MANAGED BY:
SABTU
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 21 Februari 2020 11:02
Kandang Babi Bakal Digusur, Peternak Minta Waktu
DENGAR PENDAPAT: Komisi III DPRD Banjarbaru menyerap aspirasi dari komunitas peternak babi Guntung Manggis Banjarbaru pada Kamis (20/2) kemarin. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU – Enam belas anggota Komunitas Peternak Babi Guntung Manggis (KPBGM) datang ke DPRD Banjarbaru, Kamis (20/2) kemarin, mereka mewakili 56 anggota untuk agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD. Hadir Ketua Komisi Takyin Baskoro, Wakil Ketua Taufik Rachman, Sekretaris Emi Lasari dan anggota lainnya.

Dikatakan Baskoro, RDP ini adalah tindak lanjut dari surat permohonan KPBGM ke DPRD. Terkait dengan keputusan Pemko untuk menutup peternakan babi di kawasan tersebut, karena keberadaannya dikeluhkan warga sekitar.

Dalam rapat selama kurang lebih 2 jam ini. KPBGM meminta ada perpanjangan waktu dari batas waktu yang telah ditetapkan Pemko. Yakni akhir Februari ini.

"Kita berharap bantuan dewan. Agar bisa menjembatani peternak dengan pemerintah. Bahwa rencana penggusuran peternakan di Guntung Manggis dapat dicarikan solusi. Agar kita sama-sama nyaman tinggal di Banjarbaru," kata Makmur Siahaan mewakili.

Tempo tanggal 29 Februari menurutnya kurang relevan. Mengingat, tahapan pindah perlu waktu yang tidak sedikit. "Dari awal kami (sebenarnya) sudah siap. Tetapi, kami juga minta waktu dan solusi. Karena beberapa bulan kami diminta pindah, kami tidak diberikan solusi, meski diberi waktu perpanjangan," ungkapnya.

Sementara itu, Baskoro mengatakan pihaknya telah mengetahui duduk persoalan ini. Ia juga menyimpulkan sebenarnya masalah komunikasi yang tersumbat dan terkesan berlarut-larut.

"Memang Pemko sudah beberapa kali menyurati, sampai SP kepada mereka. Namun belum ada ajakan untuk diskusi dan duduk bersama melibatkan semua peternak. Nah saya lihat, di sini adanya komunikasi yang tersumbat itu, karena pola penanganannya tidak hanya lewat surat menyurat, tetapi memang harus ada diskusi," bukanya.

Dari pertemuan kemarin, peternak kata Baskoro sebetulnya telah cukup mengerti tentang perkembangan Kota Banjarbaru. Semakin ke sini, semakin bertambah pemukiman dan semakin menyempit ruang untuk peternakan.

"Di Banjarbaru ini ada banyak peternak babi. Sejak tahun 1997. Menurut pengakuan mereka, dengan perkembangan kota, juga sudah beberapa kali melakukan berpindah tempat untuk menyesuaikan dengan pemukiman," ujar Baskoro.

Kongkritnya ujar Baskoro, peternak minta waktu sampai tanggal 25 April untuk pindah ke lokasi anyar. “Hal inilah yang nanti kami tindaklanjuti dengan Pemko pada rapat Senin nanti," tegasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 10:07

Kaum Sedih Masjid Sepi, Jemaah Tetap Datang Meski Ada Imbauan MUI

BANJARMASIN – Pintu masuk utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:06

Gerbang Al Karomah Dijaga Ketat

MARTAPURA – Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjar dan imbauan…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:04

Berharap Pandemi Covid-19 Segera Diatasi

BANJARBARU - Spanduk bertuliskan "Berkaitan dengan Wabah Covid-19, Ibadah Salat…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:02

Masjid Al Munawwarah Batasi 50 Jemaah

SEMENTARA itu, ketika sejumlah masjid, Jumat (27/3) kemarin memilih untuk…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:00

Tunggu Gula Impor, Awasi Jatah Jangan Sampai Bocor

Tipisnya stok gula pasir kini menjadi permasalahan di Banua. Pasalnya,…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:55

Banjarbaru Siapkan Rp16,7 Miliar untuk Tangani Corona

BANJARBARU - Menyikapi ancaman penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Banjarbaru.…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:54

Kabar Pasar Banjarbaru Ditutup itu Hoax

BANJARBARU - Beberapa hari terakhir, warga Banjarbaru dibuat gusar lantaran…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:52

Heboh Video Hoaks Corona di Banjarbaru

BANJARBARU - Warganet di Banjarbaru bahkan di Kalsel dibuat heboh.…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:51

Di Banjarbaru Masih Ada yang Menyelenggarakan Salat Jumat

BANJARBARU - Beredar surat imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:45

Sosialisasikan Status Tanggap Darurat, Sasar Toko dan Mini Market

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menyosialisasikan bahaya penyakit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers