MANAGED BY:
SABTU
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 18 Februari 2020 11:07
Menang Pilkades, Rudi Dilaporkan Memakai Ijazah Palsu

Buntut dari Demokrasi Tingkat Desa di Tanah Bumbu

LAPOR DEWAN: Ketua Umum LSM-LEPPKRINDO Sulsel Jamil Handaling (tengah) menjelaskan kecurigaan mereka atas ijazah palsu Kepala Desa Kersik Putih Rudi Hartono pada Rapat Dengar Pendapat (RPD) di Komisi I DPRD Tanbu, kemarin siang. | Foto: Karyono/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Kepala Desa Kersik Putih Rudi Hartono, belum bisa bekerja dengan tenang. Jabatan yang baru dipegang sejak 8 November 2019 lalu, diusik. Dia diduga menggunakan ijazah palsu saat maju menjadi bakal calon kepala desa.

----

Kasusnya sudah dilaporkan ke Satreskrim Polres Tanbu oleh LSM-LEPPKRINDO (Lembaga Peduli Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat Indonesia) Sulawesi Selatan.

Merasa laporan tidak ditindaklanjuti, LSM-LEPPKRINDO mengadu ke DPRD Tanbu. Kemarin siang, para wakil rakyat yang duduk di Komisi I ini menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak pelapor.   

Dugaan ijazah palsu ini diuraikan Ketua Umum Ketua Umum LSM-LEPPKRINDO Sulsel Jamil Handaling. Di hadapan wakil rakyat terhormat, Jamil menjelaskan permasalahan muncul berawal dari momentum Pilkades Kersik Putih yang dilaksanakan 19 September 2019 lalu.

Salah satu calon, Rudi Hartono menggunakan ijazah SI yang diduga palsu dari perguruan tinggi Stisip Petta Baringeng Soppeng yang berada di Jalan MT Haryono No 93 93111 Sulawesi Selatan.

“Warga sempat protes. Namun protes warga diabaikan panitia pelaksana pemilihan kepala desa,” ujar Jamil.

Jamil melanjutkan, sebagian warga membuka forlap pangkalan data dikti dan menemukan data yang dicurigai tidak valid karena tidak sinkron dengan riwayat pendidikan dan tahun penertiban ijazah yang diperoleh Rudi Hartono.

“Kemudian warga melayangkan surat protes ke panitia. Akhirnya panitia memutuskan untuk  menelusuri keberadaan ijazah S1 Rudi Hartono. Sayangnya, warga mendapatkan jawaban yang mengecewakan,” papar Jamil.

Dijelaskan Jamil, pihak perguruan tinggi menerangkan bahwa Rudi Hartono adalah mahasiswa (peserta didik) di Stisip dengan NIM : 21212238, tahun ajaran 2012-2013. Pada forlap pangkalan data dikti salah penginputan data pada tahun masuk 2018, yang benar masuk tahun 2012, sehingga di ijazah tertera tanggal yudisium 23 Desember 2016.

“Warga menyesalkan surat itu. Mestinya panitia juga harus berkunjung ke Kopertis Wilayah IX Makasar, yang merupakan pusat forlap pangkalan data dikti perguruan tinggi yang sudah terakreditasi di Sulawesi Selatan,” papar Jamil.

Warga yang masih tidak puas dengan cara kerja panitia mengutus Yurwis Anwar, salah satu tokoh masyarakat ke Kopertis Wilayah IX Makasar untuk mencari kejelasan ijazah tersebut.

“Berdasarkan hasil investigasi bersama LSM-LEPPKRINDO pada tanggal 31 Oktober 2019, kami mendapatkan fakta yang sebaliknya. Kopertis Wilayah IX Makasar menerangkan bahwa Rudi Hartono terdaftar sebagai mahasiswa pada tahun 2018,” jelasnya.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, Jamil minta kepada DPRD Tanbu untuk mengeluarkan rekomendasi pengusulan pencabutan surat keputusan Rudi Hartono sebagai Kepala Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin masa bakti 2019-2025, karena dianggap bermasalah dan telah melakukan pembohongan publik kepada masyarakat.

Anggota Komisi I Andi Erwin mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan rekomendasi seperti yang diminta. DPRD Tanbu, kata dia hanya memfasilitasi pertemuan saja.        

“Apalagi kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Tanah Bumbu. Apakah nanti masuk ranah pidana, itu kewenangan polisi. Kita tidak boleh menjustifikasi. Kami bukan eksekutor. Kita tunggu saja hasil penyelidikan di Polres Tanbu,” papar politisi PDIP Tanbu ini.

Senada disampaikan Anggota Komisi I Nanang Suwignyo. Menurutnya, persoalan ini tetap menjadi perhatian serius DPRD Tanbu. Namun, pihaknya tidak bisa memutuskan langsung, karena kewenangan dewan hanya untuk memfasilitasi antara pelapor dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Biarkan prosesnya berjalan di Polres Tanah Bumbu. Setelah ada keputusan tetap di pengadilan, DPRD Tanbu akan mengeluarkan rekomendasi,” ucap Nanang.

Jawaban kedua anggota dewan ini rupanya tidak membuat Jamil puas. Dengan suara agak tinggi, Jamil minta DPRD Tanbu bisa memberikan jaminan agar kasus ini bisa diproses dengan cepat di kepolisian.

“Sampai detik ini, kasusnya mandek. Kami minta Anggota DPRD Tanbu ikut mengawal kasus ini sehingga bisa secepatnya ditindaklanjuti,” katanya.

“Kita sama-sama akan mengawal kasus ini,” jawab Andi Erwin.

Sayangnya, dalam rapat dengar pendapat itu, Kepala Desa Kersik Putih Rudi Hartono, tidak hadir.

“Tidak diundang pak,” jawabnya kepada Radar Banjarmasin melalui pesan whatsapp.

Terkait laporan ijazah palsu itu, Rudi meminta wartawan ini menanyakan langsung ke pihak perguruan tinggi. “Terima kasih atas partisipasinya. Saya belum bisa menanggapi hal itu. Bisa langsung tanyakan ke fakultas yang bersangkutan,” ujarnya.

Perwakilan Stisip Petta Baringeng Soppeng Zainal Hasan Basri memastikan Rudi Hartono memang mahasiswa perguruan tinggi tersebut.

“Rudi Hartono mendaftar sebagai mahasiswa baru pada awal September 2011, yang ditandai dengan bukti pendaftaran dan diterbitkan kartu mahasiswa. Rudi merupakan mahasiswa eksekutif yang perkuliahannya bolak balik, sabtu dan minggu,” jelasnya.

“Kami memiliki data valid tentang proses perkuliahannya. Insya allah, kami siap mempertanggungjawabkan sesuai fakta dan data,” tegasnya.

Persoalan pangkalan data dikti yang menyebut Rudi Hartono terdaftar sebagai mahasiswa pada tahun 2018, Zainal mengatakan memang benar, karena sistem tidak bisa kembali ke tahun 2012. Awalnya, Rudi mengatakan kepada pihak kampus datanya tidak terinput di pangkalan data. Namun berdasarkan rapat senat memutuskan untuk dimasukkan ke data tahun 2018.

“Karena waktu dia melapor itu tahun 2018, jadi namanya terdaftar di tahun 2018. Andaikan dia melapor tahun 2012, pasti dia terdaftar di tahun 2012 juga,” jelasnya.

Ketua panitia pelaksana pilkades kersik putih Abdul Rahman mengatakan, pihaknya sudah melakukan tahapan-tahapan pilkades sesuai peraturan yang ada.

“Panitia bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu calon. Soal adanya dugaan ijazah palsu atau tidak kami tidak punya kewenangan memutuskan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tanbu AKBP Sugianto Marweki melalui Kapolsek Kusan Hilir Iptu Moersani mengatakan laporan tersebut sudah ditanggapi Polres Tanbu. “Tapi saya tidak mungkin menyampaikan perkembangan kasus ini di muka umum,” jelasnya.

“Kalau ada bukti baru bisa disampaikan ke penyidik. Intinya kami siap melayani. Sudah menjadi tugas kami untuk menyelesaikan masalah ini. Percayakan masalah ini kepada polisi,” imbuhnya seraya mengajak warga tetap menjaga kebersamaan dan jangan sampai masalah itu melebar. (kry/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 10:07

Kaum Sedih Masjid Sepi, Jemaah Tetap Datang Meski Ada Imbauan MUI

BANJARMASIN – Pintu masuk utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:06

Gerbang Al Karomah Dijaga Ketat

MARTAPURA – Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjar dan imbauan…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:04

Berharap Pandemi Covid-19 Segera Diatasi

BANJARBARU - Spanduk bertuliskan "Berkaitan dengan Wabah Covid-19, Ibadah Salat…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:02

Masjid Al Munawwarah Batasi 50 Jemaah

SEMENTARA itu, ketika sejumlah masjid, Jumat (27/3) kemarin memilih untuk…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:00

Tunggu Gula Impor, Awasi Jatah Jangan Sampai Bocor

Tipisnya stok gula pasir kini menjadi permasalahan di Banua. Pasalnya,…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:55

Banjarbaru Siapkan Rp16,7 Miliar untuk Tangani Corona

BANJARBARU - Menyikapi ancaman penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Banjarbaru.…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:54

Kabar Pasar Banjarbaru Ditutup itu Hoax

BANJARBARU - Beberapa hari terakhir, warga Banjarbaru dibuat gusar lantaran…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:52

Heboh Video Hoaks Corona di Banjarbaru

BANJARBARU - Warganet di Banjarbaru bahkan di Kalsel dibuat heboh.…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:51

Di Banjarbaru Masih Ada yang Menyelenggarakan Salat Jumat

BANJARBARU - Beredar surat imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:45

Sosialisasikan Status Tanggap Darurat, Sasar Toko dan Mini Market

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menyosialisasikan bahaya penyakit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers