MANAGED BY:
MINGGU
29 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 20 Februari 2020 10:09
Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Dukung Perjuangan Buruh
BERGERAK: Ratusan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel menyerbu Gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Penolakan Omnibus Law Cipta Kerja dari kaum buruh kian terdengar nyaring. Di Bumi Antasari, ratusan buruh ngeluruk ke Gedung DPRD Kalsel, kemarin (19/2) pagi. Demonstran menolak rancangan undang-undang yang diajukan oleh pemerintah ke DPR RI.

Koordinator unjuk rasa, Sumarlan menyebut ada cukup banyak alasan penolakan. Pertama, hilangnya upah minimum dengan berlakunya upah per satuan waktu. Tidak akan ada lagi upah minimum kota atau provinsi. Semuanya dihapus.

Kedua, menghilangkan atau mengurangi nilai perhitungan pesangon dengan melegalkan outsourcing. Penggunaan outsourcing akan semakin masif di semua lini proses produksi. Lalu, hilangnya sistem waktu kerja untuk enam/lima hari kerja dalam seminggu.

Kemudian, penggunaan TKA (tenaga kerja asing) dibolehkan tanpa seizin menteri. Celakanya lagi, dihapuskannya sanksi pidana bagi pengusaha yang lalai membayar gaji pekerja dan juga tidak adanya larangan dalam keterlambatan pembayaran gaji kepada pengusaha.

Hingga memberikan ruang yang sangat terbuka kepada pengusaha, lebih dimudahkan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tanpa memberikan pesangon.

Alasan terakhir, RUU Omnibus Law Cipta Kerja adalah kedok untuk merevisi UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang dampaknya akan merugikan kaum pekerja di Indonesia.

"Poin pentingnya, kami tolak cluster ketenagakerjaan. Meminta agar dikeluarkan saja dari draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Apabila masih tetap dimasukkan, kami akan lakukan judicial review," tegasnya.

Apalagi, pemerintah dinilai coba mengelabui serikat pekerja. Draf itu lahir tanpa pengawasan serikat. Murni pengajuan pengusaha kepada pemangku kekuasaan. "Tidak ada satu pun pasal yang menguntungkan pekerja," kecam Sumarlan.

Demonstrasi berakhir dengan penandatanganan pernyataan sikap oleh Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK. Ini menjadi angin segar bagi perjuangan buruh di Banua. "Kami menunggu janji dewan yang akan mengawal tuntutan buruh di Kalsel," cetusnya.

Supian HK berjanji akan memperjuangkan tuntutan para pekerja. "Lanjutkan, kami sepakat, makanya kami teken dan akan diperjuangkan sampai ke pusat," pungkasnya. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 29 Maret 2020 10:55

Melihat Keefektifan Kampanye Social Distancing di Masyarakat Banua

Semenjak virus corona mewabah, pemerintah memilih untuk menerapkan social distancing…

Minggu, 29 Maret 2020 10:50

Tetap Melayani, Tempat Duduk Silang Diterapkan

Di tengah pandemi Covid-19, dalam beberapa pekan terakhir sejumlah tempat…

Minggu, 29 Maret 2020 10:47

Pandemi, Keseluruhan Pilkada Bisa Ditunda

BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 membuat tahapan Pilkada di Kalsel terganggu.…

Minggu, 29 Maret 2020 10:43

Jalur Udara Jadi Perhatian Gugus

MARTAPURA – Jalur masuk lewat udara menjadi perhatian khusus Tim…

Minggu, 29 Maret 2020 10:41

Pemohon SIM Menurun Selama Pandemi, Pelayanan Pembuatan Menggunakan SOP Khusus

BANJARBARU - Efek penyebaran Covid-19 berdampak ke banyak sektor. Khususnya…

Minggu, 29 Maret 2020 10:39

Wawali Soroti Lonjakan Harga Produk Kesehatan: Minta Oknum Pedagang Tidak Memanfaatkan Situasi

BANJARBARU - Semenjak isu Covid-19 merebak. Produk untuk kesehatan seperti…

Minggu, 29 Maret 2020 10:36

Jumlah PDP Banjarmasin Bertambah

TERHITUNG kemarin (28/3), Pemko Banjarmasin mencatat sebanyak 87 orang masuk…

Minggu, 29 Maret 2020 09:27

Jual Bungkusan, Silakan

BANJARMASIN - TNI, Polri dan Pemko Banjarmasin patroli bareng mengelilingi…

Minggu, 29 Maret 2020 09:25

Bantuan PKH Dipercepat, Nominal Dinaikkan

BANJARMASIN - Ada kabar menenangkan untuk warga Banjarmasin. Khususnya bagi…

Minggu, 29 Maret 2020 09:23

Ada Apa Antara PKS dan Ibnu Sina..?

BANJARMASIN - Hingga kini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers