MANAGED BY:
MINGGU
05 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 Februari 2020 11:40
2 ABK Cina Diduga Corona Masuk Kotabaru, Pekerja Pelabuhan Lari Ketakutan
BIKIN HEBOH: Petugas saat evakuasi pasien di pelabuhan fery Sigam Kecamatan Pulau Laut Sigam, kemarin. | DOK/KHUSUS

PROKAL.CO, KOTABARU - Kamis (13/2) siang, pelabuhan fery di Sigam Kecamatan Pulau Laut Sigam heboh. Para pekerja pelabuhan berlarian, saat petugas datang mengevakuasi dua ABK kapal yang diduga terpapar corona.

"Gak berani kami mendekat. Katanya ABK kapal kena corona," ujar pekerja di pelabuhan yang meminta namanya enggan dikorankan.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.00. Lokasi pelabuhan sekitar 6 kilometer dari pusat kota.

Kabar ini pun menyebar cepat di masyarakat Kalsel. Warga banyak resah. Informasi berseliweran cepat melalui pesan singkat yang menggunakan data internet. Dari satu grup chat ke grup chat yang lain.

Plt Kadinkes Kotabaru Ernawati kepada Radar Banjarmasin membenarkan ada evakuasi dua orang ABK di kapal China di Pulau Laut. Namun Erna belum bisa memastikan apakah terkena corona atau tidak.

Kata Erna, dilaporkan memang ada dua ABK di kapal China yang sakit. Badan panas, disertai batuk-batuk. Mirip gejala corona yang ramai diberitakan.

Dua ABK itu dijemput oleh petugas dari KKP Kotabaru bersama tim dari Dinkes. Pasien dibungkus dengan pakaian khusus lengkap dengan masker.

Pantauan wartawan di rumah sakit, memang ada dua pasien masuk sekitar pukul 16.00 ke RSUD Kotabaru. Sekitar lima kilometer dari pusat kota. Pasien dimasukkan ke ruang khusus yang terisolasi. Tidak boleh dijenguk.

Dokter Joko yang saat itu bertugas di rumah sakit, mengaku tidak bisa memastikan. Joko juga membenarkan, dari gejalanya dua pasien memang diduga terpapar corona. Namun sekali lagi, memastikan harus melalui tes di laboratorium.

Karena minimnya sarana laboratorium milik mereka. Untuk memastikan, pasien rencananya dikirim ke RS Ulin Banjarmasin. "Malam ini kita rujuk ke Banjarmasin," ujarnya kepada wartawan kemarin.

Belakangan rencana itu batal. Dirut RSUD Kotabaru Cipta Waspada, mengatakan pasien urung dirujuk ke Banjarmasin. "Hasil koordinasi dengan ketua penanganan corona di Kalsel, dr M Iksan, itu masih gejala Ispa. Jadi observasi dulu di Kotabaru selama tiga hari," ujar Cipta. 

Dokter ini mengungkapkan, mengapa mereka memperlakukan khusus dua pasien itu, karena kapa baru tiba dari Cina. "Tanggal 3 Februari tadi mereka berada di Zhenjiang China," ujar Cipta.

Kapal itu sebelumya pada tanggal 19 Januari berada di Tianjin Cina. Pada 28 Januari 2020 Jiantang. "Sehingga kami memberlakukan khusus," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Kesehatan Pelabuhan Kotabaru Andi Syarif mengatakan, Kapten Kapal Vega Rose menghubunginya pada Rabu (12/2) malam. Kapten mengatakan, ada dua ABK sakit.

Karena kapal berasal dari Cina, Andi pun berkoordinasi dengan pemerintah daerah. "Jadi masyarakat tidak usah khawatir. Semua sudah kita tangani," ujar Andi.

Cipta pun meminta masyarakat tetap aktivitas seperti biasa. "Jangan khawatir. Tetap ke pasar. Tetap ke pelabuhan. Sembari kita tunggu hasilnya," tekannya.

Dari informasi yang didapat Radar Banjarmasin, kapal yang ABK nya diduga corona berasal Zhenjiang China. Kapal itu bernama Vega Rose. Menuju Panjin China.

Dinahkodai Lee Yungsu asal Korea. Degan jumlah kru sebanyak 23 orang. Pemilik kapal Osaka Asahi Kaiun Co Ltd.

Adapun dua ABK yang sakit berinisial RW dan AB. Kapal mengangkut batu bara. (zal/ran/ema)

 


BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 07:55

Wapres Minta Fatwa Haram Mudik ke MUI

JAKARTA – Di tengah kurva wabah Covid-19 yang terus menanjak,…

Sabtu, 04 April 2020 07:52

Mayoritas Terpapar di Luar, PDP Ulin 26 Meninggal Dunia

BANJARMASIN – Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah di…

Sabtu, 04 April 2020 07:50

PKK Kalsel Bagi Sembako dari Pintu ke Pintu

SUNGAI TABUK - Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj…

Sabtu, 04 April 2020 07:49

Tak Ada Lagi Terbang Malam, Maskapai Terima Demi Kemaslahatan Bersama

BANJARBARU - Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jumat (3/3) kemarin akhirnya…

Sabtu, 04 April 2020 07:47

Bupati ini Serahkan Gaji Selama Wabah

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut H Sukamta memberi teladan kepedulian…

Sabtu, 04 April 2020 07:39

Hiasi Gerbang Perlu Rp190 Juta

BANJARBARU - Ketika malam hari, pemandangan di tugu atau gerbang…

Sabtu, 04 April 2020 07:38

Siswa dan Orang Tua Belajar di Rumah Diperpanjang

BANJARBARU - Mengingat penyebaran Pandemi COVID-19 masih terus meningkat. Hingga…

Sabtu, 04 April 2020 07:33

ODP Diberi Bantuan Sembako

BATULICIN - Beberapa hari lalu, Dinas Sosial Tanbu menyalurkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:32

Bupati Serahkan Bantuan Mobil Ambulans

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor menyerahkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:31

Polres dan Pemda Semprotkan Disinfektan

BATULICIN - Polres Tanah Bumbu bekerja sama dengan Pemkab Tanbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers