MANAGED BY:
SABTU
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 21 Februari 2020 12:15
Mantan Ketua KPU Banjarmasin Disidang DKPP
SIDANG ETIK: Para peserta sidang kode etik terhadap mantan Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur ketika keluar dari Aula Polres Banjarbaru setelah sidang selesai, kemarin. | FOTO: SUTRSINO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap anak oleh tim penyidik Polres Banjarbaru, mantan Ketua KPU Banjarmasin, Gusti Makmur akhirnya disidang oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI di Aula Mapolres Banjarbaru, Rabu (20/2).

Sidang kode etik yang dilaksanakan secara tertutup itu dihadiri oleh dua Anggota DKPP RI, yakni Prof. Muhammad dan Ida Budiarti. Serta, jajaran KPU Kalsel dan Bawaslu Kalsel. Sayangnya, para anggota DKPP RI enggan membeberkan hasil dan apa saja yang dibahas dalam sidang kode etik yang berjalan sekitar dua jam lebih itu.

"Terkait hasil pemeriksaan perkara tentu akan kami sampaikan laporannya dalam forum pleno di KPU. Kami terikat dengan kode etik tim pemeriksa, tidak boleh menyampaikan hasil pemeriksaan, " ujar Anggota DKPP RI, Ida Budiarti saat diwawancarai usai sidang.

Hal senada disampaikan Ketua Divisi Humas KPU Kalsel, Edy Ariansyah. Menurutnya, apa yang dibahas dalam sidang kode etik belum bisa disampaikan. Termasuk ketika wartawan bertanya, apakah ada membahas tentang rencana pemberhentian permanen Gusti Makmur sebagai anggota KPU Banjarmasin. Dia enggan membeberkannya. "Bukan ranah kami untuk menyampaikannya," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebagai pihak terkait dalam kasus Gusti Makmur, KPU Kalsel hanya menjelaskan bagaimana proses pengawasan dan pengendalian internal terhadap jajaran KPU kabupaten/kota di Kalsel. "Hal-hal mengenai pengawasan dan pengendalian itu sudah kami sampaikan di dalam sidang," jelasnya.

Lanjutnya, salah satu yang sudah mereka sampaikan ialah keluarnya dua Keputusan KPU RI untuk Gusti Makmur. Yaitu, pemberhentian sebagai Ketua KPU Banjarmasin dan pemberhentian sementara sebagai anggota KPU.

"Keputusan itu sudah keluar pada 5 Februari 2020. KPU RI telah menetapkan Rahmiati sebagai Ketua KPU Banjarmasin menggantikan Gusti Makmur," ujarnya.

Ditanya bagaimana respon Gusti Makmur selama disidang DKPP, Edy menuturkan bahwa mantan Ketua KPU Banjarmasin itu kooperatif setiap kali dimintai keterangan. "Yang bersangkutan (Gusti Makmur) kooperatif menjelaskan apa yang dijelaskan dalam klarifikasi KPU," tuturnya.

Sementara itu, terkait kasus hukum yang menjerat Gusti Makmur. Saat ini dirinya masih menunggu proses kelengkapan berkasnya yang masih tahap P19.

Sebelumnya, tim penyidik Polres Banjarbaru telah menyerahkan berkas Gusti Makmur namun Kejari Banjarbaru meminta untuk dilengkapi. "Kita terima (berkasnya) 12 Februari. Tapi, kami kembalikan untuk dilengkapi sesuai dengan petunjuk kami," kata Kasi Pidum Kejari Banjarbaru, Budi Muklish.

Selanjutnya, pihak penyidik kata Budi punya waktu kurang lebih 14 hari untuk melengkapinya. Sesuai Pasal 110 ayat 3 dan pasal 138 ayat 2 KUHAP. "Kita optimis kalau penyidik bisa melengkapi," yakinnya.

Sekadar informasi, pihak Kejari Banjarbaru dalam penanganan kasus ini menunjuk jaksa senior yang profesional. Yang juga disebut sudah beberapa kali menangani kasus serupa dengan capaian 100 persen terbukti. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers