online Tak Efektif, Belasan Raperda Mandek

BANJARMASIN - Pandemi mengganggu agenda DPRD Kalsel. Pembahasan rancangan peraturan…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:47

3 Kelurahan Jadi Zona Merah Pekat, Tapi Warga Masih Bisa Nongkrong Santai

Kamis (4/6), jumlah kasus positif COVID-19 di Banjarmasin kembali melonjak.…

Sabtu, 06 Juni 2020 11:34

Bantu Ketahanan Pangan Masyarakat

RANTAU - Tugas polisi bukan hanya menumpas kejahatan. Tetapi juga…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:05

New Normal Kotabaru, Harus Dievaluasi

KOTABARU – Jemaah masjid membeludak salat Jumat di Masjid Agung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers