MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 17 Februari 2020 11:27
Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan
NEGATIF CORONA: ABK Kapal Vega Rose saat dirawat di RSUD Kotabaru.

PROKAL.CO, KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu (16/2). Mereka tak terbukti mengidap penyakit corona.

"Jam 10.30, sudah kami serahkan kepada KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan). Pemulangan nanti didampingi dari Dinkes," ujar Plt Dirut RSUD Kotabaru Cipta Waspada.

Cipta mengatakan, masa inkubasi sudah berakhir. Dua awak kapal yang dinyatakan negatif corona.

Dua awak kapal asal Jawa itu, pada tanggal 12 Februari tadi dijemput tim dari KKP dan Dinkes. Kapten Kapal Lee Yungsu melapor, dua ABK nya terserang demam dan batuk seperti gejala corona.

Dua ABK pun kemudian dibawa ke rumah sakit. Dan diisolasi sampai kemarin. Selama isolasi atau karantina petugas kesehatan mengamati perkembangan kesehatan pasien.

Karena minim sarana, petugas hanya menunggu gejala corona seperti suhu badan di atas 39,5 derajat. Dan hal itu tidak terjadi.

Walau kapal tersebut berada di Cina pada 3 Februari tadi, namun Cipta mengatakan, Minggu (16/2) kemarin masa inkubasi 14 hari sudah lewat. Cipta dan tim mengacu pada data, bahwa kapal di Januari juga sudah beberapa kali singgah di Cina, tepatnya pada 19 dan 28 Januari.

Plt Kadinkes Kotabaru Ernawati membenarkan, ke dua pasien sudah diserahkan kepada KKP Kotabaru. Untuk selanjutkan dipulangkan ke daerah asal.

Sementara itu, penelitian terbaru di China terungkap. Bahwa masa inkubasi virus corona bisa mencapai hingga 24 hari. Penelitian dilakukan oleh dokter spesialis paru Zhong Nashan yang dipublikasi pada 9 Februari tadi.

Dalam penelitiannya, Zhong juga mengungkap bahwa suhu tubuh bukan satu-satunya metode yang ampuh mendeteksi gejala terjangkit corona.

Menanggapi itu, Cipta mengatakan mereka masih mengacu pada standar masa inkubasi yang disepakati WHO. Yakni selama 14 hari. Perbedaan kesimpulan itu katanya wajar, karena virus baru ditemukan. (zal/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 07:55

Wapres Minta Fatwa Haram Mudik ke MUI

JAKARTA – Di tengah kurva wabah Covid-19 yang terus menanjak,…

Sabtu, 04 April 2020 07:52

Mayoritas Terpapar di Luar, PDP Ulin 26 Meninggal Dunia

BANJARMASIN – Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah di…

Sabtu, 04 April 2020 07:50

PKK Kalsel Bagi Sembako dari Pintu ke Pintu

SUNGAI TABUK - Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj…

Sabtu, 04 April 2020 07:49

Tak Ada Lagi Terbang Malam, Maskapai Terima Demi Kemaslahatan Bersama

BANJARBARU - Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jumat (3/3) kemarin akhirnya…

Sabtu, 04 April 2020 07:47

Bupati ini Serahkan Gaji Selama Wabah

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut H Sukamta memberi teladan kepedulian…

Sabtu, 04 April 2020 07:39

Hiasi Gerbang Perlu Rp190 Juta

BANJARBARU - Ketika malam hari, pemandangan di tugu atau gerbang…

Sabtu, 04 April 2020 07:38

Siswa dan Orang Tua Belajar di Rumah Diperpanjang

BANJARBARU - Mengingat penyebaran Pandemi COVID-19 masih terus meningkat. Hingga…

Sabtu, 04 April 2020 07:33

ODP Diberi Bantuan Sembako

BATULICIN - Beberapa hari lalu, Dinas Sosial Tanbu menyalurkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:32

Bupati Serahkan Bantuan Mobil Ambulans

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor menyerahkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:31

Polres dan Pemda Semprotkan Disinfektan

BATULICIN - Polres Tanah Bumbu bekerja sama dengan Pemkab Tanbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers