MANAGED BY:
JUMAT
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 20 Februari 2020 13:32
Baru Sepekan, Pohon Jokowi Meranggas
MERANGGAS: Kondisi pohon mersawa yang ditanam Presiden RI Joko Widodo di Hutan Pers Taman Species Endemik Indonesia di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalsel, Sabtu (8/2) lalu. Tampak meranggas, hal itu ditandai dengan daunnya yang mengering dan berguguran. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

Dengan pemeliharaan yang masif, diharapkan Pohon Jokowi bisa terus berkembang menjadi kebanggaan warga banua. Pasalnya, memiliki ukuran paling besar dibandingkan ratusan tanaman lain yang juga ditanam di lokasi itu, pohon khas Kalsel tersebut bakal menjadi simbol Hutan Pers Taman Species Endemik Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq beberapa waktu lalu. "Iya, kalau bisa dipertahankan terus pohon akan jadi simbol Hutan Pers. Karena paling besar dan merupakan ciri khas hutan tropis Indonesia," ucapnya.

Dia mengungkapkan, pohon Mersawa dipilih untuk ditanam Jokowi, selain menjadi salah satu tanaman khas Kalsel juga lantaran jenis pohon yang langka di Indonesia. "Tanaman ini sudah langka. Kami dapatkan dari Balai Penelitian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Banjarbaru, dipindahkan ke sini untuk dilestarikan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pohon Mersawa bisa berumur hingga 200 tahun lebih dan tingginya bisa mencapai 50 hingga 60 meter. "Kalau yang ditanam Bapak Presiden ini umurnya sekitar 20 tahun," tambahnya.

Berbarengan dengan penanaman pohon Mersawa, dalam rangkaian HPN 2020 dilakukan pula penanaman sebanyak 168 pohon endemik dari seluruh provinsi Indonesia dan tanaman sengon sebanyak 18.000 di area Hutan Pers.

Hanif menyampaikan, luas area Hutan Pers mencapai 6,3 hektare dan akan menjadi ikonik Kalsel. "Peresmian Hutan Pers sebagai permulaan dari kegiatan pembangunan kebun bibit desa (KBD) di Kalsel. Seperti diketahui, pemulihan kondisi daerah aliran sungai yang kritis perlu dilakukan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) dan lahan kosong atau tidak produktif," pungkasnya. (ris/ran/ema)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 Oktober 2020 11:17

Ponpes Muthi'ul Huda Siap Tangkal Radikalisme dan Terapkan Prokes

RANTAU - Pengurus Pondok Pesantren Muthi'ul Huda di Kecamatan Hatungun…

Kamis, 22 Oktober 2020 11:34

Chinook Mendarat di Pelaihari, Warga pun Berteriak

PELAIHARI - Ratusan warga Kota Pelaihari mendapat hiburan sesaat, setelah…

Rabu, 21 Oktober 2020 08:59

Di Kiram Park, 130 Pemuda Pilihan Lakukan Napak Tilas

BANJARMASIN – Demi membangun karakter pemuda Banua, Dinas Pemuda dan…

Selasa, 20 Oktober 2020 13:58

Jalin Silaturahmi, Radar Banjarmasin dan Bupati Tapin Saling Memberi Masukan

RANTAU - Silaturahmi ke pimpinan daerah selalu dilakukan manajemen Radar…

Kamis, 15 Oktober 2020 10:56

Kanker Payudara, Warga HSU Perlu Uluran Tangan

AMUNTAI - Aima, warga Sungai Karias 02 Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten…

Senin, 12 Oktober 2020 12:01

Terinspirasi Tanzif Baitullah di Mekah, RBP dan Sahabat Fillah Dandani Langgar At Taubah

BANJARBARU - Sekelompok anak muda yang juga tergabung dalam beberapa…

Sabtu, 03 Oktober 2020 09:16

Hantam Taruna Junior, Real Palapa SPBU Pimpin Wilayah Barat

BANJARMASIN – Tim Real Palapa SPBU berhasil memuncaki klasemen sementara…

Kamis, 01 Oktober 2020 10:30

Hari Kesaktian Pancasila: Boleh Apel di Zona Hijau

BANJARMASIN - Hari ini (1/10), diperingati Hari Kesaktian Pancasila. Tapi…

Selasa, 29 September 2020 10:44

HUT 48 Dirut Radar Banjarmasin: Banjir Ucapan dan Doa dari Kolega

BANJARBARU - Direktur Utama Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad tepat berusia…

Kamis, 24 September 2020 12:20

Pemutaran Film G30S Diusulkan, Disdik: Nanti Kami Pelajari

BANJARMASIN - Pada zaman Orde Baru, setiap malam 30 September,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers