MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 18 Februari 2020 12:03
Penipu Tulen; Pernah Mengaku Pilot, dan Jual Tiket Garuda Bodong
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU - Andi Muhammad Yusuf barangkali memang seorang penipu tulen. Setelah pernah tertangkap karena menipu dengan menyaru jadi pilot Garuda, kali ini dia memperdayai korbannya dengan mengaku sebagai agen penyedia tiket Garuda.

Yusuf melancarkan aksinya di Kota Banjarbaru. Akal-akalannya, menjual tiket pesawat kepada calon korbannya. Salah seorang warga yang ingin bepergian ke Bali membeli tiket dengan Yusuf.

Untuk membuat calon korbannya percaya, Yusuf mengaku-ngaku punya gerai atau toko di Qmall, salah satu pusat perbelanjaan di Kota Banjarbaru. Korban pun percaya dan melakukan transaksi dengan pelaku. Total yang ditransfer sebesar Rp. 13,7 juta.

Aksinya ini tak membuat korban curiga sedikitpun. Mengingat, bentuk tiket yang diterima korban disebut-sebut meyakinkan dan sangat mirip dengan tiket resmi dari maskapai.

Belakangan, saat akan check in di bandara, korban ternyata diberitahu empat buah tiket yang dibeli tidak bisa digunakan. Fix, tiket tersebut palsu.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas, AKP Siti Rohayati mengonfirmasi kebenaran kasus tersebut.

"Laporan ini masuk tanggal 14 Februari lalu. Dalam laporannya, korban ditipu empat tiket fiktif. Totalnya sebesar Rp.13,7 juta," terang Siti kepada Radar Banjarmasin.

Empat tiket itu papar Siti merupakan tiket dengan mencantumkan maskapai Garuda Indonesia. Tujuannya yakni ke Denpasar Bali. Tetapi, ketika ingin masuk ke Bandara. Tiket tersebut tidak bisa diakses di sistem penerbangan yang berlaku.

"Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Untuk modusnya, sesuai laporan yang kita terima ya dengan pemesanan tiket online itu," ujarnya.

Status pelaku yang disebut berinisial AMY ini kata Siti belum ditangkap. Lantaran pihaknya masih melakukan pendalaman. "Kita masih dalami terkait modus dan hal-hal lainnya."

Sebelum melapor ke pihak aparat, Siti menceritakan bahwa korban yang merasa tertipu mengecek pusat perbelanjaan. Mengingat, pelaku mengklaim punya gerai agen tersebut di pusat perbelanjaan tersebut.

Namun, ketika korban mendatangi gerai di alamat yang dimaksud. Rupanya gerai tersebut tidak tersedia. "Lalu, korban melapor ke kita terkait aksi penipuan ini."

Belakangan diketahui gerai di Qmall itu fiktif. Sumber lain menyebutkan bahwa gerai yang disebutkan pelaku tersebut malah milik orang lain. Dan kondisinya sudah mau tutup.

Atas hal ini, General Manager Qmall Banjarbaru, Andi Indra Wangsa mengonfirmasi kabar dimaksud. Dipastikannya, bahwa tidak ada nama pelaku menyewa toko di Qmall Banjarbaru.

"Atas nama Andi M Yusuf tidak ada kontrak di Qmall," jawab Indra singkat ketika dikonfirmasi wartawan.

Karena mencatut nama maskapai Garuda dalam modusnya. Sales & Marketing Manager Garuda Indonesia Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko turut memgomfirmasi hal ini. Ia sendiri sudah mengetahui ihwal kasus penipuan tersebut.

Dipastikannya, bahwa dalam data pihaknya, tidak ada nama pelaku masuk dalam daftar agen penyedia resmi tiket maskapainya. "Tidak ada dalam arsip database."

Ia sempat kaget karena mendapati informasi bahwa ada laporan dari bandara bahwa ada yang mau terbang tapi tidak ada dalam sistem.

Atas kasus ini, ia pun meminta masyarakat agar hati-hati dalam bertransaksi tiket. Tomy menyarankan agar masyarakat bisa mengecek ke kantor Garuda terdekat.

"Jangan percaya dengan oknum yang mengatasnamakan Garuda Indonesia. Terutama dengan orang yang bernama Andi M Yusuf ini. Karena sudah ada 2 laporan di bandara tiket tidak bisa kami telusuri," pesannya.

Diinformasikannya, bahwa untuk pembelian atau pemesanan tiket garuda ada beberapa skema. Dari beli langsung di gerai Garuda Indonesia, via aplikasi penyedia tiket online, website resmi Garuda atau agen penyedia tiket.

"Kalau (agen) resmi, yang jelas ada hitam putih ijin usaha ada, ijin sistem garuda ada baru itu resmi," pungkasnya.

Dari penelusuran Radar Banjarmasin, Andi M Yusuf ini bukanlah penipu abal-abal. Dari sebuah portal berita nasional, namanya pernah muncul dengan kasus serupa; penipuan. Kejadian itu terjadi pada tahun 2016 lalu di Jakarta.

Saat itu, Andi malah lebih ekstrem. Dia mengaku sebagai seorang Pilot dari Garuda Indonesia. Korban yang saat itu ingin menjual sebuah mobil seharga Rp. 575 juta.

Modusnya, pelaku menghubungi korban dan janjian bertemu di sebuah lokasi. Berdalih ingin test drive (uji coba) mobil itu, rupanya pelaku membawa kabur mobil tersebut.

Pelaku saat itu berhasil diringkus Polda Metro Jaya. Ia digulung di sebuah kos-kosan Ebenezer, Jalan Senturan II, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Sekarang, di Banua, pria dengan nama Andi M Yusuf ini kembali berulah. Bahkan beberapa kabar, ia mengaku-ngaku kenal dengan Bos dari Garuda Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko.

Bahkan, ia disebut juga mengaku-ngaku punya hubungan keluarga dengan pengusaha kaya raya asal Kalsel, H Isam. Ia mengaku berstatus sepupunya dan bekerja di perusahan milik H Isam, PT Jhonlin. (rvn/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers