MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 20 Februari 2020 13:32
Baru Sepekan, Pohon Jokowi Meranggas
MERANGGAS: Kondisi pohon mersawa yang ditanam Presiden RI Joko Widodo di Hutan Pers Taman Species Endemik Indonesia di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalsel, Sabtu (8/2) lalu. Tampak meranggas, hal itu ditandai dengan daunnya yang mengering dan berguguran. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pohon langka berjenis Mersawa yang ditanam Presiden RI Joko Widodo di Hutan Pers Taman Species Endemik Indonesi pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 Sabtu (8/2) lalu kini cukup mengkhawatirkan.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, kemarin, pohon berusia sekitar 20 tahun tersebut terlihat meranggas. Hal itu ditandai dengan daunnya yang mengering dan berguguran. Selain itu, rantingnya juga tampak kering dan tidak lagi ditumbuhi dedaunan segar.

Saat dikonfirmasi, Peneliti Litbang Kementerian LHK Banjarbaru, Rusmana mengatakan bahwa mengeringnya pohon hal yang biasa terjadi ketika baru dipindahkan. “Apalagi pohon yang dipindahkan relatif besar. Jadi perlu waktu untuk beradaptasi,” ujarnya.

Dia memastikan, pohon Jokowi masih hidup walaupun daun dan rantingnya mengering. “Saya cek batang pohonnya masih segar dan hijau. Walaupun daun rontok, ini lebih karena transpirasi yang besar dibanding dengan daya hisap akar terhadap air dan nutrisi tanah. Artinya fungsi akar masih belum optimal," jelasnya.

Meski begitu, menurutnya tindakan pemeliharaan harus terus dilakukan untuk kelangsungan hidup pohon. Dengan cara rutin menyiramnya setiap pagi dan sore. “Pohon juga disemprot pupuk daun yang mengandung ZPT (Zat Pengatur Tumbuh), untuk perangsang tunas dan akar,” ujarnya.

Penyemprotan pupuk dimaksud Rusmana, dilakukan pada batang dan daun, cabang serta ranting pohon. “Dilakukan sekali tiap pekan, pada sore hari setelah jam 4 sore, atau pagi hari sebelum jam 9 pagi,” jelasnya.

Dengan pemeliharaan yang masif, diharapkan Pohon Jokowi bisa terus berkembang menjadi kebanggaan warga banua. Pasalnya, memiliki ukuran paling besar dibandingkan ratusan tanaman lain yang juga ditanam di lokasi itu, pohon khas Kalsel tersebut bakal menjadi simbol Hutan Pers Taman Species Endemik Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq beberapa waktu lalu. "Iya, kalau bisa dipertahankan terus pohon akan jadi simbol Hutan Pers. Karena paling besar dan merupakan ciri khas hutan tropis Indonesia," ucapnya.

Dia mengungkapkan, pohon Mersawa dipilih untuk ditanam Jokowi, selain menjadi salah satu tanaman khas Kalsel juga lantaran jenis pohon yang langka di Indonesia. "Tanaman ini sudah langka. Kami dapatkan dari Balai Penelitian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Banjarbaru, dipindahkan ke sini untuk dilestarikan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pohon Mersawa bisa berumur hingga 200 tahun lebih dan tingginya bisa mencapai 50 hingga 60 meter. "Kalau yang ditanam Bapak Presiden ini umurnya sekitar 20 tahun," tambahnya.

Berbarengan dengan penanaman pohon Mersawa, dalam rangkaian HPN 2020 dilakukan pula penanaman sebanyak 168 pohon endemik dari seluruh provinsi Indonesia dan tanaman sengon sebanyak 18.000 di area Hutan Pers.

Hanif menyampaikan, luas area Hutan Pers mencapai 6,3 hektare dan akan menjadi ikonik Kalsel. "Peresmian Hutan Pers sebagai permulaan dari kegiatan pembangunan kebun bibit desa (KBD) di Kalsel. Seperti diketahui, pemulihan kondisi daerah aliran sungai yang kritis perlu dilakukan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) dan lahan kosong atau tidak produktif," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 11:43

HPN 2020 di Kalsel, Jokowi Bakal Tanam Pohon di Forest City

Puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, pada 6…

Kamis, 30 Januari 2020 11:15

Gotong Royong, Warga Tapin Pasang Lampu Hias di Jalur Menuju Haul

RANTAU - Inisiatif warga Jalan Cangkring Kelurahan Rantau Kanan Kecamatan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:19

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

BANJARMASIN - Unit Pelayanan Teknis Dinas Taman Budaya (UPTD Tambud)…

Rabu, 29 Januari 2020 11:59

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

MARTAPURA - Bupati Banjar, Khalilurrahman berencana memamerkan barang-barang peninggalan Nabi…

Rabu, 29 Januari 2020 09:27
Dafam Q Hotel

Ratusan Anak Peringati HGN di Dafam

BANJARBARU - Hari Gizi Nasional (HGN) ke-60 diperingati setiap 25…

Selasa, 28 Januari 2020 15:54

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

BANJARMASIN - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memperpanjang…

Selasa, 28 Januari 2020 10:44

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

Hadirnya seorang anak di tengah keluarga menjadi anugerah tak ternilai.…

Selasa, 28 Januari 2020 09:57

Datangi SMK, Agar Pelajar Tak Terjerumus Narkoba

BANJARMASIN - Tim Dokkes Polda Kalsel menyambangi SMKN 4 Banjarmasin…

Selasa, 28 Januari 2020 09:56

Semakin Sukses dan Diberkahi

BANJARMASIN- Kemarin menjadi hari yang spesial bagi seluruh karyawan Radar…

Selasa, 28 Januari 2020 09:53

Tingkatkan Kemampuan, 35 Penyidik Polresta Banjarmasin Dilatih

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kemampuan SDM Polresta Banjarmasin, digelar pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers