MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 Februari 2020 12:02
Haji Denny: Revisi UU KPK Bertentangan dengan Semangat Antikorupsi

Sampaikan Keterangan Ahli Bersama Mantan Pimpinan KPK

AHLI: Prof Dr H Denny Indrayana dengan Dr Busyro Muqoddas saat menjadi Ahli dalam sidang di Mahkamah Konstitusi yang menguji revisi UU KPK.

PROKAL.CO, JAKARTA – Guru Besar Hukum Tata Negara Prof Dr H Denny Indrayana menilai revisi UU KPK bertentangan dengan semangat antikorupsi. Pandangan itu disampaikan saat sidang di Mahkamah Konstitusi dengan agenda mendengarkan keterangan ahli. Ada dua ahli yang dihadirkan yakni Haji Denny dan Dr Busyro Muqoddas yang merupakan mantan pimpinan KPK.

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan gugatan terhadap UU KPK yang baru, UU Nomor 19 tahun 2019 pada Rabu, 12 Februari 2020. Menurut Haji Denny, dirinya menekankan revisi UU KPK melemahkan dan menghilangkan independensi KPK. Bakal Calon Gubernur Kalsel ini menegaskan bahwa UUD harus dilihat sebagai piagam dasar antikorupsi yang dilahirkan dari semangat reformasi.

“Jadi harus dipandang kebijakan yang melemahkan KPK melawan konstitusi. Revisi ini tidak hanya berbasis teks tapi dilihat kebermanfaatan. Kalau hanya berbasis teks akan bisa terjebak pada normatif dan tidak akan bisa melihat bahwa ada siasat melemahkan dan melumpuhkan KPK,” ungkap Haji Denny kepada Radar Banjarmasin melalui pesan suara, kemarin.

Pada kesempatan itu, Haji Denny juga menyebut revisi UU KPK adalah agenda koruptif diantaranya dengan cara membentuk dewan pengawas sebenarnya adalah langkah memudahkan masuknya intervensi kerja KPK. “Ini bertentangan dengan semangat antikorupsi yang mewarnai seluruh perubahan UUD 1945 pasca reformasi,” tegasnya.

Dalam sidang tersebut, Haji Denny menilai revisi UU yang telah disahkan membuat KPK sudah mati atau paling tidak mati suri.

"Bagi kami seperti judul film Superman is dead, KPK is dead dengan revisi ini. Walau kalau mau optimis sedikit, KPK mati suri," ujar mantan Wakil Menkumham ini.

Haji Denny menilai, KPK sudah mati karena tak lagi memiliki independensi. Hal itu, katanya, terlihat dari revisi Pasal 3 yang memasukkan KPK sebagai rumpun eksekutif. Berikut bunyi pasal yang dimaksud: Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga negara dalam rumpun kekuasaan eksekutif yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun.

"Revisi UU KPK senyatanya masuknya kontrol eksekutif dalam tubuh KPK," ucapnya.

Tak hanya itu, Haji Denny berpandangan independensi KPK telah dirusak dengan adanya Dewan Pengawas (Dewas). Sebab sejak UU KPK versi revisi berlaku, penyadapan hingga penggeledahan harus seizin Dewas.

"Model pengawasan Dewas yang masuk teknis penegakan hukum tidak ada dan tidak ditemukan," kata dia. Berkaca pada argumen tersebut, Haji Denny menilai revisi UU KPK telah berupaya membunuh pemberantasan korupsi. (*/tas)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers