MANAGED BY:
SABTU
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 21 Februari 2020 11:57
Pembalakan Liar Tidak Ada Habisnya
TAK JERA: Petugas Polhut Dishut Kalsel saat menunjukkan truk hasil penebangan liar di Desa Lalapin, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Selasa (10/2). | FOTO: SUTRSINO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Perambahan hutan di Banua nampaknya tak ada habisnya. Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel melalui Kelompok Pengelolaan Hutan (KPH) Cantung, berhasil mengamankan sekitar 5,5 kubik kayu ulin hasil penebangan liar di Desa Lalapin, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Selasa (10/2) dini hari.

Selain kayu, petugas juga berhasil mengamankan satu unit dump truk beserta sopir yang diduga sebagai pemiliknya. Saat ini, pelaku sedang diamankan di Polres Banjarbaru untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kabid Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dishut Kalsel, Pantja Satata mengatakan, penangkapan bermula ketika KPH Cantung melakukan patroli rutin pengamanan hutan menuju Kecamatan Hampang, atas perintah tugas dari Kepala Dishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 01.00 Wita, petugas melihat adanya dump truk yang dicurigai sedang membawa muatan kayu hasil hutan. "Selanjutnya, petugas menghentikan perjalanan dump truk tersebut dan menanyakan kepada sopir terkait muatan apa yang dibawa," kata Pantja.

Lanjutnya, awalnya sang sopir berdalih bahwa muatan yang dibawanya adalah karung berisi sekam padi atau kulit gabah. Namun, tidak percaya begitu saja, petugas kemudian melakukan pemeriksaan ke dalam dump truk tersebut.

"Kita cek, ternyata benar dump truk tersebut mengangkut kayu ulin. Saat ditanya apakah angkutan kayu tersebut dilengkapi dengan dokumen, sopir tersebut tidak dapat menunjukan dokumen angkutan kayu yang diangkutnya," ujarnya.

Dia mengungkapkan, karena diduga membawa kayu ilegal dari dalam kawasan hutan, petugas selanjutnya mengamankan sopir beserta truk dan muatannya untuk dibawa ke kantor Dishut Kalsel di Kota Banjarbaru. "Untuk sopir saat ini kami titipkan di Polres Banjarbaru," ungkapnya.

Pantja menjelaskan bahwa sopir tersebut mengaku membeli kayu ulin dari penebang yang berada di dalam kawasan hutan. Namun, menurutnya tidak mudah bagi petugas untuk menangkap penebang yang memperjualbelikan kayu ulin tersebut. Lantaran, para penebang biasanya tidak menetap di satu tempat dan sering berpindah-pindah.

"Kalau mencari penebang yang memperjualkan ke sopir truk itu agak susah. Otomatis kita harus masuk ke hutan dan biasanya mereka itu pindah-pindah," bebernya.

Saat dimintai keterangan, sopir truk mengaku membeli kayu ulin dari penebang dengan harga Rp2 juta per kubiknya. Rencanaya, dia akan menjual ratusan potongan kayu ulin tersebut di Kota Banjarbaru. "Karena kalau dijual di Banjarbaru harganya bisa lebih mahal," kata Pantja.

Dia menuturkan, kini kasus telah masuk proses penyidikan. Jika nantinya berkas dan keterangan ahli telah didapat, sopir truk pengakut kayu ulin tersebut akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kotabaru untuk selanjutnya disidangkan.

Tangkapan 5,5 kubik kayu ulin atau setara dengan kurang lebih 550 potong itu sendiri menjadi kasus kedua yang ditangani Dishut Kalsel pada 2020. Sebelumnya, Rabu (29/1) lalu, Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Kalsel bersama Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan (TKPH) KPH Kusan menemukan berkubik-kubik kayu yang diduga hasil dari pembalakan liar.

Berbagai jenis kayu yang sudah diolah dan digergaji berbentuk papan tersebut ditemukan di kawasan hutan tanaman rakyat (HTR) di Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Seksi Pengamanan Hutan Dishut Kalsel Haris Setiawan menyampaikan, temuan kayu ilegal di KPH Kusan menjadi kasus pertama yang mereka temukan tahun ini. "Iya, saat ini teman-teman sudah mulai gencar melakukan patoli. Setelah sebelumnya disibukkan dengan kegiatan rakor," ucapnya.

Di Kusan Hulu sendiri menurutnya sudah beberapa kali ditemukan kayu tak bertuan yang diduga hasil dari pembalakan liar. Akan tetapi pihaknya sulit menemukan siapa pemiliknya. "Setiap tahun pasti ada kami temukan kayu di sana," ujarnya.

Disampaikannya, saat ini seluruh KPH di Kalsel mulai gencar melakukan patroli, karena mereka diberi target oleh Kepala Dinas Kalsel Hanif Faisol Nurofiq. "Satu KPH ditarget dapat kasus setiap bulannya. Bahkan, beberapa KPH harus dapat dua kasus. Entah itu temuan atau tangkapan," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 10:07

Kaum Sedih Masjid Sepi, Jemaah Tetap Datang Meski Ada Imbauan MUI

BANJARMASIN – Pintu masuk utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:06

Gerbang Al Karomah Dijaga Ketat

MARTAPURA – Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjar dan imbauan…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:04

Berharap Pandemi Covid-19 Segera Diatasi

BANJARBARU - Spanduk bertuliskan "Berkaitan dengan Wabah Covid-19, Ibadah Salat…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:02

Masjid Al Munawwarah Batasi 50 Jemaah

SEMENTARA itu, ketika sejumlah masjid, Jumat (27/3) kemarin memilih untuk…

Sabtu, 28 Maret 2020 10:00

Tunggu Gula Impor, Awasi Jatah Jangan Sampai Bocor

Tipisnya stok gula pasir kini menjadi permasalahan di Banua. Pasalnya,…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:55

Banjarbaru Siapkan Rp16,7 Miliar untuk Tangani Corona

BANJARBARU - Menyikapi ancaman penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Banjarbaru.…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:54

Kabar Pasar Banjarbaru Ditutup itu Hoax

BANJARBARU - Beberapa hari terakhir, warga Banjarbaru dibuat gusar lantaran…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:52

Heboh Video Hoaks Corona di Banjarbaru

BANJARBARU - Warganet di Banjarbaru bahkan di Kalsel dibuat heboh.…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:51

Di Banjarbaru Masih Ada yang Menyelenggarakan Salat Jumat

BANJARBARU - Beredar surat imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi…

Sabtu, 28 Maret 2020 09:45

Sosialisasikan Status Tanggap Darurat, Sasar Toko dan Mini Market

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menyosialisasikan bahaya penyakit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers