MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 24 Februari 2020 09:38
Pemkab Balangan
APBD Perubahan Bisa Untuk Penambahan Tenaga Kontrak
KENANGAN : Bupati Balangan Ansharuddin (kiri) memberikan cindera mata kepada peserta. | FOTO: HUMAS FOR RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO, PARINGIN - Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Balangan, menggelar Workshop Arah Kebijakan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Instansi Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021, bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Pengembangan Keuangan dan Pemerintahan (P3KP).

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari sejak tanggal 20 sampai 23 Februari 2020, bertempat di Hemangini Hotel, Jl. Dr. Setia Budi 66 Bandung.

Bupati Balangan Ansharuddin berkesempatan membuka langsung kegiatan tersebut, yang juga dihadiri Sekda Balangan Ruskariadi.

Ansharuddin menyampaikan, bahwa APBD-P 2020 harus mencakup perubahan-perubahan yang terjadi, termasuk meng-cover kegiatan-kegiatan terkait penerapan e-kinerja dan penambahan tenaga kontrak yang memang diperlukan.

“TA 2021 nanti anggaran yang sifatnya hibah tidak lagi di BKD, tetapi menempel pada dinas/SKPD yang membidangi. BKD mencairkan dananya saja. Pemanfaatannya ada di SKPD yang membidangi,” ungkapnya.

Disampaikannya juga, saat ini sedang tahap Musrenbang tingkat kecamatan. Dari hasil Musrenbang-Musrenbang itu, setidaknya 10 persennya akan diakomodir dalam penyusunan RKA 2021.

Bahkan, lanjutnya, dalam waktu dekat Pemkab Balangan akan menyepakati perjanjian (MOU) dengan BKN (Badan Kepegawaian Nasional), tentang pelaksanaan e-kinerja.

“Balangan dan Tanah Bumbu akan menjadi daerah di Kalsel yang pertama kali melaksanakannya,” ujarnya.

Terkait sebagian kegiatan di SKPD yang belum ter-cover anggaran / RKA padahal harus dilaksanakan karena penerapan e-kinerja, akan segera diakomodir dalam APBD-P 2020.

Ditambahkan Bupati, bahwa dari Rakornas di Jakarta lalu Presiden mengatakan, pada TA 2020 SKPD yang membidangi pelayanan terpadu akan menerima DAK. Pemanfaatannya boleh untuk memperbaiki gedung dan fasilitas.

“Pelayanan terpadu harus jadi yang terbaik dari bidang-bidang lain, kata Pak Jokowi,” ujar Bupati Ansharuddin, mengutip penyampaian presiden. (hms/why/ema)


BACA JUGA

Jumat, 29 Mei 2020 18:19
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Bagikan Paket Sembako dan Paket PHBS

BATULICIN – Sinergi antara perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 29 Mei 2020 16:08
Berita Hulu Sungai Utara

Bupati Wahid: Rapid Test ASN dan Nakes Jadi Jaminan Kepada Warga HSU

AMUNTAI - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Jumat, 29 Mei 2020 15:47
Berita Hulu Sungai Utara

Aktifkan Masjid ! Inilah Respon Bupati HSU Menuju Era New Normal

AMUNTAI - Setelah sebelumnya sempat diimbau untuk menghentikan aktifitas kegiatan…

Jumat, 29 Mei 2020 13:47

Gara-gara Disdik, Guru Menanggung Susah; Disuruh Kembalikan Tunjangan

BANJARBARU - Di kala hidup serba sulit karena ekonomi lumpuh,…

Jumat, 29 Mei 2020 13:35

Belajar Dari Rumah Diperpanjang, Tinggal Cari Cara Agar Siswa Tidak Bosan

Belum redanya wabah virus corona atau Covid-19 di Banua, membuat…

Jumat, 29 Mei 2020 13:02

REKOR..! 116 Kasus Dalam Sehari di Kalsel

BANJARMASIN - Virus corona benar-benar mengamuk seusai lebaran. Setelah penambahan…

Jumat, 29 Mei 2020 11:08

Anggaran Pilkada Serentak Tak Boleh Diganggu Gugat, KPU Lega

BANJARMASIN - Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 sudah disepakati 9 Desember…

Jumat, 29 Mei 2020 10:57

Dilelang, Tiga Posisi Kepala Dinas

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas yang kosong di Pemprov…

Jumat, 29 Mei 2020 10:50

36 Pasar Dijaga Aparat

BANJARMASIN - Selama tiga hari, sejak kemarin (28/5) sampai besok…

Jumat, 29 Mei 2020 10:48

40 Titik Penjagaan New Normal

BANJARMASIN - Menyongsong penerapan Protokol New Normal, TNI dan Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers